Analisa Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Duo Live Action CGI Berjudul Foufo dari Indonesia dan Moana dari Disney

Foufo, sang alien yang baik hati (TMDB).

Film animasi untuk anak tentunya cocok saat musim libur sekolah. Di awal bulan Juli ini, terdapat dua film yang bisa dipilih sebagai tontonan bersama anak. Judulnya adalah Foufo dari Indonesia, dan reka ulang Moana dari Disney. 

Kombinasi keduanya menggabungkan teknik animasi CGI (Computer Generated Imagery), dengan aktor-aktris nyata. Khusus untuk Foufo, minimal Remaja untuk ditonton (R13), sementara Moana dapat ditonton oleh Semua Umur (SU). 

Memang animo yang berbeda, karena Foufo lebih bernuansa Nusantara dengan mengadaptasi kisah yang membumi. Sementara Moana sebagai karya Disney, menyajikan kisah yang fantastis dari Hawaii atau Polinesia (fiktif) sana. Penonton harus memilih sendiri, antara kedua animo yang sangat berbeda. 

Foufo

Sineas perfilman Indonesia akhirnya mulai rajin untuk memproduksi film animasi berteknologi komputer yang ciamik. Setelah tahun 2025 lalu sukses dengan film Jumbo yang tayang berbulan-bulan di sinema, lalu dilanjutkan film Pelangi di Mars pada musim Lebaran tahun ini, Foufo pun meramaikan kembali animo animasi saat pertengahan liburan sekolah.

Tampaknya film Foufo mengacu ke Jumbo yang mengisahkan kisah sosial wajar ala Nusantara, daripada kisah fantastis ala Pelangi di Mars. Foufo berkisah pergolakan seorang pemuda, untuk membantu ibunya berangkat haji. Dengan kehadiran Alien yang ajaib, dirinya berhasil membereskan banyak masalah di rumahnya, serta mencari dana untuk memberangkatkan haji.

Muslim (Tretan Muslim) adalah pemuda tersebut, yang sudah lama bekerja sebagai pengepul barang rongsok di Desa Rombeng, Madura. Walau kerjaaannya pas-pasan, tetapi Muslim berniat untuk menambah biaya ibunya berangkat haji. Sudah 15 tahun lamanya, mereka menabung BPIH namun belum dilunasi juga.

Hingga suatu saat, temannya malah mengajak untuk memereteli rel kereta, sebagai bahan rongsok untuk dijual kembali. Saat tengah menolak, tiba-tiba terdengar suara ledakan hebat di sekitar rel. Muslim dan kawannya menemukan, bahwa seorang Alien jatuh bersama pesawatnya. 

Karena bukan alien jahat, Muslim pun menamainya sebagai Foufo (Ade Kurniawan). Alien bersuara mirip SpongeBob ini lalu membantu banyak masalah Muslim dan keluarganya, walau sempat ditolak karena mirip pesugihan (ala horor Nusantara).

Tanpa menunggu lama, seluruh keluarga dan rekan Muslim pun terpana, akan keajaiban mahluk dari dunia yang luas membahana.

Lautan yang membahana (TMDB).
Moana

Film animasi ciamik dari Disney berjudul Moana (2016), direka ulang ala Live Action dan siap rilis di tahun 2026. Setelah sepuluh tahun lamanya sejak film animasinya, Dwayne Johnson pun kembali mengisi perannya sebagai Maui. Berbeda dengan filmnya di tahun 2016, Johnson kini tidak hanya mengisi suara saja, namun berakting langsung di depan kamera.

Film Disney pertengahan 2010an memang rajin untuk mengadaptasi berbagai variasi budaya sedunia, setelah sebelumnya lebih mengacu pada dongeng Eropa dan Amerika (alias bule). 

Konsepnya berbeda sejak awal 2020an, film animasi yang direka ulang menjadi Live Action mulai rajin diproduksi oleh Disney. Contohnya adalah Mulan (2020), Pinocchio (2022), Peter Pan & Wendy (2023), The Little Mermaid (2023), Snow White (2025), dan Lilo & Stitch (2025). 

Tentu dengan teknologi CGI milik Disney, film Live Action dapat diproduksi dengan ciamik. Terlihat dari cuplikannya, adegan aksi serta visual dunia lautan yang sangat fantastis. Moana memang cocok sebagai tontonan yang menggugah imajinasi anak di sinema.

Terlebih kisahnya adalah murni petualangan di lautan. Moana yang diperankan oleh Catherine Laga'ia, harus bekerja sama (kembali) dengan Maui (Dwayne Johnson) untuk mengembalikan Hati Te Fiti. Jika tidak dikembalikan ke asalnya, para monster dan bencana siap menyapu bersih seluruh kepulauan, bahkan hingga Pulau Motunoi sebagai kediaman mereka.

Perjalanan epik pun dimulai, melewati banyak mahluk laut raksasa yang ganas, hingga terjangan ombak dan badai yang masif luar binasa. 

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Gambar Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif
Klik Gambar Menuju Laman Monsterisasi

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis
Klik Gambar Menuju Laman Cerpenhor

Rekomendasi Artikel

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece