![]() |
| Anjing yang menemukan rumah sejatinya (TMDB). |
Saatnya beralih ke dua film keluarga dengan tema yang suram, berjudul Gohan dan The Sheep Detectives. Rating kedua film memang Semua Umur (SU) di sinema Indonesia, tetapi kisahnya berfokus anjing liar pada film Gohan, dan pembunuhan di The Sheep Detectives. Walau begitu, pembawaan kedua film lebih ringan dan banyak adegan lucu, sehingga cocok sebagai film untuk seluruh anggota keluarga.
Animo Film dengan Karakter Hewan dan Film Gohan
Animo film berkarakter hewan asli sempat ramai saat tahun 90an lalu, yang sedang banyak diisi oleh aktor binatang. Walau begitu, tetap dibutuhkan beberapa hewan aktor, karena tantangan saat melatih adegannya.
Contoh film berisi hewan yang bermain film, adalah Babe dari tahun 1995 lalu. Film beraktor langsung seekor babi kecil ini, ternyata berhasil melatih hewan ternak menjadi aktor film. Kisahnya pun tidak hanya di lokasi peternakan, tetapi hingga seantero desa.
Yang paling terkenal tentu waralaba Air Bud, dengan kisah seekor Golden Retriever yang sanggup bermain olahraga. Rilis pertamanya yaitu Air Bud tahun 1997, yang berkisah anjing bernama Buddy dalam belajar olahraga Basket. Berikutnya pada rilis tahun 1998, 2001, 2002, dan 2003, Buddy belajar bermain American Football, Sepakbola, Baseball, dan Voli. Film ini bahkan mengalami comeback pada tahun 2027 mendatang, dengan judul Air Bud Returns.
Tampaknya animo aktor hewan asli dalam film, ramai kembali di tahun 2020an ini. Film Gohan yang diproduksi dengan kerjasama antara sineas perfilman Jepang dan Thailand, tentu mengingatkan tentang Hachiko (1987). Film Jepang ini berkisah nyata seekor anjing, yang dengan setia menunggu kepulangan pemiliknya di depan stasiun, tahun 1920an lalu. Padahal, pemiliknya telah meninggal, dan sang anjing tetap menunggu hingga akhir hayat.
Kali ini dalam film Gohan, justru berkisah seekor anjing liar di Thailand. Bernama Gohan karena sempat dimiliki oleh warga Jepang bernama Hiro (Yasushi Kitajima), selama hidupnya anjing ini selalu berpindah tempat. Setelah Hiro perlu pulang ke Jepang, Gohan akhirnya tinggal sendiri layaknya hewan liar.
Beberapa pemilik pun menyukai dirinya, mulai dari pemilik penangkaran anjing bernama Namcha (Poe Mamhe Thar), hingga sepasang adik-kakak bernama Pele (Jinjett Wattnasin) dan Jaidee (Tontawan Tantivejakul), yang menemukannya di jalan. Kisahnya memang cukup lama, yaitu seumur hidup anjing tersebut.
Jadi, beberapa aktor anjing diperlukan, mulai dari masa kecil hingga umur dewasa. Aktor anjing tersebut bernama Kori yang memerankan masa kecil, lalu Meechok saat masih muda, hingga Hima saat Gohan telah dewasa.
Sudut pandang yang kentara dari Gohan, justru membuat film ini sangat unik. Layaknya kisah banyak hewan peliharaan, film Gohan memang berlatar anjing liar yang berjuang untuk menemukan rumah sejatinya.
![]() |
| Kambing yang sanggup memahami manusia (TMDB). |
Animo Film Hewan 3D layaknya Fabel dan Film The Sheep Detectives
Berikutnya adalah animo hewan ternak dengan format 3D-nya, yaitu Chicken Run (2000) dan Barnyard (2006). Kedua film berteknologi CGI, namun berisi banyak hewan ternak yang bisa berbicara dan melaksanakan misi khusus.
Chicken Run adalah film saat banyak ayam ingin kabur dari peternakannya sendiri. Sementara Barnyard lebih nyeleneh lagi, yaitu berbagai jenis hewan ternak yang sering berjibaku dengan gangguan luar, termasuk untuk melindungi lahan dan peternaknya langsung.
Terakhir adalah film yang tentu sudah mendunia dan selalu meramaikan perfilman serta televisi sejak tahun 2007 lalu, yaitu Shaun the Sheep. Animonya lebih mirip dengan The Sheep Detectives, yaitu kawanan kambing wol 3D yang pintar dan lucu, dan selalu menemukan sesuatu untuk dikerjakan setiap harinya di lokasi peternakan. Musim terakhir Shaun The Sheep sudah mencapai seri keenam, yang berakhir tepat Desember tahun 2025 lalu.
Bagi yang sudah menonton cuplikannya, pasti salfok dengan Hugh Jackman sebagai tokoh utamanya. Aktor dari Australia ini sering bermain dalam film pahlawan super sebagai Wolverine. Tetap saja lihai ala aktor teater Broadway, banyak film drama berisi Hugh Jackman meramaikan dunia perfilman. Contohnya adalah The Prestige (2006), Real Steel (2011), dan Les Miserables (2012).
Walau dikisahkan sebentar, Jackman kembali mengisi karakter dari peternakan, seperti dalam filmnya di tahun 2008 yang berjudul sederhana Australia (2008). Di film ini, Jackman memang berperan sebagai pengembala sapi, dalam hiruk-pikuk dan keringnya daratan Australia, negara asalnya sendiri.
Nah di film The Sheep Detectives, justru mengisahkan tentang kawanan kambing wolnya yang bisa berbicara, layaknya karya fabel. Film ini tampaknya melanjutkan animo kawanan hewan ternak, yang ternyata sangat pintar dan dapat cekatan saat melaksanakan banyak kegiatan ala manusia.
Cerita film fokus pada George Hardy (Hugh Jackman), yaitu peternak kambing wol yang damai. Setiap hari setelah urusan peternakannya selesai, George memiliki ritual khusus. Yaitu duduk di teras mobil trailer huniannya, dan mulai membacakan buku novel misteri kejahatan.
Para kambingnya pun dengan setia mendengarkan ritual setiap sorenya. Walau pura-pura tidak mengerti, sebenarnya para kambing adalah hewan yang jenius, dan dapat berbicara layaknya manusia.
Hingga suatu hari, kejadian naas pun menimpa mereka. George ditemukan tidak bernyawa pada suatu pagi, dan menyebabkan seantero kota geger. George memang dikenal sebagai peternak yang baik, dan tidak memiliki satu pun musuh.
Para kambing yang tidak rela peternaknya meninggal begitu saja, serta berbekal pengetahuan dari buku novel kejahatan, lalu berinisiatif untuk mengungkap kasus ini langsung.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.