Artikel Analisis untuk Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Adu Akting antara Henry Cavill dan Jake Gyllenhaal di Film In The Grey

 

Trio yang kepalang satu arah di ranah abu (TMDB).

Sekarang ada film yang mengombinasikan duo aktor terkenal, berjudul In The Grey dengan Henry Cavill dan Jake Gyllenhaal. Film yang tayang di sinema Indonesia dengan rating R13 ini, adalah sejenis genre aksi gelut, lengkap dengan banyak senapannya.

Sebelum membahas filmnya, tentu lebih mantap dengan mengenal kedua aktor ini. Henry Cavill yang berasal dari Inggris Raya, sangat terkenal saat berperan sebagai Superman. Walau kini peran sebagai manusia terkuat di Planet Bumi sudah tergantikan, namun Cavill sebenarnya memiliki banyak kinerja di film lain. 

Cavill bahkan sempat berperan sebagai tokoh antagonis melawan Tom Cruise, dalam film Mission Impossible: Fallout (2018). Karena animo Cavill yang berbakat saat memerankan karakter brutal, maka Cavill pun mulai berperan ala Geralt of Rivia dalam seri The Witcher (2019, 2021, 2023). Adaptasi dari novel Polandia hasil karya Andrej Sapkowski memang sangat berlatar Dark Fantasy, alias layaknya Primbon Pagan terdahulu, mengambil referensi brutal dari mitologi asli Eropa. 

Kali ini dalam film In The Grey, Cavill bekerja sama dengan Guy Ritchie, seorang sutradara kawakan yang terkenal dalam sinematografi khusus drama kejahatan. Sebelumnya Cavill bekerja sama dengan Ritchie, dalam film The Ministry of Ungentlemanly Warfare (2024). 

Film paling terkenal dari Ritchie adalah duo Sherlock Holmes (2009, 2011) bersama Robert Downey Jr. dan Jude Law. Namun, kiprah Ritchie sebagai sutradara yang terkenal dimulai sejak mengepalai produksi Lock, Stock & Two Smoking Barrels (1998) dengan Jason Statham dan Snatch (2000) bersama Brad Pitt. Begitu banyak kiprah Ritchie dalam ranah drama kejahatan bersama aktor terkenal, layaknya dia adalah Quentin Tarantino dari Inggris Raya.

Berikutnya adalah aktor kontroversial bernama Jake Gyllenhaal. Aktor serba bisa ini sering memerankan karakter yang berlatar aneh, contohnya adalah Donnie Darko (2001) yang melejitkan namanya. Karakter psikopat terkenal bernama Zodiac (2007) pun sempat diperankannya. 

Lalu Gyllenhaal sempat memerankan karakter video gim terkenal dalam Prince of Persia (2010), yang dilanjutkan dengan anehnya sains fiktif dalam film Source Code (2011). Sebagai wartawan pecicilan pun sempat diperankan Gyllenhaal dalam film terkenal Nightcrawler (2014). Lalu animo sains fiktif dilanjutkan pula dalam film Life (2017), yang mengenalkan kembali ngerinya film Alien (1979) pertama.

Sinopsis Film In The Grey

Dana pinjaman sebesar milyaran dolar, akhirnya tercuri akibat pemilik dana Manny Salazar (Fisher Stevens) ditembak mati oleh penghutangnya sendiri. Namun sang pemilik hutang, ternyata berlatar bos kriminal yang tinggal di pulau terpencil.

Demi menyelamatkan dana besar tersebut, akuntan mereka perlu menyewa trio ahli dalam aksi gelut dan sabotase, bernama Sophia (Eiza Gonzalez), John Gray (Henry Cavill) dan Michael Harris (Jake Gyllenhaal). Ketiganya sudah terkenal dalam aksi non resmi di dunia gelap, walau bakatnya sangat dibutuhkan oleh pihak yang cukup mainstream.

Lokasi pulau terpencil yang sulit akses, dengan banyaknya pasukan bayaran yang brutal nan membinasa, menjadi tantangan yang sudah terbiasa bagi trio ini. Seakan kembali ke habitat asal, mereka pun mulai meramaikan hingar bingar tetembakan di area terbengkalai.

Masalahnya hanya satu, yaitu bagaimana kisah mengerikan di ujung dunia sana ini sanggup terungkap, dengan kritisnya pikiran kacau ala Ritchie, Cavill, dan Gyllenhaal. Sanggupkah kisah ini berakhir begitu saja? Jawabannya tentu ada di sinema Indonesia.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Total Tayangan Halaman

Daydreamer

Daydreamer

Label

Arsip Blog

Rekomendasi

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece