Analisa Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Melanglang Buana Bersama Supergirl untuk Pesta di Matahari Merah

Supergirl yang santai bersama Krypto (TMDB).

Hampir satu tahun lamanya, sejak film terakhir pahlawan super DC dirilis. Sempat menjadi cameo saat akhir film Superman di bulan Juli 2025 lalu, Supergirl akhirnya tiba dengan heboh di sinema dunia saat akhir minggu ini. 

Mirip dengan arahan James Gunn sebagai wakil CEO DC Studios pada Superman, kini film pahlawan super DC terlihat meriah yang penuh warna ala buku komiknya.

Karakter Supergirl ala Milly Alcock

Dengan rating umur R13 alias cocok sebagai tontonan remaja, Supergirl yang diperankan oleh Milly Alcock memang memberi pembawaan berbeda. Superman (David Corenswet) berpendirian baik, sementara Supergirl memberi kesan acak-adut dan suka pesta di antah berantah. Padahal keduanya masih sepupu dekat.

Superman alias Kal El alias Clark Kent, sempat berkomunikasi dengannya dari Bumi melalui kubah esnya bernama Fortress of Solitude. Kal El mengukuhkan bahwa Kara Zor El alias Supergirl tidak perlu mencari lokasi sisa ras Kryptonian lagi.

Memang dari segi Kal El yang tinggal di Bumi seumur hidupnya, planet Biru ini adalah tempat tinggalnya yang perlu dilindungi. Dalam film sebelumnya pun, Clark yang bekerja sebagai jurnalis lebih banyak mengurusi rusuhnya politik Bumi dan segala jenis manusianya.

Sementara Kara lebih sering di planet lain, demi mencari entah apa atau sekedar pesta dan mabuk di Tata Surya ber-Matahari warna merah. Selama ini hanya anjing bernama Krypto, yang menemani Kara selama perjalanan.

Kembali ke dinamika Kara dan Kal, dengan mengesampingkan sifat dan niatnya yang berbeda, keduanya sangat dekat dengan Krypto. Bahkan mirip dengan film Superman, Krypto menjadi fokus untuk kedua kalinya dalam film Supergirl. 

Kara yang direkrut pasukan bayaran jahat antariksa untuk membasmi suatu koloni, menolaknya dan menyebabkan Krypto tertembak oleh racun kuat. Entah apa yang merasuki tim DC dengan kisah pahlawan super dan peliharaannya ini, seperti melanjutkan animo saat Krypto diculik oleh Lex Luthor dalam film Superman.

Layaknya waralaba John Wick bersama Keanu Reeves dari tahun 2014 lalu hingga sekarang, semuanya memang diawali akibat seekor anjing peliharaan yang dibasmi saat awal film. Tampak seperti awal kisah sederhana, tetapi membuka banyak world-building dan lore dari waralabanya.

Sesuai dengan penggambaran dunia yang akan dikenalkan dalam Supergirl, karakter Kara sebagai manusia Kryptonian pun memiliki perkembangan karakter sendiri. Clark Kent yang memiliki pembawaan lebih mirip dengan komiknya, alias baik dan penuh harapan, baru dikenalkan DC Studios dalam film Superman. 

Tampaknya Kara akan diberi character development yang mirip, namun dengan sifat dan latar dunianya yang jauh berbeda dengan Kal El. Dunia antariksa yang lebih kacau daripada Bumi, serta kegalauan Kara dengan posisinya sebagai ras terkuat, akan dijelajahi lebih mendalam dalam Supergirl.

Karakter Lobo ala Jason Momoa

Terakhir tentunya adalah karakter yang telah ditunggu selama ini, bernama Lobo yang diperankan oleh Jason Momoa. Karakternya berlatar sama, sebagai individu terakhir dari rasnya sendiri, yang memberi dinamika bagi Kara sebagai Kryptonian. Namun perlu diingat, jika latar belakangnya masih mirip dengan komik, maka Lobo adalah karakter yang sangat brutal sejarahnya.

Jason Momoa sebagai Lobo pun sangat cocok, karena dirinya memang fans karakter ini. Setelah membintangi karakter Aquaman dari film Batman v Superman (2016), Justice Leage (2017), Aquaman (2018), The Flash (2023), dan Aquaman and the Lost Kingdom (2023), Momoa tampaknya mereka ulang dirinya sendiri sebagai Lobo dalam Supergirl.

Tingginya yang mencapai 193 centimeter, rambut dan janggutnya yang panjang, serta alisnya yang khas, seperti aktor yang dilahirkan demi peran Lobo ini. Bahkan ada beberapa fans DC yang menyimpulkan, bahwa Jason Momoa sebagai Lobo, layaknya Hugh Jackman sebagai Wolverine dari Marvel.

Bagi yang menunggu aksi dari pahlawan super DC, Supergirl adalah tontonan yang sangat dinanti. Apalagi tanpa hingar-bingarnya Clark Kent sebagai jurnalis, dan mengenalkan kembali epiknya dunia fantasi ala pahlawan super dari DC.

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Gambar Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Arsip Blog

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif
Klik Gambar Menuju Laman Monsterisasi

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis
Klik Gambar Menuju Laman Cerpenhor

Rekomendasi Artikel

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece