![]() |
| Xenomorph yang mengerikan (TMDB). |
Monsterisasi kali ini, masih bertema antariksa. Melanjutkan khas film sebelumnya, justru mengarah ke Body Horor, alias semacam film Gore yang mendarah-darah dan mendaging-daging.
Film yang dibahas pun bukan sekedar film, yaitu waralaba Alien yang menjadi pionir atas sub-genre horor ini. Dirilis pertama kali pada tahun 1979 dan meraih banyak penghargaan film, Alien adalah waralaba tentang isolasi di antariksa, dengan fokus ngerinya fisik yang rusak akibat serangan mahluk asing.
Ya, masih mirip dengan bahasan Spesies Asing Invasif (SAI) dalam film The Thing. Bedanya, manusia yang berkelana ke antariksa, dan jelas bukan habitatnya. Jadi, kisah pertemuan antara Xenomorph dan manusia, adalah ironi dari kedua spesies yang keluar dari planetnya sendiri.
Film yang disukai oleh penggemar horor ini, sudah rilis hingga tujuh seri. Pertama adalah empat film yang masih diperankan oleh Sigourney Weaver sebagai Ripley, berjudul Alien (1979), Aliens (1986), Alien 3 (1992), Alien Resurrection (1997).
Adapula duo film yang 'katanya' mengungkap asal muasal Xenomorph, yaitu Promotheus (2012) dan Alien: Covenant (2017). Walau diisi adegan eksperimen awal xenomoprh, namun filmnya kurang disukai oleh pemilik lisensi Alien, Ridley Scott. Bahkan dianggap sebagai film yang ini tidak canon dengan seluruh lore.
Lalu ada film yang dianggap comeback oleh para fans Alien, yaitu Alien: Romulus dari tahun 2024 lalu. Tidak hanya mengisi banyak nominasi penghargaan film, Romulus memberi kesan dan informasi terbaru mengenai siklus Xenomorph.
Terdapat pula satu serial yang cukup menarik, karena berlatar di planet Bumi dan bukannya planet lain atau antariksa. Judulnya pun sesuai, yaitu Alien: Earth dari tahun 2025 lalu. Film ini mengukuhkan pula, bahwa Bumi sudah dikuasai oleh korporat, layaknya tema Cyberpunk.
Terakhir adalah film crossover, yaitu tergabung dengan waralaba Predator. Film Alien vs Predator telah diproduksi sebanyak dua kali, yaitu rilis pada tahun 2004 dan 2007. Keduanya sangat menarik, karena menyediakan adegan gelut fantastis antar spesies alien yang terkenal.
Jadi, bagi yang ingin memuaskan diri dengan film Alien, banyak seri yang bisa dipilih untuk ditonton.
Pada artikel ini pun, akan dibahas sedikit simbolisme mengenai kapitalisme (lagi) bagi manusianya. Bagi yang kenal waralaba ini, tentu tahu ekspedisi antariksa manusia ditujukan untuk komersil. Para astronot dan kosmonot ini tinggal di koloni atau pesawat untuk menambang sumber daya saja.
Terdapat pula referensi sains mengenai eksperimen manusia dengan Xenomorph. Tetapi karena simbol terakhirnya adalah vakumnya antariksa, maka tidak terlalu dibahas. Apalagi dengan kehadiran robot android, yang sanggup berperilaku dan berfungsi layaknya manusia.
![]() |
| Facehugger yang baru menetas (TMDB). |
Simbolisme Siklus Hidup Xenomorph
Bagi yang belum paham, Xenomorph adalah istilah bagi alien yang muncul dalam waralaba ini. Bentuknya yang khas, adalah hasil parasit yang tergabung dengan susunan sel manusia (atau korban lainnya).
Karena itu, sub-artikel ini akan membahas siklus hidup serta simbol yang menyertai tumbuh kembangnya Xenomorph.
Pertama adalah siklus dari telur, yang dihasilkan oleh Ratu Xenomorph. Terdapat simbol khusus pada Ratu ini, dan akan dibahas dalam sub-artikel mendatang. Siklus telur yang menetaskan Facehugger, justru tidak memiliki banyak simbol.
![]() |
| Facehugger yang siap membuahi (TMDB). |
Ngerinya justru saat Facehugger ini mulai mencari dan 'membuahi' manusia atau mahluk organik disekitarnya. Layaknya penis yang masuk ke vagina demi proses pembuahan embrio mamalia, Facehugger mencengkram kuat wajah korbannya, lalu memasukkan benih Xenomorph melalui mulut ke dalam tubuhnya.
Proses ini mirip sekali dengan interaksi seksual antar gender mamalia. Tentu karena film ini horor, maka tanpa adanya ijab kabul antar pelakunya.
![]() |
| Chestburster ala janin yang baru lahir (TMDB). |
Berikutnya adalah siklus layaknya ibu yang sedang mengandung, dengan korban yang belum terluka sama sekali akibat Facehugger. Namun setelah beberapa jam (yang singkat), perut korban akan terasa aneh dan mual.
Siklus berikutnya dari Xenomorph pun dimulai, yaitu sesi 'melahirkan' dari rongga dada korbannya. Layaknya janin yang penuh merah darah, Chestburster berhasil 'lahir' lalu melarikan diri untuk mencari lokasi yang aman.
Kedua sesi ini layaknya SAI dalam bentuk parasit, saat Xenomorph merusak tubuh manusia dari dalam organnya. Namun karena siklusnya sebagai binatang parasit, tentu proses ini adalah tahap bertahan hidup.
![]() |
| Kepompong Xenomorph yang sudah besar (TMDB). |
Berikutnya adalah siklus yang baru muncul dalam film terakhirnya, yaitu Alien: Romulus. Dalam film ini, akhirnya ditampilkan proses dari Chestburster, menjadi Xenomorph dewasa.
Chestburster (kecil) mencari lokasi aman yang terisolasi, untuk berubah menjadi kepompong berukuran raksasa. Xenomorph dewasa (dalam beberapa jam) pun muncul, dan siap memangsa.
Simbol yang kentara pun lebih mengerikan lagi. Bisa terlihat bahwa bentuk serta liang kepompong Xenomorph, sangat mirip dengan vagina manusia. Memang mirip, apalagi dari proses sebelumnya, struktur sel memang berasal dari manusia. Simbol yang tambah mengukukuhkan, bahwa film Alien adalah body horror dengan acuan seksual manusia.
Ditambah lagi, setiap film dari tujuh seri Alien, bahkan hingga Alien: Earth, selalu diisi dengan wanita sebagai tokoh utamanya. Kisah siklus dari Ratu Alien, hingga jadi kepompong, memang bisa dilihat dari sudut pandang seorang ibu. Jadi, semakin mengukuhkan pula bahwa film ini memang body horror yang seksual.
![]() |
| Ratu Xenomorph dan telurnya (TMDB). |
Ironi Kapitalisme di Antariksa
Kali ini justru simbolisme yang terlalu kentara sudut pandang manusianya, yaitu sistem kapitalisme yang terjadi hingga di antariksa. Para manusia dari banyak film Alien, memang berlatar insinyur dan tengah melaksanakan ekspedisi tambang.
Tema industri tambang kentara terlihat pada film Alien, Aliens, Alien 3 (Smelter), dan Alien: Romulus. Terlebih lagi pengaruh korporat besar, seperti Weyland-Yutani yang sangat dominan.
Simbol lain yang kentara dari sudut pandang Xenomorph, adalah kehadiran Ratunya di film Aliens dan Alien Resurrection. Mirip sebuah koloni semut, siklus lain dari Xenomorph adalah perannya setelah dewasa. Xenomorph akan melindungi ratunya, yang biasa disebut sebagai peran Praetorian.
Peran ini sangat penting bagi kelangsungan spesies Xenomorph, karena hanya Ratu yang sanggup bertelur, sementara Rajanya mengatur hirearki. Sebelum menjadi Praetorian, Xenomorph dewasa (disebut Warrior) bertugas untuk menculik banyak mahluk, demi dibuahi oleh Facehugger. Fungsi ini terus dilaksanakan, hingga populasi berkembang dan mereka pun berkembang menjadi Praetorian.
Simbol kentara yang bisa disejajarkan bagi manusia, yang perlu sejauh itu meraup sumber daya antariksa, dan dikirim ke koloni planet atau menuju Bumi. Sistem dan hirearki yang kuat, baik itu dari Xenomorph atau manusia yang tengah melaksanakan ekspedisi tambang.
![]() |
| Kematian yang menghadang (TMDB). |
Simbol Kematian dari Bentuk Fisik Xenomorph
Terakhir adalah simbol yang sepenuhnya visual, yaitu dari bentuk fisik dewasa (Warrior) Xenomorph. Perlu diingat, bahwa bentuk dewasa dari setiap Xenomorph ditentukan oleh spesies yang dihinggapinya.
Dalam beberapa film, seperti Alien 3, lalu Promotheus, dan Covenant, bentuk fisik Xenomorph justru kurang mirip manusia. Contohnya pada film Alien 3, Facehugger membuahi seekor anjing, sehingga Xenomorph berukuran lebih kecil, ramping cekatan, dan cepat untuk mengejar manusia.
Namun dalam sub-artikel ini, akan dijelaskan mengenai simbol dari Xenomorph yang berasal dari manusia. Dilihat sekilas, bentuknya memang mirip serangga, layaknya ironi koloni semut pada sub-artikel sebelumnya.
Namun jika dilihat menyeluruh, maka terlihat tengkorak bagian rahang, lalu tulang iga, dan struktur tubuh mirip manusia. Berwarna hitam legam tanpa adanya lapisan organ atau daging, dengan kerangka mirip manusia, justru menyimbolkan mitos yang kuat dari Xenomorph.
Yaitu, sejenis jurig kematian, yang biasanya digambarkan dengan kerangka lengkap manusia, berpakaian jubah hitam, dan membawa sabit raksasa. Ekor Xenomorph pun mirip sabit pada ujungnya, walau berukuran lebih kecil.
Simbol kematian semakin kentara pada akhir beberapa film Alien. Terjadi beberapa kali dalam akhir film Alien, saat Xenomorph terlempar keluar ke antariksa. Adegan ini muncul pada akhir film Alien, Aliens, Alien Resurrection, dan Alien: Romulus.
Ngerinya adalah sama, yaitu setiap organisme yang pintar (ala manusia) atau kuat (ala Xenomorph), akan berakhir begitu saja saat terlempar ke vakumnya antariksa.
![]() |
| Ripley dan Xenomorph yang 'jinak.' (TMDB). |
Ironi Mahluk Baru dalam Alien
Lebih ironis lagi, yaitu kehadiran robot android dalam banyak seri Alien. Walau sudah sentien dan mirip manusia, namun android kebal terhadap parasit Xenomorph. Jika diserang pun, berarti Warrior hanya penasaran dengan mahluk ini.
Mengombinasikan ironi kapitalisme dengan kematian dari waralaba Alien, berarti android adalah ciptaan manusia yang seharusnya lebih siap menghadapi sulitnya antariksa, termasuk melawan para Xenomorph. Kesulitannya pun mirip, karena Xenomorph memiliki darah yang berkarakter zat asam.
Lebih parah lagi, adalah spesies baru hasil hibrida sel manusia dan Xenomorph. Mahluk yang lebih mirip manusia ini, adalah hasil eksperimen para ilmuwan. Lebih kuat daripada Xenomorph dan manusia sekaligus, spesies ini adalah puncak fiksi dari waralaba Alien.
Hibrida ini kentara muncul dalam film Alien Resurrection dan Alien: Romulus.
Apalagi jika dikombinasikan dengan tokoh utamanya yang wanita, dan simbolisme seksual dari siklus hidup Xenomorph. Maka, spesies baru ini adalah hasil karya paling ironis dari dunia Alien.
Okeh, Wassalam.












