![]() |
| Baju CJ mirip seragam Nusantara (Wikimedia). |
Mungkin agak ngaco di blog yang membahas tentang referensi film, tetapi siapa pula yang tidak mengenal waralaba gim Grand Theft Auto. Ya, gim edan ini adalah mainan sejuta umat manusia, yang terpukau luasnya dunia GTA, lalu bisa curi mobil, tembak menembak, dan sebebasnya melaksanakan kejahatan.
Selain gameplay-nya yang sangat edan, cerita menjadi daya tarik utama dari GTA. Grand Theft Auto menyajikan kisah aksi dari sudut pandang kriminal, yang cukup unik dari segi sinematografi. Tidak hanya mengisahkan karakter, namun animasi, dialog serta pengisi suara yang meyakinkan pada setiap cutscene (sebelum misi), layaknya para gamer disajikan kisah dari serial film yang heboh.
Tidak heran, waralaba GTA akhirnya menjadi satu dari banyak gim paling laris sepanjang masa.
Nah, artikel ini berisi penggambaran karakter dari setiap protagonis (MC) GTA, dan fokus perbedaanya dengan Carl Johnson. Ya, karakter CJ sebagai tokoh utama dari GTA San Andreas ini, memang layak jadi bahan nostal-gila.
San Andreas memiliki kombinasi misi paling unik di setiap perkembangan ceritanya, daripada GTA lainnya. Terlebih lagi, karakter CJ yang merasa sebal dengan semua misi anehnya, yang menjadi khas dan lebih nyambung daripada MC lainnya.
Karena itu, artikel ini akan membahas terlebih dahulu banyak karakter, mulai dari Claude di GTA III, hingga GTA V yang berisi trio sociopath. Tidak dibahas Main Character dari GTA lainnya, karena mengacu ke dunia 2D tanpa voice-over (GTA I-II), atau bukan bagian dari judul utama di waralaba ini.
![]() |
| Claude yang selalu diam (Wikimedia). |
Claude dari GTA III
Okeh, mungkin sedikit saja dari karakter Claude, yang memang silent protagonist alias tidak berbicara sama sekali selama durasi gim-nya. Agak garing sebenarnya, karena tidak pernah mendengar suaranya sama sekali.
Tetapi pada jaman ini, apalagi mengacu pada banyak gim RPG, kadang karakter utama yang dimainkan tidak memiliki dialog sama sekali. Tujuannya adalah agar pemain langsung berpendapat sendiri atas gimnya, alias roleplay dari pikiran sendiri.
Selain itu, entah kenapa penulis merasa lebih nyambung dengan Claude, daripada trio sociopath dari GTA V. Claude memang didesain agar tidak berbicara, tetapi seluruh aksi menunjukkan karakternya.
Sementara trio dari GTA V, sudah terlihat agak gila alias sociopath, dan tidak punya karakter yang bisa dikenang sama sekali (termasuk gim dan ceritanya). Daripada membahas GTA V yang akan dibahas nanti, lebih baik kembali ke GTA III.
Karakter Claude sempat muncul pula di GTA: San Andreas. Claude yang muncul tahun 1992 di San Andreas, masih tidak berbicara sama sekali. Namun memiliki andil yang besar, karena berhasil 'merebut' Catalina dari CJ, yang akhirnya menjadi pemicu utama Claude menjadi MC di GTA III (tahun 2001).
![]() |
| Tommy Vercetti yang perlente (Wikimedia). |
Tommy Vercetti dari GTA Vice City
Untuk GTA: Vice City, Tommy Vercetti bukanlah orang biasa. Dirinya adalah veteran mafia di kota pesisir laut ini, pada tahun 1986 lalu. Tidak hanya lihai dalam senjata, senapan, dan seluruh modus operandi, namun Tommy terlihat begitu perlente. Ya, Tommy memang veteran dari dunia mafia yang kejam, karena sebelumnya sempat bergabung dengan Keluarga Forelli.
Karena itu, tingkahnya yang hebat dan percaya diri, serta misi yang mulai menggila di Vice City, seakan menyiratkan kehebohan kriminal di daerah yang sebenarnya cukup aman. Sebagai veteran, sebenarnya Vice City tidak memberi banyak tantangan bagi Tommy. Hanya sedikit misi edan di kota ini, tetapi memberi kesan bahwa MC yang satu ini sudah terlalu lihai dalam menjalankan aksinya.
Bahkan dari segi personal, Tommy bisa disebut sebagai karakter anti-galau. Saking lihai dan mengacu pada hasil setiap misinya, karakter ini tidak pernah terlihat ragu sama sekali. Jika dibandingkan dengan istilah brain-rot jaman sekarang, Tommy Vercetti adalah karakter yang memiliki Aura Farming terbesar dari GTA.
![]() |
| Niko Bellic yang sangar (Wikimedia). |
Niko Bellic dari GTA IV
Kalau yang satu ini, adalah MC yang punya misi paling galau dari seluruh GTA. Ya, Niko Bellic adalah seorang veteran perang di Eropa, yang harus berangkat menuju Liberty City demi mencari pengkhianat dari skuadnya dahulu. Seperti istilah bule, misi ini layaknya 'needle in haystack', yang artinya 'mencari jarum diantara tumpukan jerami,' alias sangat sulit.
Padahal awalnya Niko tiba di LC untuk memulai hidup baru, bersama sepupunya yang bernama Roman Bellic. Sayangnya, seperti kisah karma tiada henti bagi veteran perang ini, jalur kekerasan terus mengejarnya.
Niko sebenarnya telah mencapai tahap psikopat di seri ini, bahkan melebihi seluruh MC dari GTA lainnya. Apalagi dengan trauma dari pengalaman berperang di masa lalu, yang menjadikannya seorang ahli kekerasan yang PTSD.
Namun dari segi sifat, sebenarnya Niko adalah karakter yang sedih. Entah berapa banyak dirinya kehilangan teman dan keluarganya, akibat jalur kekerasan yang selalu menghantuinya. Baik itu akibat pilihannya sendiri, atau jalur yang ada di sekitar lingkungannya sejak lahir.
Walau dari segi gameplay, seri GTA IV adalah yang paling biasa saja, namun kisah Niko mencapai garis akhir sangatlah dramatis. Bahkan cocok sebagai kisah yang melo-dramatis dari dunia kriminalitas, dimana para karakter banyak menanggung akibat dari jalur kekerasannya.
![]() |
| Trio socipath GTA V (Wallpapers). |
Sekarang satu seri yang penulis tidak suka sama sekali, berisi Michael de Santa, Franklin Clinton, dan Trevor Phillips dari GTA V. Anggap saja ketiga karakter ini sebagai trio sociopath, karena penulis malas menulis namanya.
Bisa dibilang dari segi karakter dan gameplay, menurut penilaian penulis sendiri, seri GTA V adalah yang paling jelek dari semuanya. Bahkan lebih jelek dari spin-off GTA, yang bukan bagian utama kisahnya.
Ketiga karakter hanya cocok disebut sociopath, yang susah relate alias nyambung dengan karakter lainnya, serta kita sebagai pemainnya (?). Entah arahan dialog, sinematografi, atau memang desain karakternya, yang susah diterima sama sekali di San Andreas tahun 2013 ini.
Bahkan awal setiap misi di GTA V pun kurang asyik, akibat ketiga karakter yang cuman yapping gak jelas sebelum misi dimulai. Berbeda dengan seri sebelumnya, sesi cutscene sebelum dan setelah misi terasa seperti pengenalan, briefing, dan bahkan epilog dari suatu kisah. Namun dari GTA V, adegan dan misinya justru kurang nyambung.
Selain geje misinya, trio sociopath seperti didesain untuk meramaikan reality show saja. Saat GTA V sedang diproduksi dan akhirnya dirilis tahun 2013, di televisi sedang ramai sub-genre reality show. Acara semacam ini mirip kisah pansos yang dipaksa bermain peran pada satu tempat, agar bisa yapping tanpa henti hingga membuat drama. Ya, jenis acara yang sangat maksa, dan malah menjadi inspirasi bagi desain cerita GTA V.
Bahkan konsep ceritanya pun lebih ngaco lagi. Dibanding tiga seri sebelumnya yang saling nyambung, GTA V menurut Rockstar sebagai pengembangnya, adalah bagian dari dunia lain (hah?). Ya, GTA V adalah bagian dari konsep multiverse, dan terpisah dengan seri sebelumnya. Jadi, seluruh kisah dari GTA III, Vice City, San Andreas, dan IV, sama sekali tidak berhubungan (canon) dengan GTA V. Semakin tidak nyambung saja seri ini.
Bahkan bagi penulis, istilah generasi brain-rot jaman sekarang pun, bakal susah nyambung dengan seri terakhir dari GTA ini. Mungkin akan ada perubahan di GTA VI, saat penulis akhirnya pensiun dari gaming (haha).
![]() |
| CJ yang sudah menjadi bagian Groove Street (Reddit). |
Isekai-nya Carl Johnson sebagai Main Character dari GTA: San Andreas
Nah, saatnya membahas The GOAT, alias The Greatest of All Time di San Andreas, bersama karakter utamanya Carl Johnson. CJ sebagai karakter, memang terasa isekai dibanding seluruh MC GTA lainnya. Mengapa? Karena karakter ini selalu heran, kelimpungan, hingga menyesal di akhir setiap misinya (haha).
Isekai-nya CJ pun telah dimulai sebelum kisahnya di Los Santos, dengan pergi dari seluruh keluarga, teman, dan geng-nya. CJ selama bertahun-tahun tinggal sendiri di Liberty City, dengan hidup lebih damai. Walau kadang ikut berandil dalam aksi kejahatan, namun hanya saat dibutuhkan saja, sementara dirinya mencari jalur halal di LC. Karena itu, tabungannya hanya sedikit saat kembali pulang ke Los Santos, pada tahun 1992 saat GTA: SA dimulai.
Bagi yang sudah menamatkannya, tentu tahun bahwa GTA: San Andreas berisi misi paling variatif dan menggila. Seakan dunia San Andreas berisi kota Los Santos, San Fierro, dan Las Venturas adalah sandbox yang bisa memainkan apa saja. Seluruh kisah dan misi di GTA: SA memang menyimbolkan, kisah 'from zero to hero' ala Carl Johnson alias CJ.
Kisah CJ dimulai di Los Santos saat mengenal kembali dunia gang ala wilayahnya (Groove Street), hingga terjebak di Red County akibat dijebak polisi korup, lalu memulai bisnis di San Fierro, dan berujung menyerobot banyak info di Las Venturas untuk dapat kembali ke Los Santos.
CJ selalu diberi misi dan aksi yang diluar nalar, namun berhasil selesai dan seperti biasa, dirinya menyesal setelah beres. Seluruh misi yang dilaksanakan CJ, layaknya minat menggila ala Truth, yang kerjanya hanya melinting rokok saja.
CJ sebenarnya ingin memulai hidup bersih. Contohnya adalah saat memulai bisnis bengkel otomotif, ketika baru tiba di kota San Fierro. Walau begitu, jalur kekerasan tetap menyusulnya, akibat konstruksi gedung di sebelah garasinya, yang memaksa dirinya beraksi kembali.
Bahkan ketika tiba di Las Venturas, CJ pun berhasil akibat membantu Wuzi selama beraksi di San Fierro. Dirinya memang mencari pengkhianat geng-nya dari Los Santos, bersama banyak kawan barunya.
Bahkan pas kembali ke Los Santos, CJ seakan diberi kisah redemption arc-nya. CJ berhasil menyelamatkan Madd Dogg di Las Venturas, yang buku lirik lagunya dicuri oleh CJ demi membantu kawannya OG Loc, saat masih di Los Santos.
Dengan membantu Madd Dogg dan merebut kembali buku lirik dari tangan OG Loc, CJ berhasil jadi manajer artis terkenal ini, dan berhasil 'epic comeback' di Los Santos. Dibanding banyak karakter MC lainnya dari GTA, CJ adalah satu-satunya yang memiliki 'redemption arc'.
Ya, kisah di San Andreas memang memiliki banyak referensi Black Culture beserta para imigran di AS sana. Walau begitu, konyolnya CJ yang selalu bingung dengan misi, namun berhasil mencari jalur yang sesuai, menunjukkan bahwa MC kita ini punya aura yang tepat sebagai THE GOAT.
"Ah Sh*t, Here We Go Again,"
![]() |
| Meme ala CJ (YouTube). |













Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.