Analisa Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Mencari Teman Baru dari Dunia Lain di Film Cerita Lila

Lila dan Lili yang terpisahkan dunia (TMDB).

Film kali ini cukup menarik dari sudut pandang karakternya, berjudul Cerita Lila, yang tayang di sinema Indonesia dengan rating umur D17 (17 Tahun Keatas). 

Uniknya ada pada sudut pandang karakter bernama Lila, yaitu arwah gadis cilik yang mencari saudari kembarnya selama ini, dalam rumah kediaman yang sudah lama ditinggalkan. Lebih uniknya lagi, karakter Lila akhirnya menemani anak yang baru saja pindah ke rumah tersebut, bernama Nia.

Animo Horor Berlatar Rumah

Sebelum membahas sinopsisnya, tentu penulis ingin FOMO dengan rekomendasi beberapa film berlatar rumah. 

Sempat diobrolkan dalam beberapa artikel, bahwa media rumah adalah lokasi yang sering berubah menjadi keramat. Saking angkernya, rumah berubah menjadi media horor, dan dihinggapi lalu didiami oleh banyak mahluk mistis. Padahal, pikiran yang sehat mengenai nostalgia indah, bersama keluarga dan kawan, dalam rumah dapat menghalau gangguan mistis manapun. 

Sebelumnya pada bulan April lalu, terdapat film FOMO medsos dengan teknik Found Footage, berjudul Don't Follow Me dari studio BlumHouse. Januari sebelumnya, film unik mengenai rumah angker yang terkombinasi dengan cerita rakyat dirilis, berjudul Penunggu Rumah Buto Ijo

Lalu di Oktober tahun 2025 terdapat beberapa film rumah angker. Jeropoint merilis film Getih Ireng, bersama Titi Kamal dengan efeknya yang brutal. Film berikutnya adalah unik, berjudul Good Boy dengan tokoh utama dan sudut pandang dari seekor anjing. Dibalik Pintu Kematian adalah khas horor Nusantara, yang berlatar pesugihan di rumah angker.

Di bulan September, terdapat film pindahan rumah berjudul Dia Bukan Ibu. Nah, khusus di bulan Agustus dan Juli, justru filmnya berasal dari luar, yaitu Together dari Hollywood, Tomb Watcher dari Thailand, dan Noise dari Korea Selatan. 

Seluruh film menggunakan media rumah, yang berbeda dengan arahan film horor lain, dengan banyak media seperti hubungan batin, benda sakti keramat, hingga santet atau kesurupan. Kadang yang keramat serta angker, adalah gedungnya itu sendiri. 

Animo ini sempat populer oleh film Jepang terkenal, berjudul Ju-On dari tahun 2000 lalu. Menurut penulis, Ju-On memang aneh, karena terus diproduksi tanpa henti waralabanya, padahal yang meninggal (karakternya) berjumlah ratusan. Ya, di setiap akhir filmnya, jumlah korban rumah angker mencapai belasan (WTF). 

Padahal (menurut penulis) walau alasannya mistis, supernatural, paranormal, atau gangguan meta lainnya, mending rumah angker dibongkar saja. Apalagi korbannya mencapai ratusan ala film Ju-On. 

Memang terdapat stigma rumah angker di Jepang sana. Properti semacam ini, berlatar apapun juga, bisa dikurangi biaya sewa hingga setengah dari standarnya.

Sinopsis Film Cerita Lila

Tentu, sinopsis film Cerita Lila adalah kisah horor properti rumah, yang perlu dijual oleh agen real estate. Selama rumah belum dijual, maka tokoh utamanya perlu tinggal dalam rumah yang sudah lama ditinggalkan. 

Shareefa Danish pun kembali, dan untuk kesekian kalinya, berperan sebagai jurig (lagi). Kini, Danish perlu meneror dua aktris cilik yang baru naik daun, bernama Myesha Lin dan Firzanah Alya. 

Tari (Lutesha) adalah seorang ibu tunggal, yang bekerja sebagai agen perumahan. Dirinya tinggal berdua dengan anaknya, Nia (Myesha Lin) dalam sebuah rumah tua, yang terbengkalai.

Namun, rumah tersebut ternyata telah memiliki penghuni dari dunia lain, bernama Lila (Firzanah Alya). Selama ini, arwah gadis cilik tersebut masih mencari saudari kembarnya yang bernama Lili. Karena melihat sosok Nia yang masih seumuran, maka keduanya pun menjalin persahabatan, layaknya teman imajiner.

Namun, kisahnya semakin mengerikan, dengan Tari yang tidak cuan pula, hingga kesurupan mahluk lain. Entah jurig mana yang merasuki Tari, sehingga Lila perlu melindungi Nia dari segala petaka supernatural. 

Mungkin konflik dunia ini, akan menguak keberadaan Lili, dan alasan mengapa Lila masih terjebak dalam rumah angker.

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Logo Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Rekomendasi

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece