![]() |
| Oguri Cap yang anime banget (TMDB). |
Okeh, saatnya membahas yang lebih pribadi dan personal, alias bersudut pandang yang jelas, yaitu sebagai diri sendiri. Artikel ini membahas anime dan gim viral yang cukup aneh, berjudul Umamusume: Pretty Derby. Sekaligus, menyambut rilis film Umamusume: Pretty Derby - Beginning of a New Era di sinema Indonesia.
Anime Olahraga ala Umamusume: Pretty Derby
Sebelum membahas maksud dari artikel ini, coba ditelaah terlebih dahulu anime dan gim Umamusume: Pretty Derby, yang kentara dengan referensi olahraganya. Walau sangat berlatar fantasi, dimana Umamusume adalah gadis muda yang bekerja sebagai atlet lari, idola, dan kuda fantasi sekaligus, tetapi setiap musim animenya punya topik khas olahraga yang kental.
Di musim pertama Umamusume yang berfokus pada karakter Special Week dan Silence Suzuka, adalah perkenalan awal mengenai seluruh aspek olahraga balap Umamusume yang fantastis, dan Tracen Academy yang seluruh siswinya adalah ras fantastis ala kuda ini.
Tidak hanya pengenalan dunia, musim pertama Umamusume mengenalkan pula satu hal yang cukup jarang diadaptasi pada anime olahraga, yaitu naik turunnya performa di lapangan, sekaligus prestasi sebagai hasilnya. Ya, cukup berbeda dengan banyak anime olahraga lain, justru Umamusume memiliki wacana yang cukup realistis, dimana karakternya perlu menang dan kalah, bahkan dengan performa yang variatif. Jadi, bukan hanya perjuangan untuk terus menang dan meraih juara saja.
Di musim kedua Umamusume, fokusnya adalah karakter Tokai Teio dan Mejiro McQueen, yang mirip dengan musim sebelumnya, keduanya adalah teman dekat sekaligus rival di pacuan balap. Namun, ternyata fokus cerita anime-nya bukan pada rivalitas, tetapi mengarah pada cedera para atlet. Tokai Teio dan Meijo McQueen mengalami masa Downtime (alias vakum), akibat cedera parah saat berlatih atau balap. Keduanya perlu berhenti balap selama beberapa bulan lamanya agar sembuh, sehingga banyak seri balap terlewatkan.
Di musim ketiga Umamusume, justru fokus ceritanya lebih aneh lagi. Yaitu, dengan karakter baru bernama Kitasan Black dan Satono Diamond, yang (masih) sebagai kawan dekat sekaligus rival. Berbeda lagi animonya, keduanya ternyata mengalami masalah yang berbeda.
Kitasan Black adalah Umamusume yang fisiknya kuat, sehingga tidak pernah sakit atau cedera sebelumnya. Bahkan posisinya saja adalah Front Runner, yang sulit diadaptasi sebagai strategi oleh banyak Umamusume. Sementara Satono Diamond adalah garis keturunan Umamusume yang (seharusnya) memiliki banyak peluang menang, layaknya keluarga McQueen. Namun, naik-turunnya performa di arena balap, menyebabkan Satono Diamond dan keluarganya hanya satu bagian Underdog saja.
Selain kisah keduanya yang berbeda, adapula keunikan lain dari sudut pandang karakter Kitasan Black, yang mengalami kemunduran signifikan di akhir cerita. Dirinya yang kuat, ternyata mulai mengalami cedera, hingga kemenangan di arena balap pun ikut berkurang. Jadi, maksud dari musim ketiga Umamusume ini, adalah mirip dengan Wonder Kid atau atlet yang awalnya sangat hebat, namun mengalami akhir dari masa keeamasannya.
![]() |
| Oguri Cap dan kemampuan Triumphant Pulse-nya (TMDB). |
Karena itu selama 23 episodenya, banyak perkenalan karakter, lokasi akademi, arena balap, berlatih tari ala idola, perjuangan keluarga, perpindahan klub, saingan nasional, saingan internasional, hingga banyak kisah mikro dari dunia olahraga, masuk ke dalam sesi Cinderella Gray. Justru dari seluruh musim Umamusume, Cinderella Gray adalah musim yang paling enak untuk ditonton.
![]() |
| Obey Your Master yang sudah sangat berbeda (Fandom Wiki). |
Berlatih Sendiri Tanpa Viral
Nah, sekarang saatnya membahas fokus dari artikel ini, yaitu sang Wild Joker bernama Obey Your Master. Umamusume yang satu ini, sebenarnya adalah gadis yang tidak diperhitungkan sama sekali, saat balap di musim kedua Cinderella Gray. Arena Pacuan Kuda Internasional di Jepang, memang diisi oleh banyak pesaing dari banyak negara, diantaranya adalah Toni Bianca dari Italia, Moonlight Lunacy, Michelle My Baby dari AS, dan Ellerslie Pride dari Selandia Baru.
Obey Your Masters justru berhasil memenangkan balapan ini, dan finish di garis akhir sebagai Underdog. Suatu akhir yang mencengangkan, karena Oguri Cap dan Tamamo Cross sebagai perwakilan tuan rumah, ikut kalah dalam balap yang sangat bergengsi ini.
![]() |
| Obey Your Master saat belum berubah (TMDB). |
Dari segi karakter, Obey Your Master memang bisa dianalisa lebih. Dengan visual jurusnya, yang bernama khas Wild Joker, Persona aneh ini, memang diciptakan oleh Obey Your Master, demi kesan dan sikap yang baru. Selama mengikuti balap Umamusume, dirinya belum pernah sekalipun dianggap kompetitif, apalagi Underdog. Karena itu, persona baru yang diciptakan dirinya dengan nama Wild Joker, adalah khusus untuk meraih kemenangan.
Mulai dari sikap dan pembawaan yang berbeda, cara berbicara dan berpakaian, seluruh aksesoris penampilan, dan bahkan teknik balap, telah dirubah oleh Obey Your Master, demi menciptakan persona Wild Joker ini. Padahal, dirinya adalah seorang gadis yang serius dan kalem.
Tidak hanya intrinsik, tetapi berpengaruh pula pada unsur ekstrinsik dengan observasi di luar dirinya. Sebelum tiba di Jepang, Wild Joker telah melaksanakan seluruh PR alias observasi atas lawannya, yang memiliki standar kemampuan balap internasional. Seluruh kemampuan dan kebiasaan dari pesaing, sekaligus cara eksentrik saat balap, menyebabkan Wild Joker dapat menghindari seluruh tantangan saat balapan, dan berakhir dengan kemenangan dirinya.
Seakan, Wild Joker adalah Counter Culture dari seri Umamusume itu sendiri, saat banyak pembalap yang viral dengan sendirinya. Status sebagai atlet, idola, dan ras unik sekaligus, memudahkan viral bagi mereka. Sementara karakter Obey Your Master yang menciptakan persona alias keperibadian berbeda ini, adalah hasil dari perbandingan terbaliknya, yang ternyata sanggup membalikkan keadaan dan sekaligus menang (!)
![]() |
| Wild Joker ! (Magic Planet). |
Mungkin bisa dipelajari sedikit dari Wild Joker, apalagi saat jaman medsos ini. Kadang, lebih penting dan perlu untuk berlatih sendiri tanpa pengakuan dari orang lain, alias tidak langsung viral. Dengan begitu, unsur fokus, strategi, teknik, serta cara menanggulangi pengaruh ekstrinsik dari luar, dapat dibuktikan saat waktunya tiba dan dibutuhkan.
![]() |
| Super Creek yang sangat imut (TMDB). |
Sedikit Penggambaran Super Creek dari Cinderella Gray
Okeh, saatnya beralih pada karakter unyu-unyu nan baik hati keibuan, yaitu Super Creek yang menjadi Support Card terbaik dari gim Umamusume: Pretty Derby, dan gadis Cinderella asli dari musim Spin-Off ini.
Bagi yang sudah menonton, tentu tahu bahwa kedekatan antara Super Creek dan pelatihnya yang bernama Fumino Nase, menyebabkan satu adegan yang kurang heboh, tapi sangat kentara referensi Cinderella-nya. Yaitu saat Super Creek mengalami cedera dan telapak kakinya perlu diperban, sehingga Fumino Nase perlu bersimpuh di hadapannya, untuk memakaikan sepatu. Adegan ini, tentu referensi aseli dari kisah Cinderella, saat seorang pangeran memakaikan sepatu (kaca) yang cocok, untuk menemukan dirinya.
Namun dari segi olahraga, Super Creek adalah seorang atlet lari balap yang cukup unik pula. Bagi yang bermain gim-nya, tahu bahwa Super Creek adalah pelari yang fokus pada balapan sejauh Medium (2000 - 2400 meter) hingga Long (lebih dari 2400 meter), dengan kemampuan mengisi staminanya. Memang cocok sebagai pelari jarak jauh, tetapi bukan hanya itu uniknya.
Cara berlari Super Creek adalah melangkah lebar, dengan jarak setiap kakinya berjauhan. Teknik ini berbeda dengan mayoritas Umamusume, yang mengandalkan kecepatan hentakan kaki. Jadi, jika dilihat saat berlari sendiri di depan (dalam gim), justru Super Creek terlihat sangat anggun dan indah, dan tidak seperti seorang atlit yang tengah balapan. Mungkin karena kekuatan pinggang dan tubuh bagian atas, sehingga langkah kaki Super Creek dapat selebar itu (dan cocok di arena balap Medium hingga Long).
Okeh segitu saja, lelah juga marathon ngetik.
Ciao.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.