![]() |
| Magang pun sulit bagi para dukun (TMDB). |
Tampaknya film yang mengacu pada bodornya horor ala Nusantara, sedang FOMO untuk diproduksi oleh sineas perfilman. Contoh terakhirnya adalah Warkop DKI: Viralin Doonngg..!! yang baru saja dirilis minggu lalu, dan mirip dengan animo Setan Kredit dari tahun 80an lalu.
Minggu ini, dirilis film Dukun Magang yang tayang di sinema Indonesia, dengan rating umur R13 (Remaja). Tentu dengan arahan tim komika terkenal, film ini bisa menjadi penyegar dahaga diantara banjirnya film horor.
Horor Komedi dari Dunia Perfilman
Memang sejak tahun 2025 lalu, banyak film horor bersub-genre komedi, yang rilis untuk meramaikan Nusantara. Untuk tahun 2026, tentu menanggapi rilisnya film parodi horor terkenal dari Hollywood, yang direka ulang setelah 25 tahun lamanya, berjudul Scary Movie.
Film horor yang digabungkan dengan komedi, lihai dalam menanggapi ironis dan khas film yang disentilnya. Jika Scary Movie menanggapi horor di Hollywood yang penuh gemerlapnya efek spesial, maka komedi di Indonesia menanggapi anehnya ritual (film) mistis dari Nusantara.
Untuk film terbaik dalam memparodikan horor, ada beberapa yang overkill (dengan bagus) saat dirilis. Contoh pertamanya adalah Monster Pabrik Rambut dari bulan Mei lalu, yang sangat ironis dan aneh seluruh penggambarannya.
Film kedua berjudul Hantu dalam Sel yang diproduksi oleh Joko Anwar, dan rilis bulan April lalu, adalah film yang asik dari segi akting karakter, cerita yang absurd, efek yang keren, serta lokasi yang mengerikan (dalam lapas). Berikutnya adalah film ironi dari Raja Jurig Thailand, berjudul A Useful Ghost di bulan Februari lalu.
Ketiga film mengombinasikan ngerinya horor, dengan animo yang berseliweran diantara masyarakat sebagai target audiensnya. Bahkan jalinan cerita dan teknik sinematografinya bagus, daripada hanya sebagai film parodi saja.
Penulis pernah membahasnya pula dalam Monsterisasi di artikel Cabin in the Woods, yang dirilis dalam blog ini bulan April lalu.
Berikutnya adalah beberapa film lucu untuk menikmati anehnya horor. Judulnya adalah Sekawan Limo 2 (Mei), Gudang Merica (Mei), Comic 8 Revolution (Desember 2025), Anaconda (Desember (2025), Pesugihan Sate Gagak (November 2025), dan Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung (September 2025).
Sinopsis Film Dukun Magang
Film Dukun Magang ini, didukung oleh sutradara dari komika terkenal, bernama Mo Sidik. Satu dari komika awal yang meramaikan SUCI dari tahun 2011 lalu, yang kini berkiprah dibalik layar dalam film komedi.
Film ini adalah karya kedua Mo Sidik sebagai sutradara, setelah film Madu Murni (2022). Sejak tahun 2024 lalu, dirinya seringkali berkiprah dalam sinema sebagai penulis naskah, maupun produser film.
Beberapa cameo dari komika terkenal di jaman yang sama, contohnya Dodit pun mengisi film ini.
Ceritanya khas dari horor Nusantara, yaitu saat mahasiswa tingkat akhir yang terlalu schizo untuk menulis Skripsi. Daripada schizo akibat referensi literasi, maka Raka (Jefan Nathanio) semakin schizo dengan menulis skripsi perdukunan Nusantara.
Itupun atas arahan teman (yang mungkin imajiner), bahwa topik ini perlu dibahas (literasinya, bukan mistisnya). Saking kacaunya desa Kalimati dimana temannya, Sekar (Hana Saraswati) berasal, Raka pun terpaksa magang sebagai dukun sakti setempat.
Itupun karena Raka bertindak ceroboh. Layaknya mahasiswa yang naik level menjadi Maha-Siwa, dirinya membuat keonaran di desa Kalimati. Akibatnya adalah Raka yang membongkar keberadaan Kuntilanak Hitam yang ciamik, berwarna yang Memang Beda (alias Kunti anti-mainstream).
Seakan hidup hanya berujung meditasi ala dukun rimba saja, Raka pun menjunjung tinggi ilmu barunya, layaknya megalomaniac dari sains. Dengan segala asa dan dahaga pengakuan jurig, dedemit, apalagi kunti, Raka pun melanglangbuana dua dunia demi mempertahankan jembatan mistis.





