![]() |
| Spidey yang berbeda latar kisahnya (TMDB). |
Saking ngerinya latar Spider-Man ala Tom Holland, kisahnya pun dibuat trilogi dalam film HomeComing, Far from Home, dan No Way Home. Untuk film yang dirilis akhir Juli berjudul Brand New Day, Spider-Man kali ini menghadapi pahitnya kenyataan.
Seluruh identitas Peter Parker hilang semenjak film terakhirnya, dan harus memulai semuanya sendirian. Ratingnya pun cukup tinggi, yaitu R13 alias untuk Remaja dan bukannya SU (Semua Umur) seperti beberapa film sebelumnya.
Jika perlu mengingat kisahnya, dapat dijabarkan satu-persatu sejak film pertama Tom Holland sebagai Spider-Man. Bagi yang belum menonton, berarti artikel ini adalah spoiler (isi cerita) seluruh film Spider-Man sejak 2017 lalu.
Recap Film Spider-Man ala Tom Holland
Film Homecoming dari tahun 2017 mengenalkan kembali pahlawan laba-laba ini, dengan lawan Vulture yang diperankan oleh Michael Keaton. Tanpa latar biasanya, Paman Ben tidak ditampilkan sama sekali, alias sudah meninggal sebelum film dimulai. Sementara Peter Parker masih tinggal bersama bibinya, yang bernama May (Marisa Tomei).
Uniknya adalah kehadiran dua sahabat dekat yang kenal dengan identitas Parker sebagai Spider-Man. Michelle Jones alias MJ (Zendaya) dan Ned (Jacob Batalon) adalah nama kedua sahabat Parker saat masa SMA.
Kehadiran Tony Stark (Robert Downey Jr) sebagai Iron-Man menyebabkan Spidey mengenal lebih awal pahlawan super dari Avengers, yang dinamikanya berujung hingga Avengers: Endgame (2019). Iron-Spider sebagai baju zirah canggih milik Spidey pun, diberikan oleh Tony Stark dan menjadi khas unik dari karakter ini.
Berikutnya dalam Far From Home (2019), satu angkatan Parker berangkat menuju Eropa, dan berhadapan dengan Ray Mysterio (Jake Gyllenhaal). Keduanya lalu bertarung dengan aneh, karena kemampuan 'mistis' ala Mysterio yang sanggup membulak-balikan ruang, waktu, dan persepsi.
Sementara dalam No Way Home (2021), Spider-Man menghadapi masalah identitas Parker, akibat wajahnya yang terbongkar dan menjadi viral. Identitas yang terbuka, menyebabkan dirinya berkunjung ke Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) untuk meminta bantuan. Namun kemampuan magis Strange malah membuka portal antar dunia (Multi-verse), yang menyebabkan banyak mahluk lain terpanggil.
Film No Way Home menjadi tribute bagi seluruh film Spider-Man milik Sony. Bagi yang belum tahu, trilogi Spider-Man (2002, 2004, 2007) adalah kombinasi film yang menyelamatkan Marvel Comics dari pailit.
Dengan menjual lisensi film X-Men dan Spider-Man kepada Sony, Marvel bangkit dan akhirnya bisa memproduksi filmnya sendiri. Parker yang diperankan oleh Tobey Maguire dan Mary Jane yang diperankan oleh Kirsten Dunst, bersama sutradara Sam Raimi dalam trilogi ini, memang sukses berat di sinema.
Lalu pada tahun 2012 dan 2014, The Amazing Spider-Man muncul dengan aktor Andrew Garfield sebagai Parker dan Emma Stone sebagai Gwen Stacy. Film ini adalah terakhir kalinya Sony memiliki lisensi atas Spidey.
Kembali ke No Way Home, Maguire dan Garfield memerankan kembali Spider-Man versinya sendiri, lengkap dengan kombinasi musuh yang sempat dilawannya. Jadi dalam film ini, terdapat Dr Lizard (Rhys Ifans), Electro (Jamie Foxx), Doctor Octavius (Peter Mollina), dan Green Goblin (Willem Dafoe).
Kisahnya berakhir miris, yaitu semua orang termasuk MJ dan Ned yang tidak kenal lagi sosok dibalik Spider-Man. Bahkan mereka sama sekali tidak mengenal Parker di sekolahnya. Ketiganya bahkan sudah siap berpisah akibat berangkat ke kampus atau universitas yang berbeda.
Seluruh trilogi ala Tom Holland, menyajikan kisah berbeda mengenai latar Parker dan identitas Spider-Man. Bahkan petuah keramat "From Great Power, Comes Great Responsibility" pun bukan berasal dari Paman Ben, melainkan dari Bibi May saat akhir hidupnya.
Memang karya unik yang hanya bisa diproduksi oleh MCU, beserta peran Spider-Man yang sangat terkenal. Bahkan dalam film Brand New Day, terdapat beberapa karakter unik lain yang akhirnya dapat mengisi kekosongan batin Spidey.
Sedikit Petunjuk Kisah Spidey dalam Brand New Day
Brand New Day berisi karakter Punisher yang diperankan oleh Jon Bernthall, lalu Hulk alias Bruce Banner yang tentunya diperankan Mark Rufallo. Musuh awalnya pun bukan yang biasa, melainkan Scorpio (Mac Gargan) yang sangat kuat dan menjadi musuh bebuyutan Spidey dalam animasinya.
Untuk mengakhiri artikel, terdapat petunjuk yang mengerikan dari cuplikannya. Tampaknya film ini akan mengadaptasi kisah Parker saat mutasi laba-laba-nya masuk ke jenjang berikutnya.
Ditampilkan dalam awal cuplikan, Parker yang sedang mencoba alat penembak jaringnya. Namun alatnya malah terlempar, lalu Parker mulai menghasilkan jaring alami ala laba-laba (berukuran manusia). Parker pun berkonsultasi dengan Bruce Banner, demi mendapat petunjuk ilmiah mengenai mutasi manusia.
Mengacu pada film arahan Sony yang diproduksi sebelumnya, yaitu Kraven (2024), dan Morbius (2022), serta tibanya Punisher dalam Brand New Day, seakan (dapat) mengukuhkan teori ini. Dalam seri animasi kartunnya pada tahun 1994 lalu, Spidey sempat bermutasi (ngeri) menjadi Man-Spider, yang terjadi tepat saat trio karakter tersebut berada di New York.
Namun penulis beranggapan, bahwa kisah ini tidak akan langsung ditampilkan dalam Brand New Day. Melainkan dilanjutkan di sekuelnya, yang berarti harus menunggu film kelima dari Spider-Man ala Tom Holland.
Atau mungkin, karena filmnya mencapai dua setengah jam lamanya, menjadi durasi yang cukup panjang untuk memasukkan segala aspek dalam adegannya. Mungkin, tebakan munculnya Man-Spider dalam film Brand New Day, akan terjadi juga.





