Tampilkan postingan dengan label Animasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Animasi. Tampilkan semua postingan

12 Januari 2026

Lucu-lucuan Penguin Korea Ala Film Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure

 

Pororo dan banyak kawannya (TMDB).

Daaaan, masih ada satu lagi film bagi anak (alias ratingnya Semua Umur) di minggu ketiga bulan Januari 2026 ini, berjudul Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure, yang sedang tayang di sinema-sinema Indonesia.

Kali ini, Pororo adalah sejenis karakter animasi dari Korea Selatan sana, yang berbentuk Penguin, lengkap dengan topi pilot dan kacamatanya. Inovasi karakter Pororo cukup mendunia, yang merupakan awal kebangkitan budaya seni populer dari Korea Selatan, hingga sanggup menyaingi Hello Kitty dari Jepang, Mickey Mouse dari AS, dan Smurfs dari Eropa.

Bagi para penggemar film, tentu dapat mengingat bangkitnya Korea Selatan dengan pop-dansanya yang sempat merajai awal tahun 2010an lalu. Filmnya pun sangat berkelas ala film produksi Hollywood, walau cukup jarang mengemukakan khas budayanya sendiri.

Pororo adalah pionir dari kebangkitan tersebut. Bahkan hingga sekarang, sebanyak delapan musim kartun animasi telah ditelurkan, dari tahun 2003, 2005, 2009, 2012, 2014, 2016, 2020, dan 2023. Filmnya bahkan mencapai 12 banyaknya, yaitu pas tahun 2004, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2017, 2019, 2022, 2022, 2023, dan 2025. Tentunya, film berjudul Sweet Castle Adventure ini, adalah film ke 13-nya.

Masih banyak karya lainnya yang mengikutsertakan Pororo dan kawan-kawannya, namun ikoniknya penguin berwarna biru ini tidak hanya dari segi kelucuannya saja. Pororo diproduksi dengan menghilangkan bias budaya dan referensi sejarah, sehingga cukup familiar di seluruh belahan dunia. 

Selain itu, sejak awal, Pororo didesain untuk anak berumur 4 hingga 7 tahun, yang mengenalkan berbagai sikap, norma, moral, banyak nilai edukasi (alias life skill). Pada saat awal penayangannya di Korea Selatan, banyak anak di Korea Selatan mengikuti gaya Pororo saat mengangkat tangan untuk menyeberang jalan, makan dengan dikunyah 30 kali, mencuci tangan, dan berbagai 'nilai keseharian' lainnya.

Orangtua dari Korea Selatan yang menyukai karakter Pororo, saat itu menyarankan Iconix Entertainment sebagai studio produksi, dalam memasukkan adegan tersebut pada setiap episodenya. Iconix pun setuju, sehingga timbal-balik antara hiburan dan edukasi, khususnya pada anak Korea Selatan, semakin terjalin dengan baik.

Sinopsis Film Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure

Kali ini, dunia Pororo sedang dalam musim dingin dan menjelang perayaan Natal. Di Kerajaan Dessert, sedang diadakan kompetisi memasak kue. Pemenangnya, akan mendapatkan lapisan topping dari Sinterklas.

Pororo dan kawan-kawannya yang kebetulan bertemu Sinterklas di jalan, akhirnya diminta untuk mengirimkan piala topping tersebut kepada Ratu di Kerajaan Dessert. Petualangan baru mereka pun dimulai, sambil menikmati momen di musim dingin. 

Namun, saat akan menyerahkan piala tersebut di Kerajaan Dessert, seorang tokoh produsen cokelat bernama Leo No. 5 menghalau mereka. Leo tidak rela, kompetisi dilaksanakan tanpa kehadiran cokelat buatannya. Pororo pun perlu mengamankan piala tersebut, sambil menghindari kejaran Leo.

Amankah kompetisi ini dengan perayaan musim dinginnya di Kerajaan Dessert? Jawabannya, tentu dapat disaksikan di keberagaman kue ala sinema Indonesia.

24 Desember 2025

SpongeBob yang Mengalami Puber di Film Search for SquarePants

 

Patrick dan SpongeBob yang masih bodor (IMDB).

Saatnya kembali meramaikan dunia perkartunan ala animasi bodor SpongeBob, yang kali ini menelurkan filmnya saat akhir tahun di sinema-sinema Indonesia, bersub-judul Search for SquarePants

Tampaknya perlu diingat kembali, bahwa serial kartun televisi SpongeBob telah melegenda di Indonesia, sejak penayangan awalnya tahun 2004 lalu. Sejak saat itu, SpongeBob selalu meramaikan ranah animasi, bagi anak kecil hingga dewasa. Nickelodeon sebenarnya merilis SpongeBob di tahun 1999, yang mulai merambah seluruh dunia sejak awal 2000an.

Tentu, bagi yang ingin menikmati nostalgia bersama sang anak, maka dapat menontonnya bersama, karena rating umurnya adalah Semua Umur (SU).

Konyolnya Kartun The SpongeBob SquarePants

Selain ceritanya yang kocak, anehnya lokasi dibawah laut, serta karakternya yang lucu-lucu ala warga Bikini Bottom, SpongeBob seringkali mengemukakan banyak kata-kata bijak bagi penggemarnya. 

Contohnya adalah yang diutarakan seorang karakter bintang laut, bernama Patrick Star. Walaupun digambarkan sebagai karakter yang malas nan bodoh, namun kata-katanya sangatlah memberi semangat. Contohnya adalah 'Hidup itu mudah. Jika senang, tersenyumlah. Jika sedih, tertawalah!' lalu 'Aku Jelek dan Aku Bangga!' Selalu konyol namun nyambung, karena Patrick bukanlah karakter yang pernah serius.

Jika dicek referensinya, Spons Laut dan Bintang Laut adalah dua mahluk invertebrata paling santai sedasar lautan (kelihatannya). Spons Laut menempel pada Terumbu Karang, sehingga menjadi bagian utama dari ekosistem penting di lautan. 

Tentu sudah banyak yang tahu, bahwa jika Terumbu Karang lautan terancam, maka banyak mahluk laut yang terancam pula kehidupannya. Sehingga, penggambaran karakter SpongeBob yang rajin, pekerja keras, serta setia, cocok digambarkan sebagai simbol dari Spons Laut asli.

Sementara Bintang Laut adalah sejenis mahluk yang kerjanya hanya tiduran saja di dasar lautan. Terlihat sangat santai, padahal mahluk ini adalah satu dari banyak hewan target nutrisi, bagi banyak predator laut. 

Namun, santainya tersebut justru bukanlah suatu kelemahan, namun kelebihannya yang berlebihan. Bintang Laut mampu menumbuhkan kembali bagian tubuhnya yang hilang. Bahkan, satu penelitian mengkaji, bahwa Bintang Laut yang telah terpotong seluruh 'kakinya,' masih sanggup menumbuhkannya kembali hingga lengkap. 

Jadi, penggambaran Patrick Star yang santai dan bodoh sangat cocok pula sebagai simbol dari Bintang Laut asli. Bukannya santai, tetapi Patrick memang cukup kuat dalam menanggapi 'masalah hidup.'

Dan, keduanya pun bisa disebut sebagai hewan yang konyol, karena memang aslinya tidak memiliki organ Otak. Sehingga, penggambaran karakter SpongeBob dan Patrick yang keduanya terlalu kekanak-kanakan dan lucu-lucuan saja semasa hidup, sekali lagi cocok sebagai penggambarannya.

Sebenarnya, masih banyak penggambaran lain di Bikini Bottom ala serial kartun The SpongeBob SquarePants. Contohnya dari Plankton, yang merupakan salah satu rantai makanan paling kecil dan menderita di lautan. 

Namun, karena sedang membahas filmnya, maka disudahi saja disini, dengan membahas film pertamanya saja dari tahun 2004, yang cukup nyambung dengan animo film tahun 2025-nya.

(Atau mungkin, nanti ditulis saja di bagian artikel Monsterisasi).

Film Pertama The SpongeBob SquarePants Movie

Nah, satu film yang perlu diingat dari SpongeBob, adalah tepat beberapa bulan setelah penayangan televisinya di Indonesia. Judulnya pun simpel, yaitu The SpongeBob SquarePants Movie

Seperti biasa, film ini awalnya mengisahkan perseturuan antara Krusty Krab milik Tuan Krab, dan Chum Bucket milik Plankton. Namun, SpongeBob serta Patrick perlu berpetualang dan melanglangbuana hingga lautan terdalam, demi meraih kembali mahkota sang raja Neptunus.

Kisah di film ini pun cukup memfokuskan, mengenai SpongeBob dan Patrick yang sebenarnya sudah terlalu dewasa untuk terus bermain-main. Kekonyolan mereka sangat terlihat pada adegan berisi lagu Goofy Goober, yang merupakan idola bagi keduanya. Namun, bintang dan spons laut ini ternyata cukup dewasa untuk melalui seluruh tantangan, walau masih memiliki status sebagai fans Goofy Goober.

Nah, kali ini di film Search for SquarePants, justru memiliki atmosfer cerita yang sama. Ya, walau terlampau jarak 21 tahun lamanya, namun animo yang disajikan mirip. Walau film pertamanya diproduksi Dua Dimensi, dan film saat ini berformat Tiga Dimensi, namun menyajikan Patrick dan SpongeBob yang masih konyol, namun ingin membuktikan bahwa dirinya telah dewasa. 

Okeh, saatnya membahas sinopsis filmnya saja, ya...

Sinopsis Film The SpongeBob Movie: Search for SquarePants

Awalnya, SpongeBob (Tom Kenny) yang tengah bekerja di Krusty Krab, sedang mengobrol dengan Patrick (Bill Fagerbakke) di toilet. Tiba-tiba, ventilasi toilet terbuka, yang membuat semangat SpongeBob atas sebuah petualangan.

Setelah berhasil melewati ventilasi karena badannya yang elastis, SpongeBob ternyata sampai di sebuah kapal milik Flying Dutchman (Mark Hamill), yaitu jurig terkuat lautan.

Lebih konyolnya lagi, Flying Dutchman yang memang mencari 'mahluk paling polos selautan', akhirnya 'merekrut' SpongeBob dan Patrick sebagai anggota bajak laut. Padahal, Davy Jones ingin membersihkan dirinya dari kutukan jurig selama ini, dengan cara memberikan keduanya pada pemberi kutukan.

Kisah hilangnya SpongeBob dan Patrick pun menyebabkan panik bagi Tuan Krab (Clancy Brown), yang tidak ingin kehilangan koki andalannya (walau tetap pelit). Tuan Krab lalu merekrut Squidward (Roger Bumpass) dan Gary, demi misi menyelamatkan keduanya dari kekangan Flying Dutchman.

Sanggupkah Tuan Krab menyelamatkan Patrick Star dan SpongeBob SquarePants? Atau malah keduanya membuktikan diri sebagai petualang laut terhebat? Atau bahkan menaklukan langsung Flying Dutchman yang terkenal beringas? 

Jawabannya, tentu ada di keragaman kartun hayati ala sinema di Indonesia.

18 Desember 2025

Berpetualang bersama Cemilan Imut di Film Dream Animals: The Movie

 

Binatang lucu yang sedang asyik (TMDB).

Saatnya di akhir tahun 2025 ini, tepatnya bulan Desember yang sedang hangat-hangatnya berlibur, menonton film bersama anak atau anggota keluarga lainnya (rating Semua Umur). Kali ini, film animasi untuk anak yang dirilis adalah Dream Animals: The Movie, yang tayang di sinema-sinema Indonesia pada akhir minggu.

Studio animasi yang memproduksi Dream Animals pun bukanlah sembarang studio, melainkan Marza Animation Project dari Jepang. Dalam beberapa tahun terakhir, Mara merilis trilogi film Sonic the Hedgehog (2020;2022;2024), yang disukai banyak penggemarnya. 

Jika mengingat Sonic, tentu kembali pula kenangan saat film pertamanya akan dirilis. Penggemar Sonic dari seluruh dunia protes di dunia maya, saat menonton cuplikan pertamanya. Desain karakter utama Sonic, terlihat mengerikan, dan tidak imut layaknya Sonic di Video Gim-nya. Namun, karena sineas filmnya memahami, maka mereka menunda perilisan film hingga tiga bulan (rencana rilis asli untuk bulan November 2019), untuk mendesain ulang karakter Sonic.

Distributor yang merilisnya pun cukup keren, yaitu Tokyo Broadcast System (TBS), yang sering membuyarkan dunia dengan anime mantap dari Jepang. Beberapa contoh anime viral dari TBS, diantaranya adalah serial anime Dandadan (2024) Jujutsu Kaisen (2020), dan Full Metal: Alchemist Brotherhood (2009).

Dan, saatnya kembali membahas Dream Animals. Bagi anak atau penggemar yang suka film animasi 3D, alias tiga dimensi yang imut, tentu tertarik dengan cuplikan Dream Animals yang cerah dan mulus animasinya. Oh ya, yang imut bukan hanya karakter di filmnya, tetapi juga asal muasal para karakternya.

Dream Animals adalah produk makanan ringan berjenis kraker, yang berbentuk karakter binatang dan diproduksi dari Jepang. Perusahaan yang memproduksinya adalah Ginbis, yang telah memulai usahanya sejak tahun 1930 lalu. Khusus untuk produk Dream Animals (Tabekko Doubutsu), mulai diproduksi sejak tahun 1978 lalu.

Makanan ringan Dream Animals masih diproduksi hingga sekarang, dengan banyak tambahan karakter berbeda pada setiap bungkusnya. Karakter binatang seperti gajah, kuda nil, pegasus, kucing, kelinci, ayam, jerapah, singa, buaya, dan monyet selalu meramaikan isi setiap bungkus Dream Animals. 

Bagi yang penasaran dengan rasa makanan ringan ini, sebenarnya Dream Animals tidak begitu luas didistribusikan di Indonesia. Namun, banyak toko daring (online) yang menawarkannya, sehingga dapat dipesan saja langsung. 

Atau bagi yang kangen jajanan anak, tentu masih bisa mengecek makanan ringan Fugu. Makanan ringan ini justru berbentuk mirip, dengan ikan sebagai karakternya, yang tentu diproduksi oleh perusahaan Indonesia bernama OrangTua

Sinopsis Dream Animals: The Movie

Di Negeri Manisan, sekelompok grup musik terkenal bernama Dream Animals, yang beranggota Gajah, Kuda nil, Pegasus, Kucing, Kelinci, Jerapah, Singa, dan Monyet sedang heran dan terperangah atas kondisi nasionalnya. Dream Animals yang baru saja kembali dari tur musik internasional, menemukan negerinya kini dikuasasi oleh sejenis cemilan permen.

Sejenis kelompok permen bernama Gotton ingin mendominasi pasar di Negeri Manisan, yang biasanya seimbang antara campuran makanan ringan biskuit, dengan banyak variasi permen. 

Walau sebenarnya seluruh anggota Dream Animals tidak ingin berkonflik, justru terperangah dengan diculiknya salah seorang anggota mereka, yaitu Pegasus (Akairi Takaishi). Singa (Genta Matsuda) sebagai seorang pemimpin, berinisiatif bersama seluruh anggotanya untuk memulai misi penyelamatan.

Dengan dibantu oleh seorang gadis nan baik hati (Liliano Ono), Dream Animals mulai berjibaku dan merekrut banyak binatang idola lainnya, seperti Anak Ayam dan Buaya, demi menyelamatkan Pegasus dan mengembalikan kedamaian di Negeri Manisan tercinta. 

Sedikit Komentar Mengenai Sinopsis Film Dream Animals

Oh ya, tampaknya film ini menggambarkan, bahwa makanan cemilan alias ringan sejenis biskuit, kraker, dan banyak makanan adonan kering lainnya, sebenarnya lebih sehat. Bahkan, jika dicek per bungkusnya, terdapat cetakan berbentuk kotak, bertuliskan kandungan gizi per-gram untuk setiap bungkusnya. Label kandungan gizi ini bisa dicek pula dari bungkus sejenis sirup atau susu

Apalagi jika dibandingkan dengan sejenis permen, yang dapat langsung terlihat efeknya pada gigi anak, yang hitam bahkan hingga ompong karena terlalu banyak mengonsumsi permen atau manisan. Cukup merusak tubuh anak pula, karena gizi-nya jauh lebih sedikit dengan bahan kimiawi lebih banyak.

Sementara di cemilan makanan kering, sering ditambahkan dengan cokelat, susu, bumbu asam, manis, pedas, serta banyak tambahan lainnya. Walau tetap masuk sebagai kategori makanan ultra proses, tetapi prosesnya cukup sederhana dan lebih bergizi untuk dikonsumsi tubuh.

Produk Ringan dari Indonesia

Oh ya lagi, setelah membahas sinopsis film Dream Animals, penulis mau berbagi pula tentang pengalaman makanan ringan di Indonesia. Selama beberapa dekade lamanya, keluarga berkecimpung sebagai grosir makanan ringan. 

Ternyata, rata-rata produk makanan ringan berasal dari perusahaan Nasional alias Nusantara. Mulai dari biskuit, cokelat batang, keripik, hingga minuman susu dan sirup, seluruhnya diproduksi dari perusahaan nasional atau lokal. 

Tidak hanya makanan ringan, banyak produk rumahan seperti pasta gigi, sabun batang, sabun cair, sabun pel, sabun cuci piring, shampoo, sikat gigi, hingga kebutuhan rumah lainnya, diproduksi dari pabrikan dalam negeri tercinta.

Bahkan saat keluarga beralih usaha ke bumbu makanan, mulai dari bumbu jadi, bumbu marinasi, santan, hingga bumbu racik, ternyata seluruhnya diproduksi dari perusahaan nasional. Beberapa produk yang lebih tradisional, yaitu gula merah, gula, garam, minyak curah, hingga bumbu rempah, adalah hasil Usaha Kecil Menengah (UKM) regional.

Tampaknya tidak perlu dijelaskan lagi, bahkan produk tas hingga pakaian santai dan formal (apalagi batik), diproduksi oleh perusahaan nasional atau lokal. Memang, banyak pabrikan tekstil maupun garmen, bisa 'dititipkan' produksinya demi kebutuhan merk lokal pula.

Ya, maksudnya tentu bukanlah se-kompetitif ala Ginbis yang melanglangbuana hingga bisa diproduksi filmnya. Tetapi, dengan begitu dari segi manufaktur, barang dan bahan kebutuhan sehari-hari, ternyata sudah terpenuhi oleh produksi nasional dari negara tercinta. Ya, Indonesia.

Tentu kekurangannya adalah berbagai jenis barang elektronik serta otomotif, yang masih didominasi oleh produk dari Jepang atau China. Tetapi kedepannya, mungkin Indonesia akan mencapai tahap tersebut, karena banyak bahan mineral mentah yang memang didapatkan dari kekayaan dalam negeri. Ya, Indonesia.

Kayaknya tidak perlu dijelaskan lagi dari segi keberagaman Hayati Indonesia, ya. 

Okeh, wassalam, dan selamat menikmati kisah Dream Animals ala ranah produk sinema internasional di Indonesia.

10 Desember 2025

Berkelana ke Barat Ala Siluman Dari China Di Film Nobody

 

Keempat siluman yang cukup berdedikasi (TMDB).

Akhirnya setelah sekian banyak film mengenalkan kembali Berkelana Ke Barat, di Desember tahun 2025 ini muncul kembali dengan gaya yang sesuai, yaitu cerita kocak para siluman (harfiah) berjudul Nobody, yang kini tentu tayang di sinema-sinema Indonesia.

Mungkin perlu diingat, adaptasi novel abad 16 (tepatnya tahun 1592) karya novelis Wu Cheng'en ini sering diproduksi oleh sineas perfilman dari China. Serial televisi Indonesia pada tahun 90an hingga awal 2000an lalu, tentu menjadi awal terkenalnya kisah Berkelana Ke Barat di Indonesia. 

Satu contoh yang kembali meramaikan cerita ini, adalah Journey to the West: Conquering the Demons (2013), yang diproduksi dan disutradarai langsung oleh Stephen Chow. Kisahnya pun cukup rapih dengan adegan dan petunjuk cerita yang saling mengikat satu sama lainnya. Ketika menontonnya, penulis tidak menyangka bahwa kisah ini akan berakhir sebagai prekuel Berkelana Ke Barat. 

Bagi yang ingin mengecek film lainnya, tentu perlu menonton trilogi Monkey King (2014; 2016; 2018). Kisah di trilogi ini sesuai dengan judulnya, yaitu prekuel Berkelana Ke Barat, dengan fokus pada Sun Wukong saja. Yang pernah menontonnya, tentu tahu bahwa Sun Wukong sering membuat kacau Khayangan dan beradu gelut dengan siapa saja, sebelum bertemu dengan biksu Tang.

Nah, berbeda dengan kedua film sebelumnya, yang berlatar film aksi epik langsung dengan aktor nyata, film Nobody di tahun 2025 ini justru berformat animasi. Tidak hanya itu, ternyata ceritanya cukup berbeda, yaitu para karakter utama bukanlah anggota asli, yang terdiri dari Biksu Tang Sanzang, Sun Wukong, Zhu Bajie, dan Sha Wujing. Melainkan, karakter utama di film Nobody adalah siluman yang Pura-Pura ke Barat, demi mengembalikan status Kekal miliknya.

Okeh, saatnya mengecek kisah film Nobody yang pembawaannya lebih ke kartun komedi, layaknya serial televisi Berkelana ke Barat tahun 90an lalu.

Sinopsis Film Nobody

Yao Babi (Chen Ziping) adalah seorang siluman babi yang galau, karena tidak pernah berhasil melalui ujian Gua Raja. Yao Babi tidak ingin hidupnya sebagai siluman, berakhir begitu saja.

Hingga suatu hari, akibat kesalahan saat bekerja, Babi Yao dan Kodok Yao (Lu Yang) terpaksa diusir dari Gunung Langlang. Yao Kodok pun marah, karena jika keluar dari Gunung, maka status kekalnya sebagai siluman akan punah.

Namun, masalah kritis tersebut menyebabkan Yao Babi malah semakin kritis, dengan berinisiatif berpura-pura sebagai Kelompok Biksu Tang yang sedang Berkelana ke Barat demi Kitab Suci. Dengan begitu, keduanya dapat meraih kembali hidup kekal nan abadi.

Keduanya pun merekrut Yao Musang (Dong Wenliang) dan Yao Kera (Liu Cong), yang jelas-jelas salah spesies, karena Sun Wukong adalah seorang siluman monyet. Karena keduanya memang siluman pecicilan alias nganggur tanpa arahan jelas, mereka pun setuju saja sambil asyik.

Tentu dengan wajah mereka yang masih berbentuk siluman, banyak warga desa dan bahkan siluman lain yang tidak percaya. Mereka diusir, bahkan dikejar layaknya monster atau rampok, yang dianggap mengganggu desa mereka.

Namun, seorang biksu tua yang baik hati memilih percaya pada mereka, dan membantu dengan menyiapkan makanan dan ruang istirahat bagi keempatnya. 

Saking mendalami peran, keempatnya bahkan siap membantu warga desa yang meminta bantuannya. Walau kuadro ini bukanlah siluman sakti, tetapi mereka tidak rela warga yang ikhlas membantu, tidak terbalaskan kebaikannya.

Apakah mereka sanggup untuk menyelesaikan perjalanan Epik ini? Atau malah identitas terbongkar karena kurang meyakinkan? Dan malah kalah bertarung dan berakhir seketika karena memang kurang mampu?

Jawabannya, tentu ada di ranah mitos sinema-sinema Indonesia.

12 November 2025

Animasi Fantastis ala China di Film The Legend of Hei 2

 

Hei dan Shifu Wuxian yang sedang jajan es krim (TMDB).

Okeh, saatnya kembali ke film dari negara Tiongkok China, alias negara tirai bambu, yang kali ini berjudul The Legend of Hei 2. Film yang kini sedang tayang di sinema Indonesia, berformat animasi dua dimensi, berbeda dengan kebanyakan film saat ini (selain anime).

Setelah kesuksesan film Ne Zha 2 menjadi film animasi terbesar sepanjang masa, sineas perfilman China tampaknya melanjutkan animo tersebut di film The Legend of Hei 2.

Semangatnya pun masih sama, yaitu menceritakan kisah kungfu fantastis ala China, yang berbumbu mitologi dari sana. Dari cuplikannya, terlihat bahwa para karakternya bukanlah ahli beladiri biasa, melainkan penghubung antara dunia arwah dan manusia.

Dilirik sekilas, maka animo film The Legend of Hei justru lebih mirip film Panji Tengkorak dari Indonesia, yang lebih mengisahkan kekisruhan beladiri antar dua dunia. Tentu, karena film Panji lebih 'gelap,' maka animasinya pun lebih kasar nan brutal.

Justru, di film dari China ini lebih halus animasinya, dengan visual yang lebih cerah nan ciamik efeknya, serta pembawaan yang (mungkin) cocok untuk ditonton semua umur. Tokoh utamanya pun seorang anak kecil, yang baru saja belajar sebagai ahli beladiri 'dua dunia.'

Tentu, yang masih penasaran, perlu menonton film pertamanya di tahun 2019 lalu, yang dilanjutkan sebagai serial animasi berjudul The Legend of Luo Xiaohei. Dalam film pertamanya, Luo Xiaohei bahkan masih berbentuk arwah kucing, yang masih mencari jalan dalam menempatkan dirinya diantara dua dunia.

Sinopsis Film The Legend of Hei 2

Luo Xiaohei (Shan Xin) kini sudah menjadi murid dari Shifu Wuxian (Liu Mingyue). Hei sebagai nama panggilannya, kini memilih berbakti untuk menjaga perbatasan antar dua dunia, agar arwah atau manusia tidak saling menerobos.

Setelah sekian lama tanpa perkembangan berarti, Hei lalu diperkenalkan kepada Shiju Luye (Zhu Jing), yaitu murid Shifu sebelumnya. Ketiganya harus menyelidiki penyerangan di Serikat Liu Shi, yang dicurigai akibat manusia.

Tidak hanya mereka bertiga, Dewa Na Za pun tiba untuk membantu mereka dalam investigasinya. Namun, syaratnya adalah mengalahkan Na Za dalam sebuah video gim gelut, di kamarnya, yang tercolok pada sebuah konsol dan tv.

Dapatkah ketiganya menguak arti penyerangan di Liu Shi? Atau malah gagal mengalahkan Dewa Na Za dalam permainan gelutnya? Atau sebenarnya terdapat pihak lain yang membelot, sehingga Na Za perlu ikut turun membantu?

Jawabannya, dapat dicek di seluruh sinema Indonesia yang menayangkan film ini.

24 Oktober 2025

Anime Romansa Bernuansa Pemuda-Pemudi Korea di Your Letter

 

Lee So-ri yang sedang makan bersama (TMDB).

Korea Selatan terus berinovasi dalam menciptakan karya filmnya, dan kini semakin merambah dunia anime, dalam film berjudul Your Letter yang kini tengah tayang di sinema-sinema Indonesia.

Semenjak Webtoon ramai sebagai distributor manhwa dari Korea Selatan, memang banyak karya yang diangkat sebagai anime, film, atau serial yang canggih nan memukau. Mirip seperti budaya gim daringnya yang khas Korea Selatan sejak pertengahan 2010an lalu, kisah yang lebih fantastis bisa ditemukan di Webtoon.

Contoh terkenal dari anime adaptasi webtoon adalah Solo Leveling, yang mulai dirilis tahun 2024 dan produksinya berasal dari kombinasi Aniplex dan Crunchyroll (keduanya dari Sony). Banyak penggemar yang memuji animenya, yang ciamik dengan efek memukau.

Nah, kembali ke Your Letter, tampak pada cuplikannya berlatar dunia anime yang indah dan memukau, layaknya film anime fantastis dari Jepang seperti Kimi no Nawa (Your Name) dan Weathering with You (Tenki no Ko).

Dari serial manhwa di webtoon, Your Letter hasil karya Hyeon A Cho memang cukup pendek, dengan berisi 10 episode, namun cukup untuk mencengangkan hati para penggemar K-Drama.

Bagi cowo-ciwi yang ingin mendalami kisah romansa yang selaras hati, dan berlatar masa muda yang sedang sebermak, maka Your Letter dapat menjadi tontonan indah di masa yang mudah.

Sinopsis Film Your Letter

Lee So-ri (Lee Soo-hyun) adalah seorang gadis remaja SMA yang baru saja pindah sekolah, saat musim panas baru saja berakhir di Korea Selatan. Sayangnya, dirinya kurang dapat beradaptasi di sekolah baru, dan belum menemukan teman baru. 

Hingga suatu hari, Lee So-ri menemukan secarik amplop dibawah meja kelasnya. Amplop misterius bertuliskan rangkaian petunjuk, yang saling menunjukkan langkah berikutnya untuk menemukan amplop yang tersisa.

Setelah beberapa lama mengikuti arahan amplop, dirinya sering bertemu dengan Park Dong-soon (Kim Min-ju). Mereka berdua berkenalan, dan bekerja sama untuk mencari amplop yang memang ditujukan bagi mereka berdua.

Keduanya pun memulai petualangan baru, dimana So-ri akhirnya bisa menikmati sekolahnya, sambil bercengkrama dengan beberapa teman barunya. Siapa sebenarnya yang mengirimkan amplop tersebut?

Jawabannya dapat dicek di sinema Indonesia. 

3 Oktober 2025

Keajaiban Alam Melawan Teknologi di Film Avatar The Way of Water

Anggota ras Na'vi yang sumringah bisa berenang bersama ikan kecil (IMDB).

Menyambut cuplikan terbaru film Avatar: Fire and Ash yang dirilis minggu kemarin,  film Avatar: The Way of Water (2022) dirilis ulang selama seminggu kedepan. Bagi yang belum sempat menontonnya, bisa berangkat ke sinema Indonesia atau setelahnya di layanan streaming Disney+.

Memang, Avatar (2009) adalah film animasi paling bersejarah di dunia, dengan pendapatan mencapai 2,9 Milyar AS, tertinggi dari seluruh sinema dunia. Selain itu, seri Avatar sering meraih nominasi Oscar dan memenangkan beberapa piala.

Gambarnya yang ciamik dengan efek visual yang mantap, sekaligus gerak animasi yang alami, karena hasil tangkapan gerak langsung dari aktor dan aktrisnya, menyebabkan banyak penggemar yang kagum atas karya James Cameron ini.

Tidak hanya dari segi visual, isi ceritanya pun cukup kuat, yaitu saat alam melawan balik invasi teknologi. Bulan Pandora sebagai latar filmnya, adalah lokasi rumah ras Na'vi, yang sangat indah nan mencengangkan kekayaan alamnya. Sehingga manusia yang ingin meraup sumber dayanya, harus melawan dengan kuat pula.

Bukan hanya konflik saja, namun selama durasi film, Avatar lebih mengisahkan kekayaan alam bulan Pandora. Berbagai siklus alam yang nampak 'alien' sungguh memberikan kesan hebat, bahwa alam haruslah dijaga sepenuhnya tanpa terjamah manusia yang kerap menganggu.

Memang, di bulan Pandora, ras Na'vi dan berbagai binatang serta tumbuhannya, menyatu dalam satu siklus ekosistem yang sama. Secara harfiah, seluruh mahluk di bulan Pandora terhubung satu sama lain, hingga tercipta budaya alami yang berbeda dengan bumi. 

Tokoh utamanya pun bukan hanya dari kubu Na'vi saja, melainkan sinkronisasi antara manusia dan ras berkulit biru ini. Jake (Sam Worthington) adalah seorang veteran perang, yang lumpuh akibat konflik berkepanjangan.

Jake bersama tim peneliti yang dipimpin Kiri (Sigourney Weaver), mencoba masuk ke pemukiman suku pribumi Bulan Pandora. Mereka menyisipkan kesadaran manusia pada tubuh kloning ras Na'vi, yang programnya disebut sebagai Avatar.

Jake dan Kiri yang semakin kagum atas ekosistem dan siklus alam di bulan Pandora, malah berubah pandangan. Mereka tidak ingin alam dan mahluk apapun di dalamnya, terganggu sama sekali oleh manusia. 

Jake yang mengetahui sistem persenjataan manusia pun memimpin taktik untuk melawan balik invasi manusia. Jake melawan manusia dengan menunggangi naga terbang miliknya, bahkan setelah kesadaran dirinya dicabut oleh komandan invasi.

Nah, di film Avatar: Way of Water yang sempat memenangkan Visual Terbaik dari Oscar tahun 2023 lalu, Jake telah tinggal di Bulan Pandora selama lebih dari satu dekade, bersama keluarganya dari ras Na'vi. 

Berbagai petualangan serta lokasi hunian keluarganya telah Jake lalui, yang semakin kagum dengan kekayaan alam dan budaya di bulan Pandora. 

Bersama istrinya bernama Neytiri (Zoe Saldana), Jake kini tengah hidup bersama suku Na'vi yang tinggal di pesisir pantai. Suku ini memiliki budaya berbeda dengan suku asli Neytiri, yang tinggal di atas pohon tertinggi dan terbang bersama naga. 

Sayangnya, setelah mendengar kabar dari Kiri, manusia akan kembali menyusup di bulan Pandora. Jake pun harus berjibaku melawan manusia lagi, sementara kisahnya berlanjut di film Avatar: Fire and Ash, yang akan tayang bulan Desember mendatang. 

Seri film Avatar ini memang pengingat, bahwa manusia tidak bisa hidup dengan melawan alamnya sendiri. Bahkan semakin dijarah, alam akan melawan balik dengan bencananya. Sementara itu, alam akan pulih dengan sendirinya, walau membutuhkan waktu yang lama.

Di lain sisi, bencana yang menerjang manusia serta mahluk lain, bahkan hingga punah, hanyalah siklus kecil dari milyaran tahun sejarah sebuah planet.

24 September 2025

Animasi Lucu Bagi yang Suka Boneka Gabby's Dollhouse

 

Gabby yang sumringah didalam Dollhouse (IMDB).

Bagi yang suka animasi lucu yang cocok untuk seluruh keluarga, Gabby's Dollhouse bisa menjadi pilihan film bersama anak di sinema Indonesia, bulan September ini.

Film ini diadaptasi dari serialnya, berjudul sama yang telah tayang sejak tahun 2021 lalu di Neflix. Dari segi visualnya, film ini memang menggambarkan seorang anak remaja yang bisa keluar-masuk dunia animasi dan nyata.

Gabby (Laila Lockhart Kraner) adalah nama anak remaja tersebut, yang memiliki sebuah rumah boneka ajaib. Rumah boneka miliknya berkemampuan magis nan sakti, sehingga Gabby bisa mengecil dan masuk ke dalamnya.

Tidak hanya mengecil, Gabby bisa berinteraksi langsung dengan seluruh bonekanya, yang bisa berbicara dan berkomunikasi layaknya manusia biasa. Banyak petualangan yang dialami oleh Gabby bersama seluruh bonekanya yang berbentuk kucing lucu.  

Sekilas, memang serial animasi dari Netflix ini cocok untuk anak perempuan yang menyukai boneka. Kali ini, filmnya diproduksi oleh studio terkenal, yaitu Dreamworks Animation dan dirilis oleh Universal Studios.

Tentu yang mengenal Dreamworks, tahu beberapa film animasi ciamik yang diproduksinya. Contohnya adalah banyak film Shrek, Trolls, dan Puss in Boots.

Nah, bagaimana dengan filmnya di bulan September ini? Coba dicek saja sinopsisnya ya.

Sinopsis Film Gabby's Dollhouse

Gabby (Laila Lockhart Kraner) kini berangkat untuk mengadakan liburan panjang bersama neneknya, Gigi (Gloria Estefan). Tentu, Gabby mengajak Dollhouse-nya bersama perjalanan tersebut.

Saat tiba di lokasi rumah tujuannya, Dollhouse yang dipasang derek malah tergelincir. Saking lajur jalan yang naik-turun nan terjal, Dollhouse malah meluncur jauh dengan kencang. Gabby pun terpaksa berlari untuk meraihnya.

Akhirnya, Dollhouse terhenti di sebuah gang, tepat di sebuah pasar loak. Seorang nyonya eksentrik bernama Vera (Kristen Wiig), langsung jatuh cinta melihat Dollhouse. Vera memang menyukai apapun yang berbentuk kucing. Kucing miliknya, Marlene bahkan didandani layaknya seorang bintang dan gaunnya.

Sementara Gabby yang kesulitan mencari lokasi Dollhouse berada, akhirnya terpaksa menggunakan cara terakhir. Gabby menyalakan boneka magis miliknya, yang langsung mengecilkan dirinya lalu terbawa langsung ke lokasi Dollhouse. 

Dari sana, petualangan untuk merebut kembali Dollhouse pun mulai dijalani oleh Gabby, bersama seluruh boneka kucing kesayangannya.

29 Agustus 2025

Animasi 2D Mantap dari Indonesia ala Panji Tengkorak

Panji yang masih terbelenggu kutukan ilmu hitam (TMDB).

Merdekalah penggemar film gelut klasik Indonesia, karena film animasi dua dimensi Panji Tengkorak telah rilis dan tayang di banyak sinemaSelama beberapa bulan, sinema Indonesia diisi oleh film animasi Jumbo, yang lebih mengacu pada tema keluarga. Animasinya memang ciamik, sehingga sayang lebih untuk dilewatkan.

Nah, khusus yang menunggu film aksi gelut lagi dari Indonesia, dengan visual yang lebih sangar nan berbahaya ala dua dimensi klasik, Panji Tengkorak adalah sensasi khas tersendiri. Filmnya sendiri diadaptasi dari komik klasik Indonesia, yang dirilis pada tahun 1960an lalu, sebagai hasil karya Hans Jaladara.

Telah beberapa kali Panji Tengkorak diadaptasi pada media lain, diantaranya adalah film layar lebar pada tahun 1970an, hingga sinetron televisi pada tahun 1990an lalu.

Sedikit Referensi Film Panji Tengkorak

Mirip dengan kisah para ksatria atau raja terdahulu, pendekar kadang mengisolasi diri diatas gunung, untuk melatih ilmu silat bersama gurunya. Para pendekar berlatih keras hingga menjadi sakti mandraguna. Kadang, mereka hanya turun gunung demi meraih suplai makanan dan lainnya.

Dengan topeng tengkoraknya, memang kisah Panji Tengkorak lebih gelap dari pada kisah gelut silat biasanya. Kala itu, Panji terpaksa turun gunung demi menemui istrinya, Murni yang meninggal dunia akibat kawanan bandit. Tidak rela, Panji pun melancarkan misi balas dendam, dengan mengaktifkan ilmu hitam miliknya.

Panji memang seorang pendekar spesial, sebagai satu-satunya murid perguruan Nagamas. Perguruan Nagamas memang bermasalah dengan banyak padepokan silat lainnya. Teknik silat dari Nagamas sangatlah berbahaya dan brutal, dan bahkan bisa mengaktifkan ilmu hitam yang tidak hanya mematikan, tetapi merusak penggunanya sendiri.

Balas dendam memang mematikan dua arah, layaknya tongkat yang seharusnya digunakan untuk membantu Panji berjalan. Tersembunyi pula dua belati panjang didalamnya, untuk membasmi siapa pun yang mengancam dirinya.

Bahkan, topeng tengkorak yang digunakan Panji bukanlah ornamen saja, tetapi milik almarhumah Murni, istrinya sendiri! Sengaja diukir agar dapat dipakai sebagai topeng, Panji menganggap bahwa identitas dirinya tidaklah penting, dan hanya mengacu pada kematian Murni saja.

Seluruh kisah Panji Tengkorak dapat dibaca melalui perilisan kembali buku komiknya, yang berisi lima serial dan dirilis ulang oleh Falcon Publishing, tahun 2025 ini.

Justru, filmnya yang dirilis bulan Agustus ini berbeda dengan komiknya. Walau begitu, ceritanya dipaket dengan padat pada awal film, sehingga penonton bisa memahami alur cerita tanpa membaca komiknya terlebih dahulu. 

Sesuai sekali lansiran singkat ala sinema Indonesia ini, ya...

Sinopsis Panji Tengkorak

Panji (Denny Sumargo) adalah seorang pendekar yang terkenal hebat di seluruh Nusantara. Dengan nama Panji Tengkorak serta topengnya, banyak yang merasa takut akan kehadiran dirinya.

Padahal, Panji sudah 'setengah mati,' akibat kutukan yang menimpa dirinya. Setelah selesai membalaskan dendam istrinya, Panji kini tidak bisa 'mati,' akibat ilmu hitam yang tetap membelenggu jiwanya.

Beberapa lama telah terlampaui, semenjak dirinya hanya sanggup berkelana tanpa arah. Kebetulan, seorang pendekar tua meminta Panji untuk mencari sebuah pusaka keramat, warisan miliknya yang hilang dicuri bandit. Konon, pusaka tersebut bisa membebaskan dirinya dari belenggu ilmu hitam.

Tertarik dengan pusaka tersebut, Panji pun menerima permintaan untuk mengembalikannya. Namun, tidak seperti saat membalas dendam, Panji malah terjebak peperangan antar dua kerajaan. Tidak menyerah begitu saja, Panji terus mencoba meraih pusaka tersebut, dan membuka takdir gelap dari masa lalunya. 

31 Juli 2025

Film Animasi Anak, Bad Guys 2

 

Sekawanan hewan kelas kakap (TMDB).

Film animasi anak jarang yang mengambil tema berat, apalagi dengan aksi yang kuat. Namun, ciri khas tersebut tidak berlaku bagi film Bad Guys 2, yang kini tengah tayang di sinema-sinema Indonesia.

Berbeda dengan animasi anak lain yang bertema fantasi di dunia dongeng ala Disney, atau mengisahkan sebuah petualangan hebat ala Pixar, Bad Guys 2 dari Universal Pictures justru mengisahkan dunia modern, yang diisi oleh banyak karakter binatang (ala Fabel). 

Karakter utamanyanya walaupun lucu, tetapi dasarnya tetap saja hewan beringas, yaitu seekor hiu, serigala, piranha, ular, dan tarantula. Berbeda dengan film pertamanya, kelima sekawan ini bertobat, dengan mengambil jalan yang benar.

Bad Guys 2 sebenarnya adalah seri buku terkenal hasil karya Aaron Blabey. Buku ini sempat naik kembali pamornya saat masih terjual 8 juta jilid, menjadi 30 juta setelah perilisan film pertamanya, tahun 2022 lalu. 

Tidak hanya bukunya yang pamor, pengisi suara Bad Guys di film ini pun sangat berbakat. Diantaranya adalah Sam Rockwell sebagai Mr. Wolf, seorang pemenang Oscar di ajang Academy Awards. Marc Maron yang sempat menjadi nominasi SAG Award pun mengisi Mr. Snake.

Craig Robinson adalah salah satu peserta nominasi di ajang SAG Award, yang mengisi suara Mr. Shark. Anthony Ramos sebagai pengisi suara Mr. Piranha, adalahpemenang ajang Grammy. Terakhir adalah pemenang Emmy bernama Awkwafina, berperan sebagai pengisi suara Ms. Tarantula.

Tidak hanya karakter utamanya yang diisi para pengisi suara berbakat, bahkan tokoh pendukung antagonisnya, Bad Girls, pun didukung oleh talenta terkenal. Danielle Brooks adalah seorang pemenang Oscar, yang mengisi suara Kitty Kat. Maria Bakalova sempat menjadi nominasi Oscar, dan berperan sebagai Pigtail. Terakhir adalah pemenang Emmy Natasha Lyonne, sebagai pengisi suara Doom.

Sinopsis Film Bad Guys 2

Kali ini kelima sekawan Bad Guys, tengah bertobat dari jalannya yang kurang benar. Sebelumnya, hidup mereka penuh lika-liku kriminalitas yang merugikan banyak orang.

Kelimanya mencoba untuk mencari pekerjaan baru yang halal. Namun, identitas mereka yang terkenal, banyak pemberi lowongan kerja malah menolaknya. Alasannya sangat jelas, bahwa mereka memiliki catatan kriminal yang banyak.

Dengan motivasi tersebut, ternyata cobaan lain tiba dengan terbaliknya kembali jalan mereka. Kelima sekawan tersebut diculik oleh Bad Girls, yaitu kelompok penjahat yang beranggotakan tiga wanita.

Bad Guys diancam untuk menjalankan sebuah misi kejahatan lainnya. Kali ini, targetnya adalah sebuah roket antariksa. Walau menyatakan setuju atas rencana Bad Girls, para Bad Guys hanya ingin dilepaskan saja dari kekangan. 

Niat baik mereka pun tetap terjaga, karena Bad Guys akan mensabotase misi dari Bad Girls. Jika berhasil, maka Bad Guys akan menggagalkan misi jahat Bad Girls, sekaligus mendapatkan kesan baik dari seantero masyarakat.

Dilansir dari YouTube dengan cuplikannya, Bad Guys 2 ini memiliki banyak adegan aksi dengan tingkah lucu dari para karakternya, ala sinema Indonesia.

18 Juli 2025

Film Kartun Legendaris Kurcaci Biru, Smurfs

 

Smurfs yang kadang bisa diculik (IMDB).

Tampaknya bukan hanya satu kartun legendaris yang rilis minggu ini di sinema Indonesia. Legenda kartun lainnya adalah Smurfs, yang sama-sama berwarna biru.

Karena kecil, Smurfs ini sulit dilihat oleh manusia biasa. Mungkin, sebagai penggambaran peri (dari dongeng tradisional Eropa) pada masa itu, yang disangka ada namun sulit dilihat. Tidak hanya menggambarkan kurcaci kecil yang sulit dilihat, namun dengan topinya yang berjenis Phyrgian, adalah satu bentuk simbolis dari kebebasan di era modern.

Jumlah karakter Smurfs pun banyak, hingga seratus jumlahnya. Setiap Smurfs dinamai sesuai dengan karakternya. Contohnya adalah Jokey Smurf (Smurf Lawak), yang suka sekali bercanda. 

Waralaba Komik dan Animasi The Smurfs

Smurfs berasal dari komik Belgia, yang dirilis lebih lama lagi, yaitu mulai tahun 1958 lalu. Smurfs adalah sekelompok kurcaci kecil berwarna biru, yang hidup didalam rumah berbentuk jamur, di tengah hutan.

Animasinya pun cukup banyak serinya. Pertama adalah The Smurfs yang tidak berbeda jauh dengan perilisan komiknya, yaitu tahun 1961 hingga 1967. Sempat vakum, The Smurfs dirilis lagi pada tahun 1981 hingga 1989 lalu. Dan kembali vakum, serinya kini masih tayang sejak tahun 2021 lalu.

DIlansir dari IMDB, filmnya pun cukup terkenal, karena seluruh filmnya selalu diisi oleh seorang penyanyi terkenal dari Amerika Serikat. Pada filmnya tahun 2011 (The Smurfs) dan 2013 (The Smurfs 2) lalu, karakter wanita Smurfette diisi oleh penyanyi Kary Perry. Pada tahun 2017 lalu, Smurfs: The Lost Village yang tetap diisi oleh karakter Smurfette, diisi suaranya oleh Demi Lovato. Nah, tahun 2025 ini, pengisi suara Smurfette adalah Rihanna.

Terkenal hingga sekarang sebagai waralaba, Smurfs pun menjadi satu dari banyak waralaba media paling menguntungkan sepanjang sejarah. Pencapaian dana sebelumnya dari waralaba Smurfs, adalah mencapai nilai sebesar 4 Milyar Dolar AS dari seluruh dunia.

Sinopsis Smurfs 

Singkat saja untuk sinopsisnya, Papa Smurf (John Goodman) tiba-tiba diculik oleh penyihir jahat, saat desa Smurfs tengah berpesta dansa. Penyihir jahat tersebut bernama Razamel dan Gargamel (JP Karliak), yang jika berhasil, seluruh dunia bisa musnah akibat keduanya. Smurfette (Rihanna) pun perlu memimpin seluruh desa Smurfs, agar bisa menyelamatkan Papa Smurfs, sekaligus seluruh dunia.

Sanggupkah para Smurfs mencari keberadaan Papa Smurf? Dan bahkan perlu berjibaku menghalau ganasnya penyihir jahat Razamel dan Gargamel? Padahal mereka bukanlah sebangsa pahlawan?

Jawabannya, tentu ada di desa fantasi milik peri ala sinema Indonesia.

26 Juni 2025

Komedi Legendaris ala Animasi di Warkop DKI Kartun

 

Warkop DKI Kartun (IMDB).

Seri film komedi legendaris, Warung Kopi Dono Kasino Indro kini dirilis kembali di tahun 2025. Tidak seperti reka ulangnya pada tahun 2016 lalu, kini Warkop DKI disajikan ala animasi kartun!

Perilisannya pada tahun 2016 lalu berjudul Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1, yang bagian keduanya dirilis pada tahun 2017. Memang, para pemain aslinya tidak mengisi film tersebut (yang kedua personilnya telah almarhum), namun DKI diperankan oleh tiga pemain muda yang sangat mumpuni.

Warkop DKI Reborn diperankan oleh Abimana Aryasatya sebagai Dono, Vino G. Bastian sebagai Kasino, dan Tora Sudiro sebagai Dono. Tanpa ketiganya, Warkop DKI Reborn tidak akan meramaikan kembali ranah perfilman komedi Indonesia.

Nah bagaimana dengan film versi kartunnya di tahun 2025? Dilansir dari situs bioskop, film Warkop DKI Kartun yang dirilis bulan Juni ini justru memberi tiga kisah sekaligus! 

Berbeda dengan film Warkop DKI Reborn, ketiga karakter lucu diisi oleh pengisi suara saja. Wiwid Widyas Prihantoro akan mengisi suara Dono, Farie Judhistira mengisi suara Kasino, sementara Indro diisi suaranya oleh Mo Sidik. Bahkan, Indro Warkop sebagai punggawa asli Warkop DKI pun ikut berkecimpung dalam film ini, sebagai pengisi suara Komandan CHIPS.

Sebenarnya, film televisi Warkop DKI Kartun sempat dirilis pada tahun 2021 lalu. Bagi yang penasaran, beberapa layanan siaran internet masih menayangkannya secara berbayar.

Sinopsis Warkop DKI Kartun (2025)

Masih berlatar belakang DKI sebagai anggota keamanan CHIPS, ketiganya kini harus menyelesaikan tiga misi berbeda!

Pertama adalah misi yang lumayan sederhana, yaitu menyamar sebagai anak Sekolah Dasar di sebuah sekolah, agar dapat menguak skandal bocornya jawaban Ujian Nasional.

Misi kedua justru lebih berbahaya tapi aneh. CHIPS saat itu tengah membuat proyek robot keamanan. Namun, saat dites, robot malah memberontak dan kabur dari markas. Dono, Kasino, Indro pun perlu mengejar robot tersebut, sebelum membuat keonaran di kota. 

Ketiga adalah misi paling berbahaya, yang menentukan perubahan skala kekuatan dunia. DKI harus menyamar sebagai anggota timnas sepakbola Indonesia, saat laga kualifikasi Piala Dunia! Timnas Indonesia tengah melawan Korea Barat, yang memiliki persenjataan nuklir. Ketiganya harus menghentikan konspirasi besar, agar perang nuklir antar negara tidak menghancurkan seluruh dunia!

Tiga Misi, Tiga Pahlawan, Aksi Dulu, Mikir Belakangan! 

(ala sinema Indonesia, tentunya...)

Animasi 3D dari Malaysia Berjudul Ejen Ali: The Movie 2

 

Ejen Ali berkostum canggih Satria (TMDB).

Malaysia pun merilis film animasi di Indonesia, berjudul Ejen Ali: The Movie 2 pada bulan Juni ini. Memang, negara kita dan tetangga sebelah bakal terus bersama-sama bersaing karya.

Sama seperti rilis film sebelumnya, yaitu Blood Brothers: Bara Naga yang mengisahkan tentang para agen gelut pelindung kriminal, kisah animasi dari Malaysia ini masih kurang membumi.

Dilansir dari IMDB, Ejen Ali berkisah tentang satu kelompok agen, yang memiliki kemampuan mata-mata nan canggih, layaknya pahlawan super dengan teknologinya yang diluar nalar. 

Sementara di Indonesia sendiri, film animasi 3D Jumbo telah mencapai bulan ke tiga penayangannya. Jumbo justru mengisahkan sekelompok anak, yang hanya mencoba bersaing di pentas seni lingkungan rumahnya.

Memang Indonesia dan Malaysia memiliki demografi yang berbeda, namun sering disatukan oleh animasi sederhana lucu ala Upin & Ipin, BoBoiBoy, atau beberapa kisah lainnya. 

Nah, daripada bingung, coba kita cek bagaimana film Ejen Ali 2 yang berbiaya produksi 10 Juta Ringgit, hasil karya tetangga sebelah kita disajikan, ya.

Sinopsis Film Ejen Ali The Movie 2

Ejen Ali tengah mengikuti sebuah ujicoba khusus di markas MATA. Dia diharuskan untuk mencoba sebuah pakaian baju baja (armor) eksoskeleton bernama Satria, yang menutupi seluruh tubuhnya. 

Kelebihan Satria adalah integrasi kecerdasan buatan (AI), yang dapat membantu langsung agen yang memakainya. Selama digunakan, agen dapat menambah kekuatan fisik serta mental dalam menyelesaikan misi. 

Ejen Ali hanya dapat memakai Satria dalam simulasi khusus pertempuran, dan bukanlah saat misi asli. Para anggota laboratorium pencipta Satria masih ragu, bahwa inovasinya dapat digunakan saat misi asli.

Namun, kehadiran musuh lama MATA, menyebabkan mereka tidak dapat ragu lagi. Bahkan, markas MATA yang berada di bawah laut, diserang oleh kawanan musuh, yang beresiko menenggelamkan seluruh agen dan banyak anggota lainnya.

Ejen Ali bersama baju Satria-nya, dan beberapa agen MATA yang selamat, akhirnya terpaksa melawan balik. Walau markasnya luluh lantak, Ejen Ali menyatakan bahwa kerja kita belum selesai. 

Motivasi Ejen Ali tersebut menyatakan, bahwa mereka belum menyerah begitu saja di sinema Indonesia.

13 Juni 2025

Reka Ulang Film Legendaris, How to Train Your Dragon

Toothless dan Hiccup yang baru bertemu (IMDB).

Film animasi legendaris How to Train Your Dragon, akhirnya direka ulang dan dirilis pada tahun 2025, tepatnya bulan Juni di seluruh sinema dunia, termasuk Indonesia. Film yang berjudul sama dengan pendahulunya, kini diperankan langsung oleh aktor dan aktris nyata.

Pencapaian Film How to Train Your Dragon (2010)

Film How to Train Your Dragon (HTYD) yang sebelumnya dirilis pada tahun 2010 lalu, sempat sukses besar. Selain ceritanya yang memukau penonton dan kritikus, HTYD sempat menyaingi banyak film animasi jaman tersebut, yang didominasi oleh studio Disney dan Pixar.

HTYD yang berasal dari studio Dreamworks bahkan berhasil menduduki nominasi dua penghargaan Oscar, dan memenangkan satu nominasi Golden Globe, pada tahun 2011 lalu. Dana yang dihasilkan pun kentara besarnya, yaitu pendapatan box office mencapai 494,9 Juta Dolar AS di seluruh dunia, dari bujet filmnya sebesar 165 Juta Dolar AS. 

Saking ramai animo penggemarnya, film HTYD sempat dirilis dua sekuelnya, yaitu berjudul HTYD 2 (2014) dan HTYD: The Hidden World (2019), yang semuanya meraih nilai baik dari IMDBTidak hanya film, beberapa seri animasi televisi pun sempat diproduksi. Contohnya adalah Dragons (2012 - 2014), Dragons: Race to the Edge (2018), HTYD: Homecoming (2019), serta Dragons: The Nine Realms (2021 - 2023).

Memang, kisah film antara bangsa Nordic dan Naga peliharaannya ini selalu memukau banyak orang, karena kesuksesan seri buku berjudul sama yang ditulis oleh Cressida Cowel. Bahkan, buku karya Cressida Cowel mengenai kisah Hiccup dan Toothless ini, telah mencapai 12 seri buku, yang semuanya sukses di pasar literasi fiksi.

Bagi penggemar buku dan filmnya, banyak seri yang bisa menjadi pengisi waktu luang mengenai fiksi naga epik ini. Nah, bagaimana dengan film reka ulang dengan aktor nyata di tahun 2025?

Sinopsis Film How to Train Your Dragon (2025)

Ceritanya tentu sama dengan film HTYD tahun 2010 lalu, maka yang sudah nonton tidak perlu spoiler lagi. Tapi, mengingat jarak rilis filmnya yang mencapai 15 tahun, tampaknya cocok untuk membawa teman, keluarga, atau bahkan anak yang belum menontonnya.

Kali ini, Hiccup (Mason Thames) dari bangsa Viking Nordic tetap menjadi bulan-bulanan di desanya. Tubuhnya yang kecil, memang tidak sesuai dengan kriteria seorang pejuang di desanya yang bernama Berk.

Padahal, Hiccup adalah seorang anak kepala desa. Ayahnya, Stoick (Gerard Buttler), adalah seorang Viking sejati dan memiliki tubuh besar nan kuat. Walau anaknya bertubuh kecil, Stoick tetap yakin bahwa Hiccup dapat menjadi seorang Viking hebat nantinya. 

Hiccup pun sebenarnya memiliki kecerdasan yang melebihi rata-rata didesanya. Karakter ini menyebabkan dia lebih dekat dengan seorang pandai besi di desanya, bernama Gobber (Nick Frost). Saat itu pula, Hiccup sedang naksir dengan seorang gadis muda bernama Astrid (Nico Parker), yang justru lebih kuat bertarung fisik daripada dirinya.

Kisah Hiccup yang legendaris pun dimulai saat dia menemukan seekor naga yang terluka di hutan. Walau sempat saling waspada, Hiccup berhasil mendekati naga tersebut dengan seekor ikan. Naga yang berwarna hitam itu lalu dirawat, dan dinamai Toothless. Tidak hanya menyembuhkan luka pada sayapnya, Hiccup lalu melatih kembali teknik terbang bersama Toothless. Karena lukanya cukup dalam, Hiccup menciptakan suatu alat khusus untuk menunggangi naga.

Padahal, desa Berk adalah musuh utama para naga. Viking dan naga memang telah lama berseteru, akibat kedua belah pihak yang saling rebutan wilayah buruan. Namun, bahaya yang lebih besar ternyata muncul, dan melebihi kuatnya para naga dan bangsa Viking. Hiccup dan Toothless pun menjadi kunci atas keselamatan desa Berk dan seluruh ras naga.

Sanggupkah Hiccup dan Toothless meraih kerjasama baik antar dua spesies? Atau malah terjadi pertarungan internal di Desa Berk? Atau bahaya yang mengancam keduanya, malah menghancurkan semuanya?

Jawabannya, tentu ada di akulturasi keragaman hayati fantasi ala sinema Indonesia.

21 Mei 2025

Lilo & Stitch Direka Ulang Bersama Aktor Nyata

 

Stich dan Lilo (IMDB).

Disney tampaknya sedang semangat untuk memproduksi ulang seluruh karya film animasinya. Setelah film The Little Mermaid (2023) dan Snow White (2025) lalu, kali ini filmnya berjudul Lilo & Stitch.

Tahun 2002 lalu, Lilo & Stitch sempat meramaikan dunia animasi Disney, karena satu karya yang menggambarkan tokoh karakter dari beda budaya, khususnya dari Hawaii. Memang, banyak animasi Disney berasal dari cerita dongeng Eropa atau Amerika.

Lilo & Stitch tahun 2002 pun termasuk salah satu animasi Disney yang sukses. Diproduksi dengan dana 80 juta Dolar AS, film ini meraih pendapatan sebesar 273 juta Dolar AS dari seantero dunia. Lilo & Stitch bahkan sempat dinominasikan sebagai film animasi terbaik oleh Oscar Academy Awards, walau akhirnya kalah oleh Spirited Away dari studio Ghibli, Jepang. Namun, banyak penghargaan lain yang diraih oleh film ini dari kritikus AS.

Dilansir dari IMDB, di tahun 2025 ini, kisah alien berwarna biru kembali meramaikan sinema sedunia. Chris Sanders yang mengisi suara Stitch, kembali memerankan alien berwarna biru ini. Tia Carrere yang mengisi suara kakaknya Lilo pun turut berandil di film ini, walau berbeda karakternya.

Bagi yang penasaran dengan versi karakter dan latar yang nyata di film reka ulang Lilo & Stitch, coba cek sinopsis filmnya yang tengah tayang di dunia sumringah ala sinema Indonesia ini.

Sinopsis Film Lilo & Stitch

Cuplikan filmnya dimulai di luar angkasa, tepatnya dalam sebuah kapal antariksa yang sedang terbang dekat planet Bumi. Seorang alien tengah mencoba melarikan diri dari kapal tersebut. Setelah berhasil mencuri sebuah kapal kecil berwarna merah, alien biru tersebut akhirnya selamat dari kejaran banyak kapal lainnya. Alien biru pun jatuh di bumi, tepatnya di kepulauan Hawaii.

Saat menabrak daratan, seorang gadis kecil bernama Lilo (Maia Kealoha) melihat kilauan cahaya dari kapal tersebut. Lilo menganggapnya sebagai meteor jatuh, yang berarti permintaannya akan terkabul. Alien biru yang dianggap anjing liar tersebut akhirnya ditemukan oleh Lilo di penangkaran hewan. Dengan diberi nama Stitch (Chris Sanders), keduanya menjadi teman dekat.

Walau sanggup bertingkah layaknya anjing, Stitch yang memang aslinya adalah seekor alien liar, dan sering membuat keonaran. Kakaknya Lilo, Nani (Sydney Agudong) pun sering kewalahan dalam menghadapi kenakalan Stitch.

Stitch pun sempat sadar dengan kenakalan dirinya, dan Lilo memberitahu istilah Ohana kepadanya. Dengan memaafkan kesalahan Stitch, Lilo menjabarkan bahwa Ohana berarti keluarga.Menurut Lilo, mereka berdua adalah anggota keluarga, dan tidak perlu sempurna. 

Akankan persahabatan dua dunia yang berbeda tersebut bertahan lama?

15 April 2025

Ne Zha 2, Film Animasi Terlaris Sepanjang Masa

Ne Zha yang tangannya jadi banyak (IMDB).

Ne Zha 2 telah meraih rekor sebagai film animasi terlaris sepanjang masa. Ya, selama dua setengah bulan penayangannya, film animasi hasil produksi studio negara China ini meraih dua Milyar Dolar AS dari banyak sinema seluruh dunia. 

Dikutip dari Gamerant, rekor pendapatan ini mengalahkan film animasi terlaris sebelumnya, Inside Out 2 dari studio Pixar, yang meraih sekitar 1,7 Milyar Dolar AS. Ne Zha 2 telah mengalahkan rekor Inside Out 2 sejak bulan Februari lalu. 

Rekor ini menjadi kesuksesan penting bagi industri film China, karena menjadi satu-satunya film yang meraih pendapatan global tertinggi dan bukan dari Hollywood, raksasa industri perfilman dari Amerika Serikat. 

Film ini sempat meraih pendapatan domestik sebesar 782 Juta Dolar AS, padahal hanya tayang eksklusif di China saja. Bahkan, biaya produksi film Ne Zha 2 terlampau jauh dibandingkan dengan pendapatannya saat ini, yaitu sekitar 80 Juta Dolar AS saja. 

Ne Zha memang satu dari banyak karakter mitologi China yang terkenal, baik itu di China maupun global, karena karakter tersebut sempat bertarung dengan Wu Kong, karakter mitologi China yang sama terkenalnya. 

Penggemarnya yang berasal dari warga China berjumlah 1,4 milyar, tentu menjadi faktor pendukung yang signifikan bagi kesuksesan Ne Zha 2. Hingga tanggal 15 April, saat artikel ini masih direkayasa, Ne Zha 2 mencapai pendapatan sekitar 2,15 Milyar Dolar AS. Angka tersebut hanya tersisa 73 Juta Dolar AS saja dari posisi ketiga film terlaris sepanjang masa, yang hingga kini masih dipegang oleh Avatar: The Way of Water. 

Sinopsis Film Ne Zha 2

Setelah bencana besar terjadi di film pertama, serpihan jiwa dari Ne Zha dan Ao Bing berhasil diselamatkan. Namun, akibat pertempuran tersebut, tubuh mereka akan segera musnah dalam waktu dekat. 

Dengan bantuan Taiyi Zhenren, mereka memulai perjalanan untuk mencari bunga teratai tujuh warna. Bunga keramat tersebut akan digunakan sebagai obat, yang dapat membangun ulang tubuh Ne Zha dan Ao Bing. 

Petualangan epik mereka dapat dinikmati sejak rilis di Indonesia tanggal 21 Maret lalu. Durasinya pun sangat memuaskan ala sinema Indonesia, yaitu 2 jam 25 menit lamanya.

13 April 2025

Indonesia Menelurkan Film Animasi Jumbo yang Penuh Bintang

Jumbo yang terlalu berat untuk panjat pinang (IMDB).

Industri perfilman Indonesia akhirnya menelurkan kembali film animasi pada tahun 2025, yaitu film anak-anak berjudul JumboDilansir dari IMDB, film yang dirilis akhir Maret lalu, tepatnya tanggal 31 berisi banyak bintang Indonesia, diantaranya adalah Bunga Citra Lestari dan Ariel 'Noah' sebagai pengisi suara. 

Film animasi Jumbo diproduksi oleh Visinema Pictures sejak tahun 2020 lalu, dengan kontribusi dari 200 kreator, yang diarahkan oleh sutradara Ryan Adriandhy. Selama dua minggu penayangan awalnya, sekitar 2 juta 300 ribu penonton telah menikmatinya di berbagai bioskop Indonesia. 

Bagi yang kangen dengan lagu pop Indonesia, Bunga Citra Lestari, Quinn Salman dan Maliq & D'Essentials mengisi film ini sebagai pengisi lajur lagu resmi. Lagu yang dibawakan mereka berjudul Selalu Ada di Nadimu dan Kumpul Bocah.

Para penikmat film yang tengah mencari inspirasi, menonton film nasional ini layak untuk mengisi akhir minggu bersama keluarga tercinta. 

Sinopsis Film Animasi Jumbo

Don (Prince Poetiray) adalah nama tokoh utama di film animasi ini, yaitu seorang anak yatim piatu yang punya mimpi untuk tampil berpentas. Don ingin tampil diatas panggung, dengan menceritakan buku dongeng karangan almarhum ayah (Ariel 'Noah') dan ibunya (Bunga Citra Lestari). 

Padahal, Don adalah anak kecil gembul yang dikenal kurang berbakat dan sering dirundung. Selama ini, dia diasuh oleh neneknya yang bernama Oma (Ratna Riantiarno), dan sering merasa sedih karena tidak pernah sekali pun menang dalam lomba.

Hingga akhirnya, kesempatan tersebut tiba dengan diadakannya pentas seni di lingkungan rumahnya. Bersama kedua sahabatnya, Nurman (Yusuf Ozkan) dan Mae (Graciella Abigail), mereka berlatih untuk memeriahkan pentas tersebut. Walau banyak yang mengejek, ketiga sekawan ini tetap semangat. 

Namun, masalah tiba ketika buku dongeng miliknya dirampas oleh temannya yang suka merundung, Atta (Muhammad Adhiyat). Pada saat yang hampir sama, tiba-tiba arwah anak kecil muncul di hadapan mereka. 

Arwah tersebut bernama Meri (Quinn Salman), yang meminta bantuan kepada mereka untuk menemukan orang tua-nya yang hilang diculik. Petualangan empat sekawan ini pun dimulai, untuk mewujudkan mimpi sekaligus mencari keberadaan orang tua Meri.  

Tentu, dengan menontonnya di ajang bakat ala sinema Indonesia.

10 April 2025

A Minecraft Movie, Film Komedi Adaptasi Video Game Legendaris

Jack Black dan Jason Momoa (IMDB).
Bagi para penikmat film Hollywood, adaptasi film dari video gim adalah hal yang lumrah. Bahkan, banyak sekali gim nostalgia yang diproduksi sebagai film besar, dan memang gimnya cukup legendaris pada masanya. 

Minecraft merupakan salah satu gim legendaris yang telah terjual sebanyak 300 juta kopi di seluruh dunia. Tampilannya yang berbentuk kotak-kotak ala kubik dan bisa dibongkar-pasang layaknya mainan Lego, adalah ciri khas Minecraft. 

Minecraft sempat merajai dunia gim pada akhir 2000an hingga awal 2010an. Bisa disebut, generasi gamer jaman sekarang, mayoritas adalah lulusan gim Minecraft. Hasilnya, dapat dicek dari banyaknya para kreator konten, baik itu dari segi gim atau dunia nyata, yang kreatif dalam mengoprek dan menanggapi perkembangan teknologi, khususnya di dunia digital.

Nah pada 4 April 2025 kemarin, A Minecraft Movie dirilis di seluruh bioskop domestik Amerika Serikat. 

Banyak Aktor Veteran dan Baru yang Terkenal

Dilansir dari IMDB, A Minecraft Movie yang diusung oleh Warner Bros. dan Legendary Pictures, tidak tanggung-tanggung dalam merekrut beberapa aktor terkenal untuk mengisi filmnya. Bintang seperti Jack Black, Jason Momoa, dan Emma Myers mengisi film berdurasi 1 jam 41 menit ini. 

Jack Black adalah aktor komedi veteran dengan pengalaman yang bejibun. Jack Black yang dikenal dengan bakat musik saat awal karirnya, justru kini identik dengan film komedi, baik itu sebagai aktor atau pengisi suara. 

Film yang melejitkan awal karirnya adalah School of Rock (2003) yang bertema Musikal, dan kini dia banyak mengisi film animasi 3D. Empat seri film Kung Fu Panda telah menjadi langganan suaranya sejak 2008 hingga 2024 lalu.

Jason Momoa bukanlah Nama yang asing bagi penggemar film pahlawan super. Sejak perannya sebagai Aquaman di Batman V Superman (2016), aktor sangar setinggi 193 cm justru dikenal dengan aktingnya yang kocak. Padahal, Jason Momoa adalah aktor drama serius yang sempat menjadi tokoh antagonis utama di film Fast X (2023). 

Emma Myers adalah aktris yang kini tengah naik daun di kancah perfilman dan serial Hollywood. Bersama bintang Jenna Ortega di serial Netflix, Wednesday, banyak perhatian kini menoleh pada dirinya. 

Sedikit Sinopsis Film A Minecraft Movie

Sinopsis film ini adalah ketika Steve yang diperankan oleh Jack Black tidak sengaja menemukan sebuah kubik cahaya berwarna biru. Kubik ajaib ini menyedot dia ke dalam sebuah portal menuju dunia Minecraft. 

Steve bukannya panik, dia malah senang. Dunia yang baru dikunjunginya ini adalah rekayasa nyata dari gim yang terus dimainkannya selama satu dekade terakhir, yaitu Minecraft.

Box Office

Deretan aktor aktris terkenal ini mendukung citra film A Minecraft Movie di Box Office domestik AS. Dalam peluncurannya pada minggu pertama saja, film ini telah meraup 157 Juta Dolar AS! Keuntungan minggu pertama ini telah melampaui biaya produksi filmnya yang setara 150 Juta Dolar AS. 

Animasi 3D yang unik dan cerita kocak adalah pendukung utama lainnya bagi film adaptasi gim ini. Bagi yang penasaran, penikmat film tentu perlu sabar menunggu karena film ini belum dirilis internasional, apalagi masuk ke bioskop-sinema Indonesia, yang penuh adaptasi budaya, dari segi seni populer manapun.