Tampilkan postingan dengan label Rating D21. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rating D21. Tampilkan semua postingan

20 Agustus 2025

Horornya Berbagi dan Berhubungan Badan di Film Together

 

Tim dan Millie yang menemukan gua besar di sekitar rumahnya (IMDB).

Mungkin saatnya para aktor dan aktris Hollywood berperan romantis bersama pasangan sendiri. Seperti yang dilakukan oleh Alison Brie dan Dave Franco, yang keduanya memerankan sepasang suami istri di film Together, dan kini sudah tayang di romansa ala sinema Indonesia.

Tampaknya film ini menyusul sama seperti film sebelumnya yang lebih nyeleneh, yaitu waralaba Quiet Place. Di film Quiet Place, Emily Blunt dan John Krasinki memang menikah di dunia nyata, dan memerankan sepasang suami istri pula di filmnya. Yaaaaang entah kenapa, berinisiatif memiliki anak bayi kembali, padahal seluruh dunia sedang terinvasi oleh alien pendeteksi suara.

Nah, di film Together ini, tampaknya lebih menyerempet pada kisah sepasang muda-mudi yang mengalami masalah 'baru pindah'. Mungkin, memang seharusnya masalah itu terjadi diantaranya keduanya. Film sebagai komentar sosial bukanlah hal baru, walau tentu lebih aneh lagi jika diangkat dalam film horor. Karena, kengerian itu bisa berarti harfiah, atau bahkan simbolis, tanpa adanya unsur 'dramatis' sama sekali.

Pasangan yang baru menikah, lalu pindah, akhirnya memulai hidup baru tentu mengalami banyak tantangan. Tantangan tersebut bukan masalah komunikasi, karena keduanya sedang 'hangat-hangatnya'. Namun, masalah 'logistik' justru yang menimpa banyak pasangan 'baru menikah'.

Nah lagi, bagaimana jika masalah yang muncul berasal dari masalah lain, yaitu mistis. Tidak hanya menganggu kesadaran batin dan ragawi, namun dapat merusak pula mental dan fisik dengan langsung, secara harfiah dan mengerikan. 

Mungkin sutradara film Together ini, Michael Shanks, ingin mengangkat isu sosial, yang digabungkan dengan body horor (horor ragawi). Premisenya adalah tema 'daging-mendaging' yang 'berjumpalitan' untuk mengisi 'satu sama lainnya'.

Sinopsis Film Together

Tim (Dave Franco) dan Millie (Alison Brie) adalah sepasang kekasih yang baru saja pindah ke rumah baru. Mereka pindah dari lokasi lain, menuju lokasi yang jauh dari keramaian dan kurang familiar.

Millie sempat merasa jengah, sehingga perlu berkonsultasi dengan konsultan perkawinan. Millie merasa bukan masalah hubungan mereka, namun lebih kepada rasa takut akan 'berpuas diri' terlalu cepat.

Walau begitu, mereka telah bersama selama beberapa tahun terakhir. Rasa jengah Millie hanya sementara, karena gelora asmara keduanya justru tengah tinggi, seakan hidup hanya berdua.

Namun, lokasi rumah mereka yang agak terpencil, memunculkan banyak masalah baru. Di sekitar rumah mereka, terdapat gua yang cukup besar untuk dijelajahi. Bahkan, ada kemunculan sekte aneh yang melaksanakan ritual di gua tersebut.

Kisah mereka pun semakin aneh, dengan seringnya kejadian daging mereka yang 'menempel' satu sama lainnya, seakan terserap satu sama lain, saat kulit mereka saling bersentuhan. 

Keduanya pun harus mencari petunjuk, apakah wilayah dan rumah misterius yang baru mereka tempati benar-benar aman.

6 Agustus 2025

Film dari Negara Ter-Horror Thailand, Tomb Watcher

 

Entah peti mayat sejenis apa ini (IMDB).

Thailand masih akan meneruskan ritual film horornya, dengan merilis film Tomb Watcher di sinema-sinema Indonesia, bulan Agustus ini. Dengan atmosfir latar yang meyakinkan ngerinya, dan ritual aneh yang biasa didengar dari banyak negara Asia, khususnya kita di Tenggara, menjadikan film horor Thailand cocok dengan primbon ala kita.

Beberapa film horor legendaris dari Thailand sempat mengisi ngerinya hidup di Asia Tenggara. Contohnya adalah Laddaland (2011), yang mengisahkan sebuah kompleks perumahan, yang ternyata adalah gerbang menuju alam lain.

Film lainnya adalah 4bia (2008), yang menggunakan format antologi empat film horor, dari beberapa sutradara dan penulis naskah berbeda. Walau kisahnya berbeda, seluruh film berproduksi tinggi, dan cukup membuat ngeri dari setiap latar ceritanya.

Terakhir yang perlu diingat adalah Shutter (2004), yang dari sinematografinya, terinspirasi oleh horor Jepang jaman itu. Shutter mengisahkan seorang fotografer, yang heran bahwa hasil potret kameranya semakin lama semakin kabur. Ternyata, kehadiran sosok lain menginginkan 'perhatian khusus.'

Begitu banyak film horor legendaris dari Thailand, semakin mengukuhkan bahwa horor dari Thailand sangatlah mengerikan. Banyak penggemar film dari seluruh dunia, menganggap bahwa Thailand adalah jurignya film horor Asia.

Nah, kembali ke film Tomb Watcher, bagi yang sudah melihat cuplikannya, mungkin akan teringat akan ritual 'khas' ini. Biasanya, ritual 'menjaga mayat' di Indonesia, diartikan untuk mencegah datangnya para penganut 'ilmu hitam', yang ingin melatih kemampuannya.

Tentu beberapa ritual supernatural lain dari primbon milik kita, sebuah kisah mistis 'pohon keramat' yang memiliki 'pantangan' tertentu, harus ditaati bagi yang masih mempercayainya. 

Perkembangan jaman dan semakin religiusnya warga, tentu mengesampingkan banyak kisah primbon tersebut. Tetapi, banyak 'teknik pertahanannya' yang tidak mengacu pada primbon tertentu, tetap dilaksanakan, demi menghalau anehnya tindakan para 'penganut setan.'

Sinopsis Tomb Watcher

Kisah Tomb Watcher berawal dari sepasang suami-istri yang ingin keluar dari hiruk-pikuknya kota yang ramai. Mereka berdua memilih tinggal di sudut desa terpencil, yang jauh dari keramaian manapun. 

Sang suami ternyata telah menikah untuk kedua kalinya, dan kembali ke rumah tersebut untuk kedua kalinya pula. Istri pertama bernama Lunthom (Woranuch Bhirom Bhakdi) yang telah meninggal, sangat menyukai pohon Lunthom yang berada di depan rumahnya, dan menganggapnya sebagai lambang cinta mereka.

Istri kedua bernama Rossukhon (Arachaporn Pokinpakorn) tidak menyukai pohon tersebut, dan ingin menebangnya. Sang suami, Cheev (Thanavate Siriwattanagul), melarangnya, karena pohon tersebut adalah peninggalan istri pertamanya.

Kisah pun semakin mengerikan, karena Lunthom memberi wasiat bagi Cheev, untuk menyimpan jenazahnya selama seratus hari di rumah tersebut. Rossukhon yang belum tahu, sering didatangi oleh kemunculan arwah Lunthom.

Karena sudah tidak kuat diganggu, dan ingin menghilangkan kesan Lunthom dari diri Cheev, Rossukhon pun melaksanakan ritual untuk membakar pohon Lunthom tersebut. Ternyata, ritual tersebut bukannya mendamaikan mendiang Lunthom, tetapi malah membuatnya semakin marah. 

Lunthom pun semakin sering mengejar Rossukhon, yang didiamkan oleh suaminya. Cheev yang masih galau dua dunia dan dua istri, memilih untuk membiarkan arwah Lunthom mengejar Rossukhon.

Dapatkah Rossukhon selamat dari kejaran arwah istri pertama suaminya? Jawabannya tentu berasal dari ritual romansa supernatural ala sinema Indonesia.