Artikel Analisis untuk Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Alasan Dunia Berujung Post-Apocalytic ala Fallout

Lucy yang baru lulus dari Vault 33 (TMDB).

Artikel kali ini, adalah dunia yang berhasil melewati masa Cyberpunk, namun berujung akhir kiamat alias Post-Apocalytic ala Fallout. Ya, artikel ini membahas sebesar dan seberbahaya apa dunia Fallout, baik itu dari referensi gim maupun serial drama tv-nya. Tentu ada kesinambungan dengan dunia ala Cyberpunk, walau antagonis utamanya bukan (hanya) perusahaan.

Dunia Cyberpunk seperti sudah dijelaskan beberapa kali, adalah masa saat banyak perusahaan mengambil alih tatanan dunia, akibat pemerintah negara yang hancur atau tercerai berai akibat perang di masa sebelumnya. Namun, karena perusahaan berunsur utama kapitalis industri, struktur sosial bagi warganya tentu tidak berfaedah dari segi budaya, norma, dan etika.

Mirip dengan artikel sebelumnya yang berfokus pada Biohazard, dan hampir berujung Cyberpunk, justru di waralaba Fallout yang sudah lebih maju sains dan teknologinya, dunia ala Cyberpunk berhasil terlewati. Pemerintah masih berdiri dan cukup rapih dalam menjalankan sistem negaranya. Namun, pemerintah adalah satu dari banyak pihak yang sangat terkait dengan hancurnya dunia.

Pom Bensin yang hancur tapi masih ada listrik (TMDB).

Dunia Fallout yang Unik

Sebelum mengacu pada alasan mengapa dunia memasuki era Post-Apocalytic, terdapat referensi perbedaan Fallout dengan dunia era fiktif lainnya. Pertama adalah terlambatnya penemuan Transistor sebagai alat semikonduktor, sementara Vacuum Tube masih digunakan sebagai landasan banyak alat elektronik. Hasilnya, adalah banyak alat elektronik masih berukuran besar, atau fitur antar muka yang sederhana, akibat kapasitas memori yang berbeda efisiensinya.

Satu lagi adalah yang paling kentara, dan sangat berhubungan dengan slogan 'War, War Never Changes.' Slogan yang sudah diutarakan sejak gim pertama Fallout dari 1997 lalu, mengungkapkan bahwa konflik bersenjata di era kapanpun, sama sekali tidak pernah berubah. 

Khusus di Fallout, akibatnya adalah Resource War (Perang Sumber Daya) antara AS dan Komunis, tahun 2052 hingga 2077. Walau diutarakan secara gamblang dalam referensi Lore-nya mengenai Resource War, sebenarnya referensi utama untuk gim dan serialnya adalah Perang Sipil AS, yang terjadi tahun 1861. 

Perang Sipil AS adalah akibat pihak Utara dan Selatan yang berbeda pendapat mengenai perbudakan. Namun, perbudakan ini sudah menjadi istilah meme di internet dan inspirasi khusus bagi pengembang Fallout, yang sesuai dengan istilah Kapitalisme adalah jenis Perbudakan Modern.

Ya, dunia Cyberpunk dan istilah perbudakan modern memang satu padanan yang cocok. Walau di dunia Fallout langsung terlewati akibat Post-Apocalytic, tetap saja satu referensi besar namun cocok sebagai landasan konflik tanpa henti dalam dunia fiksi, khususnya gim yang banyak drama dan gelut. Cerita yang cukup unik serta landasan gim ala RPG, menyebabkan Fallout dikenang sebagai gim yang sangat berpengaruh pada dunia digital, hingga sekarang.

Cooper Howard yang harusnya sanggup menghentikan Fallout (TMDB).

Faksi yang Megalomaniac

Loncat ke masa dimana dunia Fallout sudah hancur akibat serangan nuklir, alias tahun 2161 saat latar gim dimulai, adalah masa saat banyak faksi masih bertikai dengan pandangan idealis masing-masing. Seluruh faksi memiliki visi dan misi yang sama, yaitu menjadi yang paling berkuasa. 

Namun jebakan Power Struggle tidak hanya berujung konflik, tetapi menciptakan karakter Megalomaniac bagi setiap faksinya. Karakter ini menyebabkan setiap faksi memiliki pandangan yang sangat saklek (kaku) dan militan, sehingga sulit diganggu gugat dan pasti berujung konflik. Memang latar yang cocok untuk sebuah gim yang banyak aksi dan drama.

Latar dimana dunia hancur akibat perang nuklir, sisa radiasi yang masih banyak, binatang yang bermutasi akibat terpapar radioaktif, serta kondisi dunia yang sulit dibangun karena infrastrukturnya hancur, mengakibatkan depresi berkepanjangan bagi seluruh warga di Wasteland.

New California Republic (NCR) yang dibangun oleh protagonis dari gim Fallout 2 pun, tidak terkecuali dalam segi korupnya, walau masih dapat diterima. Namun Enclave sebagai ex-militer AS, Brotherhood of Steel sebagai pemberontaknya, dan Legion yang berlandaskan Tribal alias persukuan, adalah banyak pihak besar yang masih bertikai di Wasteland, khususnya di wilayah West Coast (Pesisir Barat) AS. Seluruh faksi ini, menyebabkan slogan "War, War Never Changes" terdengar kentara di setiap gimnya.

Power Armor MK V (TMDB).

Eksperimen Sains Tanpa Henti

Paling parah di dunia Fallout, adalah banyak eksperimen yang terus digelontorkan seluruh aspeknya, yang berarti seluruh hal di Wasteland terkena imbasnya. Walau dunia sebelumnya sudah maju dengan keberadaan obat medis yang mudah ala Stimpak, lalu varian obat instan lainnya, robot yang canggih, persenjataan laser dan baju zirah Power Armor, serta sumber daya energi nuklir yang tiada habisnya, malah menciptakan kiamat. 

Parahnya setelah dunia akhirnya kiamat, yang seluruh teknologi dan sumber daya semakin sulit didapat, eksperimen ini tetap dilanjutkan. Khususnya eksperimen mengerikan dari awal setiap gimnya, yaitu dari bunker bawah tanah bernama Vault. Bunker yang seharusnya menjadi hunian utama setelah permukaan hancur, sambil menunggu dapat ditinggali, malah menjadi bahan eksperimen yang mengerikan.

Banyak eksperimen di setiap Vault-nya, yang mengacu standar eksperimen di dunia nyata. Namun hasilnya malah mengerikan, karena salah tanggap atau niatan jahat dari Vault-Tec sebagai pemilik setiap bunker Vault. 

Contohnya di Vault 11 dimana setiap tahunnya harus mengorbankan satu warga, Vault 106 dimana Hallucinogen akan dikirimkan melalui ventilasi agar warganya terpapar gila, Vault 112 yang aslinya adalah Virtual Reality, Vault 22 dimana warga menjadi korban eksperimen biologis hibrida hewan dan tumbuhan, Vault 108 yang isinya adalah kloning Gary, dan Vault 77 yang isinya hanya satu orang.

Contoh eksperimen yang mengerikan, namun ada satu Vault yang signifikan dan sangat berpengaruh ke permukaan, yaitu Vault 87. Di lokasi inilah eksperimen Forced Evolutionary Virus (FEV) dibuat, untuk menciptakan Super Mutant dan banyak mutan lainnya. Tujuannya adalah agar dunia permukaan yang hancur, dapat dihuni oleh warga yang telah bermutasi. Tujuan yang besar ini diutarakan oleh tokoh antagonis utama dari gim Fallout pertama, bernama Master alias Richard Moreau.

Ghoul dan Dogmeat yang masih damai saja di hancurnya daratan (TMDB).

Alasan Utama Fallout Tiba

Nah, bagaimana dengan alasan Fallout alias kiamat tiba dengan segala jenis kacau balaunya dunia Wasteland? Memang diutarakan dalam gim maupun serialnya, bahwa semua ini berujung pada faksi Enclave yang masih bertindak sebagai ex-militer AS, dan melanjutkan seluruh eksperimen selama 200 tahun lamanya. 

Namun, penulis memiliki satu pendapat yang sederhana, yaitu mengacu pada prinsip sains, yang berarti suatu eksperimen tidak akan berhenti atau dihentikan, apapun yang terjadi selama jenjang penelitian, dan hanya akan selesai saat Bab Kesimpulan telah dicanangkan dan ditulis dengan jelas dan tepat.

Ya, suatu prinsip yang sangat nihil, jika dibandingkan dengan hancurnya dunia akibat berbagai eksperimen. Namun hasilnya di Fallout, dunia memang hancur dan eksperimen masih dilanjutkan. Jadi berbeda dengan Cyberpunk yang kentara dengan Kapitalis Industri-nya, seluruh urusan di Wasteland adalah Megalomaniac, dimana Sains memegang penuh pendiriannya. Ya, bahkan melebihi arti kapitalis itu sendiri, yang berarti pendapatan kapital alias CUAN.

Okeh, Wassalam.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Total Tayangan Halaman

Daydreamer

Daydreamer

Label

Arsip Blog

Rekomendasi

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece