12 November 2025

Menemani Sang Kekasih Sampai Akhir Hayat di Film Sampai Titik Terakhirmu

 

Shella dan Albi yang masih sumringah di lahan terbuka (TMBD).

Okeh, setelah berbagai film tentang kesehatan dirilis di sinema Indonesia, di bulan November ini akhirnya muncul film berjudul Sampai Titik Terakhirmu.

Sebelumnya di Juli lalu, film Sore: Istri Dari Masa Depan dirilis dengan mengisahkan tentang pola makan dan hidup yang sehat, walau dengan sedikit bumbu fantasi.

Dan di bulan September, film Agape: Unconditional Love dirilis dengan mengisahkan banyak sudut pandang karakter, pada situasi dan kondisi yang berbeda-beda di satu rumah sakit, yang tentunya adalah situasi galau bagi banyak warga.

Nah, di film Sampai Titik Terakhirmu, bisa dibilang adalah kombinasi dari kedua film tersebut. Film ini berfokus pada sepasang muda-mudi yang belum menikah, namun bermasalah dengan kesehatan salah satunya.

Selain filmnya yang memang mengisahkan kesehatan, ternyata penyakit yang diderita karakternya adalah sejenis kanker, yang tentu perlu pengobatan canggih dan sulit untuk disembuhkan. Sang kekasih pun tetap setia dengan menemani pujaan hatinya, mulai dari masa sehat hingga menuju perawatan, hingga akhirnya perlu diopname dan dioperasi.

Mungkin film ini ingin memberi pertanyaan bagi penontonnya, apakah sebuah hubungan (romansa hingga romantis) hanya sekedar melihat fisik dan mental yang masih sehat saja? Atau perlu menanggulangi semuanya sampai titik penghabisan darah terakhir? Bahkan di saat umur masih muda dan banyak potensi cemceman lainnya?

Sayang seribu sayang memang, cobaan seperti itu terasa sulit, apalagi potensi diri yang belum mencapai puncaknya di masa muda. Karena itu, jaga kesehatan fisik, mental dan mencoba tanpa pamrih ya... Ikhlaskan saja... Tentu, maksudnya adalah 'Saat Kanker Datang, Cinta Tetap Bertahan.'

Oh ya, film ini diadaptasi dari sebuah kisah nyata Albi dan Shella, yang sempat viral di banyak media Indonesia pada tahun 2024 lalu. 

Sinopsis Film Sampai Titik Terakhirmu

Shella (Mawar Eva De Jongh) adalah seorang gadis aktif nan atletis. Kesehariannya diisi dengan banyak olahraga, khususnya sepakbola sambil berkiprah sebagai kaptennya.

Shella yang aktif, lalu memikat hati Albi (Arbani Yasiz), yang suka dengan tomboynya Shella. Keduanya saling bercengkrama tentang sepakbola, yang berakhir keduanya menjalin asmara sebagai sepasang kekasih.

Namun suatu hari, Shella yang tengah latihan berenang, tiba-tiba pingsan di tengah kolam. Shella lalu dilarikan ke rumah sakit, yang akhirnya terdiagnosa kanker.

Albi yang kaget tetap setia, bahkan sampai memotong rambut Shella demi menjalani kemoterapi. Albi yang cukup rela, bahkan berfoto wefie keduanya, sementara Shella telah botak plontos.

Albi yang memang ingin Shella ceria, bahkan menemani Shella bermain bola diatas kursi rodanya. Saking tidak ingin kehilangan, Albi bahkan berjanji untuk menikah dengan Shella.

Bagaimana akhir dari kisah keduanya? Tentu harus diresapi di sinema-sinema Indonesia.

0 comments:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.