Analisa Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Reka Ulang Doraemon The Movie New Nobita and The Castle of Undersea Devil

Indahnya dasar lautan bersama Doraemon (TMDB).

Melanjutkan ritual tahunan film Doraemon, kali ini dirilis tepat saat liburan sekolah di Nusantara. Berbeda dengan banyak film Doraemon yang dirilis sebelumnya, Castle of Undersea Evil adalah reka ulang dari film tahun 1983 lalu.

Tentu karena anime sejuta umat ini adalah kartun bagi anak, maka ratingnya adalah Semua Umur (SU). Apalagi saat momen liburan sekolah yang sesuai diisi bersama anak, dengan kisah fantastis dari anime yang tayang beberapa dekade lamanya.

Sempat dibahas dalam artikel Doraemon tahun 2025 di bulan yang sama, bahwa jumlah filmnya telah mencapai 45! Walau kedua mangaka aslinya, yaitu almarhum Hiroshi Fujimoto dan Motoo Abiko yang bernama alias Fujiko F Fujio sudah lama meninggal dunia, tetapi kisah Doraemon tetap dilanjutkan hingga sekarang.

Kisah Doraemon sebagai salah satu pionir terkenalnya anime, dengan animo slice of life yang kentara di Jepang, menyebabkan kisah Nobita dan Robot Kucing ini selalu diproduksi dan dinantikan oleh penggemarnya. 

Bahkan sampai filmnya dari tahun 1983 pun, direka ulang dengan teknik animasi yang diperbarui. Tampak terlihat visual animasi yang lebih fantastis, karena berlatar di indahnya dasar lautan. Dengan tampilan 3D CGI yang minim, tentunya film Doraemon tahun 2026 tetap melanjutkan visual animasi 2D yang ciamik.

Setiap film Doraemon adalah adaptasi langsung dari manga berjudul Petualangan Doraemon, yang terpisah dari serial utamanya. Petualangan yang hebat di setiap film Doraemon, menyajikan kisah yang berbeda dengan serialnya yang telah berjumlah lebih dari 2500 episode. 

Memang anime sepanjang masa, Doraemon yang satu ini.

Sinopsis Doraemon The Movie: New Nobita and The Castle of Undersea Devil

Tidak seperti biasanya, Nobita (Megumi Oohara) sedang giat mengerjakan PR musim panasnya. Tentu karena permintaan dari Doraemon (Wasabi Mizuta), yang menjanjikan liburan sambil berkemah jika semua PR-nya selesai. Tidak seperti biasanya yaitu berkemah di pegunungan atau hutan, melainkan mengunjungi dasar lautan dengan alat ajaib milik Doraemon. 

Bersama Shizuka (Yumi Kakazu), Giant (Subaru Kimura), dan Suneo (Tomokazu Seki), mereka mulai menjelajahi lautan yang ajaib. Tujuannya adalah lokasi kapal yang telah lama karam. Namun seperti biasa, beberapa alat milik Doraemon akhirnya rusak, dan menyulitkan petualangan kelima sekawan ini.

Sempat bertemu dengan cumi raksasa di sekitar bangkai kapal, kelima sekawan lalu bertemu dengan Eru (Shoya Chiba), seorang penduduk dari Federasi Mu. Eru dan seluruh warga Federasi, adalah penghuni dasar laut yang fantastis. Kelima sekawan yang baru tahu bahwa dalam laut ada penduduk manusianya, memulai petualangan di ranah yang tidak biasa.

Namun para penduduk tidak sepenuhnya percaya dengan kehadiran mereka, yang berasal dari daratan. Tidak hanya itu, ternyata muncul pula kabar lain yang lebih berbahaya. Kastil Batu Setan pun mulai bergerak, menandakan masalah yang dapat menghancurkan seluruh Bumi.

Nobita dan Doraemon beraksi kembali, demi membantu Eru bersama Federasi Mu, sekaligus mengamankan kembali Bumi dari ancaman berikutnya. Kehadiran koloni lain yang mengacu pada benua yang hilang bernama Atlantis, menjadi petunjuk baru marahabahaya sejarah Bumi di dasar lautan.

Sanggupkah grup Nobita dan Doraemon, serta Federasi Mu menghalau kisruh ini? Jawabannya, tentu ada di ritual libur tengah tahun ala sinema kartun Indonesia.

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Gambar Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif
Klik Gambar Menuju Laman Monsterisasi

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis
Klik Gambar Menuju Laman Cerpenhor

Rekomendasi Artikel

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece