![]() |
| Umar Bakri yang heran mengapa perlu viral kontroversial (TMDB). |
Naaah, saatnya film yang berkisah tentang guru kembali, di film berjudul Belum Ada Judul, yang kini tengah tayang di sinema Indonesia.
Sebelum menanggapi filmnya, dimana tokoh utamanya bermasalah akibat viral setelah menampar siswanya di sekolah, mari kita cek kasus sebelumnya (yang entah mengapa baru-baru ini terjadi).
Sebelumnya pada Oktober lalu, ratusan siswa mogok belajar di salah satu SMAN, tepatnya di Provinsi Banten. Masalahnya pun nihil, akibat kepala sekolahnya menampar seorang siswa yang merokok di wilayah sekolah, lalu didispensasi untuk tidak bisa bersekolah (sementara).
Lucunya, banyak siswa di sekolah tersebut malah unjuk rasa, lalu mogok sekolah, demi mendukung siswa yang jelas-jelas bersalah. Tampaknya jaman 'bendera bajak laut' kini telah merubah banyak pandangan 'generasi doomscrolling' saat ini.
Terasa bodoh memang, dan tampaknya cocok bagi yang terbawa konten dan tiba-tiba ingin membakar gedung DPR. Ada pula kasus bakar-membakar lainnya, tapi tidak layak dibahas akibat langsung mengacu pada terorisme.
Walau pihak sekolah memang tidak layak melaksanakan kekerasan sebagai hukuman pada siswanya, tetapi efeknya justru harus ditelaah kembali. Mengapa perlu melawan dengan mendukung yang bersalah? Apakah memang hidup hanya untuk 'troll' saja?
Sempat terjadi di pengalaman pribadi terdahulu, seorang 'reman sekolah,' yang datang telat sambil mabuk ke sekolah. Dia pun langsung didispensasi, tidak boleh masuk sekolah selama satu minggu. Kisah tersebut hanya menjadi bahan obrolan, sementara siswa yang sering menongkrong kembali santai, sambil merokok di warung sekitar sekolah (P)
Bukannya menghalalkan kenakalan remaja, namun apa memang perlu terbawa-bawa oleh urusan yang jelas beresiko lebih? Aneh memang, dan tetap saja berharap bahwa kasus tersebut hanyalah sebuah anomali saja.
Okeh, sudah terlalu aneh, coba dicek saja sinopsis film Belum Ada Judul ini, yang memberi nama karakter utamanya Umar Bakri. Film ini mengundang pula sang legenda nasional, Iwan Fals, yang pernah mengumandangkan lagu dengan nama yang sama. Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar pun berkecimpung dalam film ini.
Sinopsis Film Belum Ada Judul
Umar Bakri (Bucek Depp) adalah seorang guru yang berbakti dan antusias dalam mengajar. Di saat banyak guru yang sulit meraih hati muridnya, justru Umar Bakri adalah seorang guru idaman siswa di sekolahnya.
Namun, masalah pun tiba-tiba menerpa dirinya. Saat tengah memarahi Marlon (Zeyn Arsa Datau), dan saking marahnya hingga menampar, ternyata dirinya terekam oleh muridnya yang lain, yaitu Maria (Aisha Nurra Datau).
Maria memang seorang siswa yang hobi siaran langsung di sekolahnya, sehingga 'adegan kekerasan' guru serta siswanya langsung viral, tanpa dapat dihapus terlebih dahulu.
Saking viralnya, kisah kekerasan Umar Bakri dijerat dalam sebuah sidang hukum oleh pengadilan setempat. Umar pun merasa sakit, hati, pikiran, serta fisik, karena satu kesalahan membuat dia beresiko kehilangan pekerjaan impiannya. Bahkan Maria yang tanpa sengaja memviralkan video tersebut, menyesal, karena Umar adalah satu guru idolanya di sekolah tersebut.
Umar pun berjibaku, bahkan memohon kepada kepala sekolahnya, Dewantoro (Surya Saputra), untuk meminta maaf terlebih dahulu kepada siswanya, sebelum berhenti menjadi guru. Sayangnya, Umar Bakri masih memiliki tanggungan sebagai seorang duda, yaitu anaknya Magda (Arla Ailani), yang telah berumur 17 tahun dengan penyakit Polio-nya.
Sanggupkah Umar Bakri melewati semua cobaan ini? Ataukah ada mukjizat yang membantu posisi dirinya?
Jawabannya tentu ada di sinema-sinema Indonesia.








0 comments:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.