![]() |
| Jumbo yang terlalu berat untuk panjat pinang (IMDB). |
Industri perfilman Indonesia akhirnya menelurkan kembali film animasi pada tahun 2025, yaitu film anak-anak berjudul Jumbo. Dilansir dari IMDB, film yang dirilis akhir Maret lalu, tepatnya tanggal 31 berisi banyak bintang Indonesia, diantaranya adalah Bunga Citra Lestari dan Ariel 'Noah' sebagai pengisi suara.
Film animasi Jumbo diproduksi oleh Visinema Pictures sejak tahun 2020 lalu, dengan kontribusi dari 200 kreator, yang diarahkan oleh sutradara Ryan Adriandhy. Selama dua minggu penayangan awalnya, sekitar 2 juta 300 ribu penonton telah menikmatinya di berbagai bioskop Indonesia.
Bagi yang kangen dengan lagu pop Indonesia, Bunga Citra Lestari, Quinn Salman dan Maliq & D'Essentials mengisi film ini sebagai pengisi lajur lagu resmi. Lagu yang dibawakan mereka berjudul Selalu Ada di Nadimu dan Kumpul Bocah.
Para penikmat film yang tengah mencari inspirasi, menonton film nasional ini layak untuk mengisi akhir minggu bersama keluarga tercinta.
Sinopsis Film Animasi Jumbo
Don (Prince Poetiray) adalah nama tokoh utama di film animasi ini, yaitu seorang anak yatim piatu yang punya mimpi untuk tampil berpentas. Don ingin tampil diatas panggung, dengan menceritakan buku dongeng karangan almarhum ayah (Ariel 'Noah') dan ibunya (Bunga Citra Lestari).
Padahal, Don adalah anak kecil gembul yang dikenal kurang berbakat dan sering dirundung. Selama ini, dia diasuh oleh neneknya yang bernama Oma (Ratna Riantiarno), dan sering merasa sedih karena tidak pernah sekali pun menang dalam lomba.
Hingga akhirnya, kesempatan tersebut tiba dengan diadakannya pentas seni di lingkungan rumahnya. Bersama kedua sahabatnya, Nurman (Yusuf Ozkan) dan Mae (Graciella Abigail), mereka berlatih untuk memeriahkan pentas tersebut. Walau banyak yang mengejek, ketiga sekawan ini tetap semangat.
Namun, masalah tiba ketika buku dongeng miliknya dirampas oleh temannya yang suka merundung, Atta (Muhammad Adhiyat). Pada saat yang hampir sama, tiba-tiba arwah anak kecil muncul di hadapan mereka.
Arwah tersebut bernama Meri (Quinn Salman), yang meminta bantuan kepada mereka untuk menemukan orang tua-nya yang hilang diculik. Petualangan empat sekawan ini pun dimulai, untuk mewujudkan mimpi sekaligus mencari keberadaan orang tua Meri.
Tentu, dengan menontonnya di ajang bakat ala sinema Indonesia.








0 comments:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.