Analisa Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Proses Hukum yang Menggugat Facebook dalam Film The Social Reckoning

Frances Haugen yang diperankan oleh Mikey Madison (TMDB).

Setelah sekian lamanya, kisah situs Media Sosial yang bermasalah pun, diadaptasi kembali dalam film The Social Reckoning. Mirip film sebelumnya yang berjudul The Social Network pada tahun 2010 lalu, film ini layaknya sekuel langsung. Film ini berdasarkan kasus di dunia nyata, maka cukup berat untuk ditonton. Karena itu, rating umurnya pun tinggi, yaitu D17 (17 Tahun Keatas).

Bagi yang tahu nama sutradaranya, ternyata Aaron Sorkin sempat berandil pula dalam film The Social Network. Saat rilis tahun 2010 lalu, Sorkin adalah penulis naskahnya, sementara sutradaranya adalah David Fincher. 

The Social Network dari Tahun 2010

Saking menariknya kisah awal penciptaan Facebook ini, The Social Network berhasil meraih 25 nominasi penghargaan dan memenangkan 12 diantaranya. Dua contoh penghargaan yang paling sukses, adalah memenangkan Naskah dan Editing Film Terbaik dari Oscar's Academy Awards.

Film ini pun sempat melambungkan nama Jesse Eisenberg, yang memerankan langsung Mark Zuckerberg sebagai pencipta Facebook. Kisahnya memang berisi gonjang-ganjing seorang kreator, karena masalah hak cipta dan kepemilikan saham perusahaan. 

Dalam film ini, Zuckerberg digambarkan sebagai seorang plagiat, karena menyontek format situs forum untuk mahasiswa Harvard. Jaman tersebut, penggunaan medsos memang masih terbatas sebagai forum para mahasiswa dalam satu kampus. 

Mengikuti jejak Friendster dan MySpace, Zuckerberg berhasil menciptakan Facebook yang lebih sukses sebagai Media Sosial di Internet. Dirinya pun sempat bermasalah dalam ranah hukum akibat kreasi Facebook.

Drama  besar lainnya dalam film ini, mengisahkan hubungan Zuckerberg dengan mitranya sendiri, bernama Eduardo Saverin yang diperankan oleh Andrew Garfield. Keduanya bertikai akibat masalah kepemilikan saham, padahal Saverin adalah seorang penemu (co-founder) Facebook, yang pertama kali memberi modal bagi rekayasanya. Urusan hukum pun terjadi diantara keduanya.

The Social Reckoning dari Tahun 2026

Nah, setelah jeda 16 tahun lamanya, film The Social Reckoning adalah sekuel yang (terpaksa) kembali diproduksi, akibat gonjang-ganjing dalam perusahaan Meta sebagai pemilik Facebook. Berbeda dengan kisah pada tahun 2010, film ini berisi masalah yang lebih luas lagi, dan tidak terfokus pada urusan internal saja.

Seperti sudah diutarakan sebelumnya dalam artikel Sejarah Media Sosial, The Social Reckoning adalah hasil dari masalah besar Facebook sebagai format Medsos di Internet. Sejak tahun 2021 lalu, puluhan Jaksa Wilayah dari berbagai Negara Bagian AS, menuntut hukum kepada Meta. Masalahnya adalah batasan penggunaan MedSos bagi anak dibawah umur.

Perkembangan kasus ini di tahun 2026, adalah 47 Jaksa Wilayah yang menuntut perubahan Facebook dan Instagram sebagai bagian dari Meta. Dalam kurun waktu kuartal kedua 2026 saja, Meta sudah menghabiskan dua milyar Dolar AS demi proses hukum ini. Padahal tuntutannya cukup teknis dan wajar, yang beberapa diantaranya sudah diterima oleh Meta. 

Beberapa tuntutan yang sudah diterima Meta adalah harus menghilangkan jumlah 'like' dalam postingan Facebook dan Instagram, verifikasi umur dengan batasan 13 tahun bagi penggunanya, membatasi penggunaan hingga dua jam per hari bagi pengguna remaja, dan batas penggunaan saat malam hari (layaknya jam malam).

Sementara untuk filmnya sendiri, justru mengadaptasi kisah awal gonjang-ganjing Facebook. Plot utamanya berkutat pada seorang wanita mantan pegawai Meta, bernama Frances Haugen (diperankan oleh Mikey Madison). Haugen membocorkan data berbahaya bagi pengguna, yang disembunyikan oleh Facebook. Bersama reporter investigasi bernama Jeff Horwitz (Jeremy Ellen White), kontroversi ini akhirnya terpublikasi di media Wall Street Journal.

Selama tahun 2021 lalu, tidak hanya kisah ini viral di banyak media massa, namun sempat diproses hukum oleh Kongres AS. Hingga akhirnya menarik wacana dari para Jaksa Wilayah di banyak negara bagian AS pada bulan Oktober 2021. 47 Jaksa Wilayah menuntut proses hukum kepada Meta, demi meminta tanggung-jawab dan perubahan MedSos di masa mendatang. 

Semuanya ditujukan, demi keamanan MedSos bagi penggunanya, dan khususnya untuk pengguna dibawah umur. Karena itu, film The Social Reckoning adalah sejenis dokumenter sekaligus dramatisasi kasus dari dunia nyata. Saking besar sosok Mark Zuckerberg (Jeremy Strong) dan perusahaan Meta-nya, film ini menjadi acuan khusus untuk kasus MedSos yang masih berlangsung proses hukumnya hingga sekarang.

Jadi, bagi para penggemar film yang akan menontonnya, perlu fokus dengan banyak hal dalam film ini. Apalagi banyak adegannya, yang berlatar di sebuah persidangan, lengkap dengan berbagai istilah hukum dan pasal-pasal yang dilansirnya.

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Gambar Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif
Klik Gambar Menuju Laman Monsterisasi

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis
Klik Gambar Menuju Laman Cerpenhor

Rekomendasi Artikel

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece