Analisa Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Joe Taslim dan Yayan Ruhian Beraksi dalam Film China, The Furious

Kisah kedua penyintas (TMDB).

Okeh, saatnya kembali beraksi dalam film gelut, yang seharusnya ramai dan bukan dari ranah dunia lain ala film horor. Kali ini adalah film China berjudul The Furious, yang tayang dengan rating umur D17 (17 Tahun Keatas).

Unik filmnya tentu berlatar dua karakter hebat, yang diperankan oleh dua aktor dari Indonesia yang rajin Go International. Keduanya adalah Joe Taslim dan Yayan Ruhian, yang sangat berbeda pembawaan dan khas gelutnya.

Bagi yang sudah mendengar judulnya, tentu tahu bahwa film ini adalah rilis tahun 2025 lalu. Namun baru bisa tayang internasional, setelah lisensi distribusinya dibeli oleh LionsGate Film.

Kiprah Internasional Joe Taslim dan Yayan Ruhian

Aktor beladiri Nusantara, memang sering melanglangbuana di ranah film sedunia. Tentu Joe Taslim, Yayan Ruhian, Cecep Arif Rahman, dan Iko Uwais mulai naik pamor sejak film The Raid dari tahun 2012 dan 2014 lalu. Namun, yang paling rajin mengisi film internasional adalah Joe Taslim dan Yayan Ruhian.

Keduanya memang memilih jalur berbeda dari Iko Uwais, yang membangun studio film bernama Uwais Pictures. Studio ini berhasil merilis film Timur pada bulan Desember 2025 lalu, yang masih diperankan langsung oleh Iko Uwais. Menyusul pada bulan April tahun ini, film Ikatan Darah tanpa campur tangan lebih dari Iko Uwais pun dirilis, dengan khas gelut preman Nusantara.

Sementara dari Joe Taslim, semenjak menjadi aktor pendukung dalam film Fast & Furious (2013), dirinya mulai sering berkiprah di film luar negeri. Lalu Taslim masuk dalam film terkenal lainnya, berjudul Star Trek Beyond (2016). 

Kiprah peran internasional Taslim, mulai dirasa saat memproduksi serial Warrior (2019). Bersama sutradara lokal terkenal Timo Tjahjanto, Taslim akhirnya menarik perhatian internasional dalam film Night Comes for Us di tahun yang sama.

Joe Taslim akhirnya berandil besar dalam film laga adaptasi gim terkenal, Mortal Kombat (2021). Perannya sebagai Sub-Zero pun, dilanjutkan dalam Mortal Kombat II di tahun 2026 ini, yang rilis pada bulan Mei lalu.

Khusus Yayan Ruhian, justru baru berperan sebagai cameo dalam film Si Paling Aktor, di bulan Oktober 2025 lalu. Berbeda dengan Taslim, Yayan Ruhian memiliki peran yang lebih kentara (dengan gelutnya) saat berkarya di luar negeri. 

Awalnya hanya menjadi aktor pendukung dalam film Star Wars Episode VII (2015), Ruhian mulai terkenal dengan filmnya di Beyond Skyline (2017). Sekuelnya di tahun 2020 berjudul Skylines, mengukuhkan aksi Mad Dog di ranah internasional. 

Tentu sangat perlu diingat dalam film John Wick: Chapter 3 - Parabellum, saat Yayan Ruhian bersama Cecep Arif Rahman yang bertarung dengan Keanu Reeves, dalam sesi gelut yang unik. Berikut bersama Bill Skargard, Yayan Ruhian bertarung kembali dalam film Boy Kills World (2024). 

Dengan akting Joe Taslim dan liarnya Yayan Ruhian, tentu menambah dinamika gelut ala film China ini. Apalagi dengan kehadiran Xie Miao dari China dan Jeeja Yanin dari Thailand, The Furious pun digadang sebagai film aksi terbaik dalam satu dekade terakhir.

Sinopsis Film The Furious

Akibat masalah kriminalitas di Hong Kong, Rainy (Yang Enyou) pun menjadi korban penculikan oleh preman setempat. Ayahnya yang berlatar petarung, Wang Mei (Xie Miao) tidak rela anaknya diculik sebagai bahan pemerasan.

Bersama Navin (Joe Taslim) yang aselinya berlatar jurnalis, Wang Mei beraksi untuk menyelamatkan Rainy dan menguak rantai kejahatan di Hong Kong. Tidak hanya berlandaskan pepatah 'pena lebih tajam dari pedang', keduanya (secara harfiah) menggunakan kepalan tangan, sepakan kaki, dan senjata mematikan demi membasmi siapa pun yang menghalangi jalannya.

Mulai dari lokasi bar remang yang diisi pemabuk setia, lalu arena MMA yang dikelola oleh Triad menggila, keduanya terus berjibaku demi menebas apapun yang maju dan melawan mereka. Yayan Ruhian sebagai Tak pun muncul dengan busur panahnya, demi meramaikan aksi bernuansa edan, bermaksud apapun juga (asal bisa gelut). 

Tanpa ada asa yang binasa, kedua tokoh utama harus berduel dengan Tak dan Pak Lung (Joey Iwanaga) sebagai bos kawasan tersebut, demi mengukuhkan siapa yang sebenarnya jagoan di masa kini.

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Logo Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Rekomendasi

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece