Tampilkan postingan dengan label Manga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manga. Tampilkan semua postingan

3 Desember 2025

Film Anime Jurig Paling Ditunggu Berjudul Jujutsu Kaisen: Execution

 

Sukuna yang akhirnya bisa ikut melanglang-buana (TMDB).

Daaaaan, saatnya kembali ke film anime paling ditunggu di tahun 2025 ini, yaitu kisah jurig terkemuka nan membahana ala dunia internasional per-Mistis-an, berjudul Jujutsu Kaisen: Execution (Shibuya Incident X The Culling Game Begins), yang tayang juga di sinema-sinema Indonesia.

Namun, bagi yang belum menonton musim pertama dan kedua serial anime Jujutsu Kaisen, cukup diharamkan untuk menonton langsung film ini. Ya, memang sub-judul Execution adalah kelanjutan cerita dari kedua musim Jujutsu Kaisen. Maka, yang membaca artikel ini akan terpapar banyak spoiler (spill) cerita dari seluruh aksi perjalanan Yuji Itadori dan Sukuna.

Okeh, karena penafian (disclaimer) sudah ditulis, maka coba lanjut saja yang yang sudah paham, dan menonton maksud seluruh serial animasi dari Mappa ini ya.

Yuji Itadori (Junya Enoki) adalah seorang pemuda yang terkenal kuat, fisik serta ketahanan mentalnya, serta suka membantu sesamanya. Kisahnya cukup miris, sebagai anak yatim-piatu yang diasuh oleh kakeknya. Awal musim pertamanya pun kembali miris, akibat kakeknya yang meninggal terbaring di rumah sakit. Hanya satu pesan yang diterima langsung oleh Yuji, yaitu siap untuk selalu membantu siapa pun (yang merupakan luka penyesalan terakhir milik kakeknya).

Yuji pun terikat dunia jurig dan harus bersekolah di Jujutsu Kaisen Cabang Tokyo dengan arahan dari Gojo Satoru (Yuichi Nakamura), akibat dirinya yang membantu temannya, Megumi Fushiguro (Yuuma Uchida). 

Tentu, itupun karena Yuji yang melahap sepotong jari Sukuna Ryoumen (Junichi Suwabe). Biasanya, manusia biasa yang melahap Sukuna langsung terasuki sepenuhnya. Namun, Yuji cukup kuat untuk dapat mengendalikan Sukuna, sehingga dianggap sebagai penyihir kelas spesial di Jujutsu Kaisen. Bersama Megumi dan Nobara Kugisaki (Asami Seto), ketiganya berjibaku untuk belajar dan menjalani misi membasmi jurig 'kutukan' berbahaya di seluruh Tokyo.

Naaah, meloncat kesana-kemari di dua musim Jujutsu Kaisen, akhirnya berujung pula di film Execution. Kisahnya pun mengacu pada Yuji Itadori, serta beberapa penyihir lainnya, yang dianggap membelot dari Jujutsu Kaisen dan perlu dibasmi. 

Para Dewan Ketua Jujutsu Kaisen pun perlu mengirim sang tokoh utama yang lebih kuat alias OP dan bisa sebanding Gojo atau Sukuna sekaligus, yaitu Yuta Okkotsu (Megumi Ogata). Walau sebenarnya Yuta tengah belajar dunia perjurigan ala internasional atas arahan Gojo, namun Dewan Ketua Jujutsu Kaisen memiliki kuasa untuk memanggilnya kembali.

Arahannya pun khusus untuk membasmi Yuji, yang dianggap telah membelot dan siap untuk menyatu bersama Sukuna (yang kini jarinya telah mencapai 19 alias hampir sempurna). Dewan Ketua tentu tidak ingin mengambil resiko Sukuna bangkit kembali, sementara Gojo Satoru kini telah disegel oleh kawan lamanya sendiri, Suguru Getou (Sakurai Takahiro). 

Getou memang yang merencanakan seluruh insiden di Shibuya, yang ternyata muncul sebagai plot twist lainnya. Getou sebenarnya terluka parah di akhir film Zero Revival, setelah kalah bertarung melawan Yuta. Namun, 'disembuhkan' kembali oleh suatu penyihir lainnya yang memilih bentuk jurig berotak, bernama Kenjaku. 

Jurig yang berbentuk otak dan suka menginfeksi serta memilih inangnya yang kuat sebagai parasit, sebenarnya adalah penyihir kuat nan jahat yang telah melanglang-buana selama ratusan tahun lamanya. Baru kali ini, Kenjaku membuka rencana dirinya (yang mirip dengan niatan Getou). Yaitu, membuka kembalinya jaman keemasan penyihir jurig di Jepang (berbeda dengan kondisi seluruh dunia), yang diberi nama Heian (dan entah apa ada hubungannya dengan periode nyata Heian di Jepang, tahun 1000an lalu).

Oh ya, karena itu banyak plot dibuka pada artikel ini. Hype Jujutsu Kaisen ikali ni memang sedang tinggi, apalagi mengacu pada lanjutan musim ketiga serial anime-nya, setelah film Execution dirilis, yang (mungkin) menjadi musim terakhir kisah kesetanan para penyihir jurig di Jepang.

Oh ya lagi, satu tips bagi yang suka cerita jurig atau jenis genre fiksi lainnya, banyak simbol, sejarah, budaya, cerita rakyat, seni tradisional, primbon, serta momen nyata yang menjadi referensi di sebuah karya seni populer. Maka, bagi yang paham atau tidak kelewatan, menjadi bumbu tersendiri untuk menikmati karya seni di jaman modern ini. Okeh???

19 November 2025

Kembali ke Prekuel Anime Jurig Fantastis di Jujutsu Kaisen: Zero Revival

 

Rika Orimoto dan Yuta Okkutsu yang sulit terpisahkan (TMDB).

Okeh, tampaknya salah satu rangkaian sinema Indonesia, gatal untuk merilis film anime yang masih ditunggu kehadiran musim berikutnya, yaitu Jujutsu Kaisen. Kali ini, filmnya bersub-judul Zero Revival (yang sebenarnya sudah dirilis tiga tahun lalu). 

Sebelumnya di blog ini, saya lebih banyak menulis di artikel Jujutsu Kaisen, tentang istilah 'kata' secara simbolis, yaitu saat sebuah kata bisa berarti 'lebih dalam,' dan mengacu pada kekuatan besar di dunia. 

Nah, sekarang daripada membahas esensinya (yang berujung kutukan di anime ini), lebih cocok lagi membahas Jujutsu Kaisen-nya sendiri lebih mendetail, tentu dengan sedikit spoiler saja ya...

Anime jurig fantastis ini memang memiliki beberapa spin-off, yang sebelumnya dibuat dengan judul yang pernah dibahas, yaitu Jujutsu Kaisen: Hidden Inventory/Premature Death. 

Kali ini, manga Zero Revival masih digambar oleh mangaka Gege Akutami. Dan masih sama seperti sebelummnya, merupakan prekuel dari cerita utamanya yang berkutat pada Yuji Itadori dan Sukuna.

Lebih heboh lagi, karena adegan yang tertampil dalam film Zero Revival sangat dahsyat. Dari cuplikannya, banyak adegan meledak-ledak yang melibatkan seluruh anggota Jujutsu Kaisen angkatan tersebut. Film Zero Revival berfokus pada tokoh utamanya, yaitu Yuta Okkutsu (Megumi Ogata). Mirip dengan Yuji, disini Yuta adalah seorang penyihir arwah spesial, yang berlatar cerita lebih miris lagi. 

Di serial anime-nya, Yuji melahap Jari Sukuna dan sanggup mengendalikannya, karena ingin membantu temannya yang diganggu jurig. Sementara Yuta, justru mendapatkan arwah tingkat spesial, karena temannya sendiri, Rika Orimoto (Kana Hanazawa) meninggal akibat kecelakaan. Tetapi, keduanya tidak rela untuk lepas satu sama lainnya.

Bahkan, Gojo Satoru (Yuichi Nakamura, yang kini sudah menjadi guru di Jujutsu Kaisen), harus menegaskan, bahwa cinta adalah sebuah kutukan paling rumit. Sebelum 'digerebek' dan 'diculik' oleh Gojo, Yuta yang baru masuk SMA, sempat mengurung diri di kamarnya. Yuta takut arwah Rika membasmi semua orang disekitarnya.

Gojo yang (seperti biasanya) memiliki sisi penyayang kepada anak-anak, bersikeras untuk mendidiknya di Jujutsu Kaisen. Padahal, selama bertahun-tahun terakhir, arwah Rika tidak dapat dikendalikan oleh Yuta. 

Selain mengajari jurus pada Yuta yang berpotensi hebat, Gojo pun mewaspadai kehadiran Suguru Geto (Takahiro Sakurai). Gojo yang sempat memantau perkembangan Yuta, tahu bahwa Geto sudah mendekati Yuta untuk merekrutnya. 

Gojo pun tidak rela melepaskan Yuta dibawah asuhan teman lamanya tersebut, yang dikenal sebagai penyihir pengkhianat nan berbahaya di jaman modern sekarang. Mungkin, momen Gojo mengajari Yuta, akan berakhir dengan reuni brutal dengan Geto.

Memang tidak lama kemudian, Geto yang telah mengumpulkan banyak penyihir jahat lainnya, menantang perang dengan Jujutsu Kaisen. Berpusat di keramaian Tokyo, Geto menantang arena Parade Malam Seratus Setan, yang berarti seluruh anggota Jujutsu Kaisen yang masih aktif, harus melawannya.

Apakah sosok Yuta yang masih pemula memang sehebat itu? Atau memang Geto hanya ingin membasmi seluruh penyihir Jujutsu Kaisen demi dunia jurig idealnya? Ataukah ada rencana lain dibalik kisruhnya dunia jurig di Jepang?

Jawabannya, tentu ada di film anime fantastis, Jujutsu Kaisen: Zero Revival.

Oh ya, banyak plot twist di film ini, yang sangat nyambung dengan serial anime-nya. Jadi, banyak info yang perlu ditelaah kembali, jika ingin menonton lagi kelanjutannya.

Oh ya lagi, Yuta Okkutsu sebenarnya sudah dikenalkan di akhir musim kedua anime Jujutsu Kaisen. Sayangnya, Yuta dikenalkan sebagai seorang agen dari dewan ketua Jujutsu Kaisen, yang harus memburu Yuji dan membasmi Sukuna-nya. 

24 September 2025

Anime Aksi Chainsaw Man Kembali Dengan Sub Judul Reze Arc

Ledakan cinta ala Denji sang Chainsaw Man (TMDB).

Nah, kali ini kembali film anime aksi pecicilan, Chainsaw Man, yang bersubjudul Reze Arc. Bagi yang sangat menyukai studio Mappa, serial Chainsaw Man memang diproduksi oleh studio ternama ini.

Chainsaw Man memang bisa disandingkan dengan anime gelap lainnya yang kini masih tayang, yaitu Jujutsu Kaisen dan Dandadan. Namun, berbeda dengan kedua anime tadi yang mangaka-nya terlihat jelas sangat menyukai genre horor, dibanding Chainsaw Man yang kadang terlalu edgy nan ga jelas.

Berbeda dengan JJK dan Dandadan yang penuh referensi jurig, Chainsaw Man memang lebih berfokus pada cerita ritual Setan. Para mahluk tak fana ini butuh rasa takut manusia agar tetap eksis dan kekuatannya meningkat. 

Nama setannya pun tergantung dari namanya yang khusus. Contohnya adalah Chainsaw yang berarti gergaji mesin, sebuah alat penebang pohon yang berbahaya jika dipakai manusia. Semakin takut manusia dengan simbol Chainsaw, maka semakin sakti setan tersebut.

Di dunia anime ini, setan adalah fenomena wajar sepanjang sejarah manusia. Banyak manusia menjadi korban kebiadaban setan, atau bahkan melakukan perjanjian dengan setan agar memiliki kemampuan sakti. 

Satu kelompok bernama Public Safety Devil Hunter (PSDH) harus didirikan sejak dahulu kala, demi melindungi umat manusia. Sayangnya, para anggota PSDH harus memiliki setan pula, agar sebanding saat gelut melawan setan lainnya.

Tokoh utamanya Denji (Kikunosuke Toya) bahkan bukan seorang yang berniat menjadi pahlawan. Dirinya adalah yatim piatu yang telah dekat dengan setan gergaji mesin (Pochita) sejak kecil, dan terpaksa digunakan saat dirinya bekerja sebagai bawahan yakuza jahat.

Setelah lepas dari kendali yakuza yang ternyata memiliki setan juga, Denji akhirnya terdeteksi oleh PSDH. Dia pun direkrut dan terpaksa kembali bekerja, sebagai pemburu setan demi menghidupi dirinya yang belum pernah sekolah sejak SD.

Bagi yang penasaran dengan kelanjutan ceritanya, bisa dicek anime dan manga Chainsaw Man hasil karya mangaka Tatsumaki Fujimoto, yang sebenarnya berandil pula saat menciptakan manga Dandadan.

Nah, di filmnya ini, lebih mengisahkan kedekatan Denji dengan Reze, yang bisa dicek melalui sinopsisnya.

Sinopsis Film Chainsaw Man - The Movie: Reze Arc

Denji (Kikunosuke Toya) telah berjanji pada dirinya sendiri, bahwa hatinya hanya milik ketua PSDH cabang Tokyo, Makima (Tomori Kusunoki). 

Sayang, jiwa dan tubuh mudanya lebih mengacu pada gemulai gadis lain, bernama Reze (Reina Ueda) yang sangat menyukai Denji. Setelah bertemu kencan beberapa kali, Denji yang sedang mabuk cinta malah meledak-ledak (tubuhnya).

Ternyata, Reze adalah penjelmaan setan Bom, yang diminta para penyembah setan lainnya untuk membasmi setan Gergaji Mesin alias Denji. Jika Denji berhasil dikalahkan, operasi setan untuk membasmi seluruh rantai organisasi PSDH dapat dilanjutkan menuju tahap berikutnya. 

Denji yang semakin mabuk asmara dan gelut sekaligus, kembali beringas dan membasmi apapun yang terasa enak dibantai. Sayang, dia masih memiliki kenangan cinta terpendam dalam dirinya yang sudah yatim piatu sejak lama.

16 September 2025

Detektif Cilik Perlu Nonton Detective Conan The Movie: One-Eyed Flashback

 

Conan yang masih SD walau sudah terbit selama 31 tahun (TMDB).

Detective Conan akhirnya merilis film terbarunya di tahun 2025, bersubjudul One-Eyed Flashback. Anime detektif cilik ini memang terkenal sejak penayangannya tahun 1996 lalu di Jepang, diadaptasi dari manganya yang terbit sejak 1994 lalu.

Kisahnya mengenai seorang detektif jenius Shinichi Kudo (Kappei Yamaguchi), padahal masih SMA. Akibat suatu insiden, dirinya dipaksa meminum obat oleh suatu organisasi jahat, yang mengecilkan tubuhnya hingga seumuran anak SD.

Shinichi perlu membuat identitas samaran Conan Edogawa (Minami Takayama), agar terhindar dari kejaran organisasi jahat tersebut. Nama Conan mengacu pada Sir Arthur Conan Doyle sebagai penulis novel Sherlock Holmes, dan Edogawa berarti jaman Edo yang berakhir 1898 lalu, saat Sir Arthur masih aktif menulis.

Hiroshi Agasa (Kenichi Ogata) awalnya adalah satu-satunya kenalan yang tahu identitas Conan, dan membantu pula dengan memberikan banyak gawai canggih untuk membantu tubuhnya yang kecil.

Walau plot utamanya mengembalikan tubuh menjadi normal tidak berkembang jauh, namun keseharian Conan bersama Detektif Mori (Rikiya Koyama) dan pacar Shinichi, Ran (Wakana Yamazaki) dalam memecahkan kasus, menyebabkan serial ini masih populer hingga sekarang. 

Manganya yang digambar oleh Gosho Aoyama pun sudah dirilis sebanyak 107 volume banyaknya. Saking populernya, film One-Eyed Flashback adalah seri ke 28 dari kisah Conan Edogawa. Kisah mengenai analisis kasus ala detektif, memang ramai di ranah manga sejak tahun 1990an hingga awal 2000an. 

Penulis sendiri lebih menyukai manga Detektif Kindaichi, karena gambarnya lebih bagus, kasusnya lebih sederhana namun sulit dinalar, karena banyak yang berlatar horor. 

Sinopsis Film Detective Conan The Movie One-Eyed Flashback

Anggota Kepolisian Perfektur Nagano Kansuke Yamato (Yuji Takada) diperintahkan menyelidiki kasus di Puncak Mitaodake, Pegunungan Yatsugatake, Jepang. Sesi pengejaran seorang tersangka, menyebabkan Kansuke kehilangan mata kirinya.

Sepuluh bulan kemudian, saat menyelidiki kasus bersama Yui Uehara (Ami Koshimizu) di Observatorium Nasional Nobeyama, mata Kansuke yang telah lama sembuh berkedut dan terasa nyeri kembali, menyiratkan koneksi aneh kasus ini dengan kasus lamanya.

Sementara itu, kolega lama Detektif Swasta Kogorou Mouri (Rikiya Koyama) meminta bantuan untuk menyelidiki kasus longor salju di Mitaodake. Conan (Minami Takayama) perlu berangkat bersama Mouri, demi menguak sakralnya Gunung Yatsugatake.

11 September 2025

Film Anime Terkenal Jujutsu Kaisen: Hidden Inventory/Premature Death

Gojo Satoru yang sudah OP padahal belum lulu sekolah (TMDB).

Mungkin September minggu kedua ini adalah saat yang tepat untuk merilis film bergenre horor. Setelah banyaknya film jurig yang dirilis minggu ini, akhirnya rilis juga film anime berjudul Jujutsu Kaisen Hidden Inventory/Premature Death, yang terkenal dengan aksi gelut melawan jurignya.

Layaknya Chainsaw Man dan Dandadan, anime shonen sejenis ini masih berkesan gelap. Tidak hanya adegan sadis, isi ceritanya pun cukup menyayat hati. Memang, kelebihan sebuah film berlandaskan horor, walau dikombinasikan dengan genre lain, berasa mempertanyakan ranah jiwa manusia.

Naaah, khusus di serial anime Jujutsu Kaisen yang diproduksi oleh studio Mappa, yang memang terkenal dalam menciptakan anime ciamik dari Jepang, kisahnya lebih berkutat pada esensi kutukan.

Kutukan di seri Jujutsu Kaisen bermaksud pada emosi negatif manusia, yang berkembang menjadi arwah penasaran, dan mampu membahayakan kembali manusia di sekitarnya.

Seperti istilah santet (atau leak) di Indonesia, arwah tersebut memiliki sosoknya sendiri, layaknya avatar dari emosi tersebut, dan bahkan gelut seperti seorang dukun. Itupun jika arwah tersebut cukup sentien alias sadar, dan mampu mengontrol kemampuannya sendiri.

Cukup fantastis memang, tetapi mengacu pada cerita horor tradisional, tampaknya sering kita mendengar bahwa emosi manusia yang buruk, dapat menciptakan suatu kemampuan magis tertentu. Mungkin, itulah alasannya kata 'kutukan' ada di seluruh kamus bahasa sedunia.

Dan berkaca pada kata itu sendiri, pemahamannya bertambah besar pula jika ditelaah dari segi budaya Asia Timur. Terdapat sebuah kepercayaan, bahwa setiap kata adalah simbol dan maksud dari infinitas dunia, apapun definisi dan deskripsi kata tersebut.

Dari segi prakteknya, budaya Asia Timur percaya, bahwa setiap kata, apalagi semakin intensif artinya, harus diucapkan sesuai dengan maksudnya. Karena itu, banyak kata di Asia Timur harus diresapi saat diucapkan, agar maksudnya lebih kentara, walau tidak bermaksud komunikatif, maupun politis.

Mungkin, itulah mengapa banyak anime masih merapal jurus tokoh utamanya, seakan adegan tersebut berasal dari opera tradisional Jepang (alias Kabuki dsb).

Nah, kembali ke Jujutsu Kaisen, karena ceritanya berkutat pada kutukan yang berasal dari emosi negatif manusia, maka animonya cukup menarik bagi para otaku.

Tokohnya pun cukup banyak, yang sering diceritakan dengan adegan dan kisah terpisah, sehingga cakupannya lebih luas dari satu kelompok tokoh utama ala anime.

Di filmnya bulan September ini, bahkan Jujutsu Kaisen tidak menampilkan tokoh utamanya, yaitu Yuji Itadori. Dilihat dari cuplikannya, justru mengisahkan prekuel cerita serialnya, yang berfokus pada Gojo Satoru (Yuichi Nakamura).

Gojo di film ini justru belum menggunakan perban mata ala serialnya, namun sepasang kacamata hitam, dan masih bersekolah di Jujutsu Kaisen. Bersama kelompoknya yang masih junior, Gojo harus menjaga Riko Amanai (Anna Nagase), yang tengah dikejar sekelompok pengguna kutukan jahat.

Bagi yang sudah menonton serialnya, tentu tahu se-OP apa tokoh bernama Gojo ini. Gojo sudah menjadi guru di Jujutsu Kaisen cabang Tokyo, dan dianggap sebagai Penyihir Jujutsu terkuat di jaman sekarang.

Fans Gojo pasti tidak ingin melewatkan kisahnya saat masih muda, yang selalu terlihat keren setiap kali episode Jujutsu Kaisen berisi tokoh OP ini.

15 Agustus 2025

Film Terbaru Seri Anime Terkenal, Demon Slayer: Infinity Castle

Zenitsu yang akhirnya bisa serius (TMDB).

Kimetsu no Yaiba, alias Demon Slayer, tampaknya melanjutkan ritual film awal musim, di bulan Agustus tahun 2025 ini. Judulnya adalah Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle, yang kini sedang tayang di banyak Otaku sinema Indonesia sejak 15 Agustus.

Anime terkenal dari Jepang ini memang selalu merilis film untuk setiap musimnya, yang hingga kini mencapai tujuh film. Tidak hanya ringkasan, kadang puncak cerita setiap musimnya dirilis dalam bentuk film terlebih dahulu, sebelum dilanjutkan menjadi satu musim anime.

Memang, Kimetsu no Yaiba telah mencapai kepopuleran yang besar di seluruh dunia. Mungkin, banyak otaku dan wibu yang kangen, akan cerita berlatar budaya asli Jepang. Setelah beberapa lama, waralaba anime yang terkenal, sering tidak menceritakan kisah dari latar budaya tradisi Jepang. Bahkan, banyak diantaranya justru mengambil referensi seni populer dari seluruh dunia, yang sangat berbeda dengan budaya asli Jepang.

Padahal, Kimetsu no Yaiba tidak mengisahkan kisah yang terlalu bersejarah. Anime ini justru berlatar saat era Taisho (1912-1926), yang jelas telah masuk abad 20, dan bisa disebut sebagai awal jaman modern.

Koyoharu Gotoge sebagai mangaka-nya, mungkin mengangkat isu perubahan sosial dan masyarakat Jepang, setelah banyak terpapar dunia barat dengan orang asingnya (Gaijin). Jepang saat itu sudah membuka perbatasan untuk negara luar, mulai tahun 1853 lalu, setelah ditutup tahun 1639, saat jaman Shogun Tokugawa.

Manganya pun sangat sukses, dengan hasil penjualan seluruh dunia mencapai 220 juta kopi! Padahal, bagi yang sudah membacanya, justru gaya menggambar Gotoge tidak rapih sama sekali. Tidak terlihat teknik polesan ala digital, dengan gambaran semrawut ala sketsa tangan.

Mungkin sekali lagi, memang dasarnya manga dan anime adalah produk dari Jepang, sehingga kisah berlatar asli Jepang dengan baju yukata dan katana-nya, sangatlah dirindukan penggemarnya. Kisah kesuksean ini mirip dengan populernya manga dan anime Samurai X, yang sempat merajai anime tahun 90an lalu. Masih populer hingga kini, manganya terjual 72 Juta di seluruh dunia.

Terlebih lagi, kisah Kimetsu no Yaiba yang agak abstrak, mungkin menjadi animo tersendiri penggemarnya. Walau berlatar era awal modern, banyak visualnya tidak bisa dinalar harfiah, namun secara simbolis. Padahal, anime ini termasuk ranah shonen, yang menyajikan banyak gelut fantastis.

Sinopsis Kimetsu No Yaiba: Infinity Castle

Setelah film sebelumnya berjudul Kimetsu No Yaiba: Hashira Training, kini kisah Tanjiro bersama pasukan pembasmi iblisnya mulai mencapai titik ujung perjuangan mereka.Tanjiro, Zenitsu, Inosuke dan Nezuko akan memasuki sebuah Kastil Mistis hasil karya Muzan, sang Raja Iblis. 

Banyak iblis Bulan Atas (Kizuki) yang bersemayam di dalam Kastil tersebut, yang tentu harus dibasmi oleh Skuad Kamaboko (grup Tanjiro), bersama beberapa Hashira. Kastil mistis tanpa batas milik Muzan ini adalah perhitungan terakhir, apakah para anggota Kisatsutai (Pembasmi Iblis) sanggup menghalau lebih jauh lagi Muzan. 

Walau belum tentu di dalam kastil terdapat sang raja iblis berusia seribu tahun tahun tersebut, tetapi momen ini adalah langkah utama untuk membasmi iblis Bulan Atas, sekaligus membasmi semua rantai kejahatan Muzan.

4 Juli 2025

Anime Nyeleneh Crayon Shin-Chan Kembali di Tahun 2025

 

Nana yang terhalang Shiro, dan memarahi Shin-Chan (IMDB).

Anime nyeleneh Crayon Shin-Chan akhirnya meramaikan ranah perfilman animasi Indonesia di bulan Juli, 2025 ini. Shin-Chan memang kartun dan karakter paling menyebalkan, yang sempat tayang di Indonesia.

Penayangan anime dan rilis manganya pada akhir 90an hingga awal tahun 2000an lalu di penerbitan dan televisi nasional, menyebabkan banyak pemerhati sosial yang khawatir. Manganya memang agak mesum untuk kisah anak berumur lima tahun, dan diadaptasi langsung oleh animenya.

Mungkin tahun segitu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tengah sibuk-sibuknya, sehingga Crayon Shin-Chan menjadi target utama. Hingga beberapa tahun lamanya, anime dan manga Crayon Shin-Chan masih terus 'bergentayangan' di Indonesia. 

Saat anime dan manga Crayon Shin-Chan akhirnya berhenti tayang atau dicetak, justru diakibatkan oleh film, manga, dan anime lain yang lebih terkenal lagi di Indonesia. Sama sekali tidak ada keterlibatan dari kontroversi sebelumnya.

Khusus di Jepang sendiri, Crayon Shin-Chan adalah kisah yang sangat digemari. Kehadiran sosok anak kecil nakal Shin-Chan, bersama teman-temannya, sangat dinantikan di Jepang sana.

Memang, berbeda dengan demografi dan selera anime para WIBU dan OTAKU seluruh DUNIA, justru demografi anime selingan hidup (slice of life) adalah animo anime TERBESAR DI JEPANG! Tidak hanya anak-anak, remaja, atau para penghobinya, banyak kalangan hingga lansia, masih menonton genre anime ringan lucu ini, khusus di Jepang itu sendiri.

Nah khusus di ranah perfilman jepang, anime yang telah tayang sejak tahun 1992 ini (MyAnimeList), ternyata telah menelurkan sebanyak 31 film layar lebar! Dan penayangannya tahun 2025 ini, berjudul Crayon Shin-Chan: Our Dinosaur Story, adalah rilis film ke 32 kalinya! 

Jika film Crayon Shin-Chan terus dirilis, tampaknya akan menyaingi serial anime paling legendaris Doraemon, yang hingga kini telah merilis 44 film layar lebar! Dan Menyusul film ke-45 nya Juli ini!

Mungkin saking terkenalnya, Crayon Shin-Chan dirilis di Indonesia khusus untuk menyaingi film Jurassic Park: Rebirth, karena sama-sama bertema DINOSAURUS! (^^)

Masih dengan khas gambar karakternya yang simpel dan amburadul (walau animasi dan gambar dino-nya keren), mari kita cek film ke 32-nya, dari Crayon Shin-Chan. 

Sinopsis Crayon Shin-Chan: Our Dinosaur Story

Sebuah taman dinosaurus, yang betulan bisa menghidupkan kembali dinosaurus punah, dibuka di ibukota Tokyo. Shin-Chan (Akiko Yajima) yang tidak ingin melewatkannya, kebetulan bersama tim Kasukabe (grup anak-anak teman Shin-Chan), berhasil mendapatkan tiket khusus taman tersebut.

Saat tengah berjalan-jalan dalam taman bersama tim Kasukabe dan Shiro (anjing kesayangan Shin-Chan), mereka menemukan seekor dinosaurus kecil. Tampak terpisah dari kawanannya, dinosaurus kecil itu membujuk Shin-Chan untuk membawanya pulang. Setelah dinamai Nana, dinosaurus imut herbivora tersebut akhirnya dekat dengan Shiro, dan menjadi bagian dari keluarga Nohara.

Tidak disangka, ternyata para dinosaurus lain yang besar dan berbahaya, telah berhasil kabur dari taman tersebut. Dinosaurus lalu rusuh dan mengganggu seluruh warga di kota Tokyo. Tidak hanya dinosaurus, muncul seorang karakter lain yang mencoba menyelesaikan masalah ini, dengan mengandalkan sebuah gedung robotik raksasa!

Bisakah Shin-Chan dan kawan-kawan kabur dari seluruh masalah tersebut? Coba kita cek di seluruh sinema-sinema Indonesia bulan Juli ini!

26 Juni 2025

Anime Raksasa Jepang ala Kaijuu No. 8: Mission Recon

 

Anime Kaijuu No. 8 (IMDB).

Kompilasi anime memang semakin ramai dirilis oleh studio animasi Jepang. Di bulan Juni ini, anime terkenal berjudul Kaijuu No. 8, dirilis kompilasi dari keduabelas episodenya sebagai film, di banyak sinema penggemar Jepang ala Indonesia. Memang tidak seperti anime terkenal lainnya, Kaijuu No. 8 hanya menyajikan kompilasi saja.

Contohnya berbedanya adalah Kimetsu No Yaiba, yang sempat merilis satu kisah melalui filmnya saja, dengan kelanjutan kisahnya yang sesuai episode animenya. Dilansir dari MyAnimeList, Mugen Train dan Infinity Castle adalah dua film dari seri anime Kimetsu No Yaiba, yang memang melanjutkan ceritanya, lalu dirilis sesuai urutan animenya.

Nah, kembali ke Kaijuu No. 8, anime ini menyajikan aksi beda, walau kini tengah ramai kembali di Jepang. Tokoh utamanya dapat berubah (alias sentai atau henshin), layaknya kisah Jejepangan klasik ala Kamen Rider, Super Sentai, Ultraman, dan banyak lainnya. Animo kisah klasik ini pun sebenarnya tengah ramai di banyak anime kekinian. Contohnya adalah Chainsaw Man, Shingeki No Kyojin, Devilman Crybaby, serta Dan Da Dan.

Jadi, Kaijuu No. 8: Mission Recon cocok bagi yang ingin bernostal-gila dengan animo anime tersebut. Biasanya, para sepuh kini telah sibuk dan tidak sempat nonton anime panjang, jadi mending bisa ditonton saja kompilasinya. 

Sinopsis Kaijuu No. 8: Mission Recon

Khusus di Kaijuu No. 8, tokoh utamanya adalah Kafka Hibino (Masaya Fukunishi), yang bekerja sebagai Pasukan Pertahanan di Jepang. Kafka bukanlah beroperasi layaknya militer biasa, tetapi sebagai anggota pertahanan khusus anti monster raksasa di Jepang.

Suatu malam, saat Kafka tengah istirahat di markas Pasukan Pertahanan, sebuah monster nyamuk raksasa tiba-tiba masuk ke dalam tubuhnya. Kafka yang panik, hanya bisa menelannya saja.

Teman sekamarnya, Reno Ichikawa (Wataru Katou), ikut panik sekaligus heran, karena Kafka tiba-tiba berubah menjadi Kaijuu (sejenis monster, yang biasanya berukuran raksasa). Ternyata, kesadaran Kafka tidak berubah sama sekali. 

Walau heran, Kafka dan Reno kembali melanjutkan tugasnya sebagai Pasukan Pertahanan. Kehadiran monster dalam tubuh Kafka padahal sempat diketahui oleh salah satu anggota lainnya, yaitu Kikoru Shinomiya (Fairouz Ai). 

Khusus di film ber-sub-judul Mision Recon ini, diselipkan satu episode baru yang menyajikan kisah slice of life (selingan kisah hidup ala anime), mengenai beberapa anggota Pasukan Pertahanan yang tengah berlibur.

Jadi, silahkan nikmati saja kegalauan seorang monster, yang sempat memiliki animo Ultraman, di sinema-sinema pengagum Jepang ala Indonesia.

13 Juni 2025

Film Anime Terheboh Sedunia, Dan Da Dan: Evil Eye

 

Sepak Takraw ala Evil Eye (TMDB).

Film anime yang sangat heboh, Dan Da Dan akhirnya akan dirilis kelanjutannya. Seri pertama yang tayang dari Oktober hingga Desember 2024 lalu, memang sangat menggebrak dunia Anime Jepang. Kini di bulan Juni 2025, Dan Da Dan: Evil Eye tengah dirilis dalam format film di seluruh sinema Indonesia!

Sedikit Kisah Terciptanya Karya Dan Da Dan

Menonton Dan Da Dan di Muse Asia, kanal Youtube, pada musim pertama lalu, layaknya menonton film aksi Hollywood heboh penuh adegan gelut antara paranormal, jurig, dan alien, yang diisi banyak ledakan.

Penulis manganya, Yukinobu Tatsu memang sangatlah nyeleneh, setelah dirinya sering ditolak serial manga-nya oleh penerbit. Apalagi kondisi suasana hati Tatsu makin bercampur aduk, setelah menerima saran dari temannya sendiri, Tatsuki Fujimoto, yaitu seorang mangaka yang terkenal akan karya Chainsaw Man. 

Tatsu yang kecewa manganya selalu ditolak penerbit, lalu meminta saran pada Fujimoto. Saat itu Tatsu memang tengah bekerja sebagai asisten Fujimoto. Syarat pertama Fujimoto pada Tatsu adalah dengan membaca seratus lebih manga romansa cinta. 

Tatsu harus mendalami apa yang menjadi khas setiap hubungan antara sepasang gadis dan pemuda. Selain pengaruh romansa cerita cinta yang dibaca Tatsu, sudah sedari dulu cita-citanya adalah menulis manga aksi dengan gadis muda sebagai tokoh utamanya.

Setelah beberapa lama, Fujimoto dan Tatsu lalu berkolaborasi langsung saat mendesain cerita Dan Da Dan. Tidak lama berselang, keduanya menggambar beberapa bab konsep Dan Da Dan, yang langsung berhasil diterima oleh penerbit Shueisha. 

Fujimoto dan Tatsu yang sumringah atas keberhasilan manganya, lalu semakin menggila dengan menulis cerita Dan Da Dan, yang harus heboh, banyak aksi, nyeleneh, penuh referensi pop culture, dan berujung drama menyanyat hati.

Memang kacau dunia persilatan saat ini ya...

Sedikit Kisah Episode Pertama Anime Dan Da Dan (2024)

Dilansir dari MyAnimeList, Momo Ayase (Shion Wakayama) adalah seorang yatim piatu yang tinggal bersama neneknya, Seiko Ayase (Nana Mizuki), yaitu seorang paranormal terkenal. Seiko senang melatih Momo untuk membangkitkan kekuatan supernaturalnya. Padahal saat itu, Momo masih sekolah SMA di Jepang.

Di sekolah, entah kenapa Momo tertarik dengan Ken (Natsuki Hanae), seorang otaku (geek) pendiam yang sering dirundung. Saat keduanya tengah berdiskusi tentang buku supernatural, keduanya malah berdebat. 

Saking keduanya tertantang, Momo dan Ken pun berjanji untuk bertemu setelah sekolah. Keduanya bertemu di lokasi terowongan angker dan gedung terbengkalai di sekitar kota. Mereka bermaksud untuk membuktikan, bahwa alien atau jurig yang sebenarnya eksis di dunia.

Kisah kacau pun terjadi saat Ken dirasuki oleh jurig Nenek Turbo (Mayumi Tanaka), yang menyebabkan dirinya kehilangan kendali. Walau berhasil selamat, sesi berikutnya mereka malah diculik alien berbentuk robot Serpo (Kazuya Nakai).

Di dalam piring terbang milik Robot Alien Serpo, kemampuan paranormal Momo berhasil terpicu. Momo berhasil terlepas dari perangkap, namun Robot Alien Serpo masih saja melawan. 

Untungnya, Ken yang masih ditarget oleh Nenek Turbo, berhasil dirasuki kembali. Dengan kekuatan Nenek Turbo dalam tubuh Ken, dan pengendalian psikis paranormal ala Momo, keduanya berhasil selamat turun dari Piring Terbang, yang jatuh tepat di lokasi gedung kosong.

Saat itulah Momo tersipu malu, karena dia baru sadar bahwa nama lengkap temannya adalah Ken Takakura, yang merupakan nama seorang aktor ganteng Jepang tahun 70an lalu. Sejak saat itu, Ken dipanggil dengan nama sebutan Okarun, karena Momo sangat mengidolakan Ken Takakura. Tingkah Ken sangat mirip dengan gaya khas Ken Takakura asli.

Keduanya lalu terus berjibaku, agar Okarun tidak mudah terrasuki oleh Nenek Turbo, yang memang masih mengincar bola biji peler miliknya. Momo pun masih perlu melatih kemampuan paranormalnya oleh Seiko, dengan kejaran alien dan jurig di sekitar area kota.

Okarun, Momo, Nenek Turbo, dan Jiji bersama Evil-Eye (TMDB).

Sinopsis Film Dan Da Dan: Evil Eye (2025)

Setelah sekian lama berdua, Momo dan Okarun semakin dekat saja. Anggota skuad anti jurig alien pun semakin ramai dengan kehadiran Aira Shiratori (Ayane Sakura), yang kini telah dirasuki oleh jurig Silky Akrobatik (Kikuo Inoue). 

Silky memang ingin melindungi Aira yang dianggap anaknya sendiri, setelah kehilangan anak aslinya saat masih hidup, akibat kejaran Yakuza Jepang. Sementara Aira adalah seorang gadis muda yang telah piatu, sejak ditinggal ibunya wafat ketika masih kecil.

Sosok Aira pun menciptakan pandangan ketiga romansa mereka, karena gadis ini sangat kagum pada Okarun yang sempat menyelamatkan dirinya. Pandangan romansa keempat pun muncul saat Jin Enjouji (Kaito Ishikawa) tiba-tiba muncul di depan mereka. Jin adalah teman masa kecil Momo, yang menjadi penghalang baru bagi kisah romansa muda-mudi penuh kutukan jurig ini.

Jiji, nama panggilan Jin, yang lalu mengajak Momo dan Okarun ke kampung halamannya di Kamigoe. Jiji membutuhkan kemampuan mereka untuk mengusir jurig di rumah kediamannya. 

Selalu terjadi begitu saja, ternyata rumah miliknya adalah lokasi ritual pengorbanan bagi Ular Raksasa Pelindung Kota Kamigoe. Salah satu jurig yang pernah terkorbankan pun suka dengan kehadiran Jiji, sehingga ingin melindunginya.

Jiji pun akhirnya dirasuki oleh Mata Setan, yang menyebabkan Momo dan Ayase sulit untuk selamat dari kejaran Ular Raksasa Pelindung Kota Kamigoe. 

Bagaimanakah kisah cinta supernatural dan paranormal ala remaja kajajaden ini? Tentu dapat disaksikan di dunia cemceman ala sinema Indonesia, yang dapat dilanjutkan di kanal YouTube (jika sudah rilis).