![]() |
| Liam Neeson yang berperang sebagai veteran (TMDB). |
Satu aktor yang terkenal dengan film aksinya, Liam Neeson kembali berperan dalam film brutal berjudul The Mongoose yang rilis saat akhir Oktober. Walau kini sudah berumur 74 tahun, Neeson tetap bersemangat untuk beraksi dalam film kebut-kebutan mobil, berating umur R13 (Remaja) ini.
Kiprah Liam Neeson yang Melegenda
Terlahir di Irlandia Utara pada tahun 1952 lalu, Neeson sempat membuat gebrakan di Hollywood dengan berakting sebagai Oskar Schindler dalam film Schindler's List. Disutradarai oleh sutradara kawakan Steven Spielberg, film ini meraih tiga nominasi sekaligus memenangkannya. Kisah Schindler yang diperankan oleh Neeson berlatar nyata, dengan dramatisasi kisah seorang warga Jerman saat membantu warga Yahudi untuk mengungsi, saat Nazi mendominasi Perang Dunia II lalu.
Semenjak itu, Neeson pun digadang sebagai aktor mumpuni yang serba bisa. Hingga akhirnya pada tahun 1999, kesan Neeson berubah menjadi aktor aksi dalam film Star Wars: Episode I - The Phantom Menace. Memerankan seorang Jedi veteran bernama Qui-Gon Jinn, kisah perang bintang yang sudah lama dinanti prekuelnya ini, menyebabkan kesan Neeson yang dinanti untuk beraksi dalam filmnya.
Padahal, Neeson sebenarnya berbakat dan sering berkarya lewat suaranya, yaitu sebagai narator di banyak film serta dokumenter.
Namun animo aksi semakin ramai, apalagi dalam filmnya di tahun 2005, berjudul Batman Begins. Berperan sebagai Ra's Al-Ghul alias Ducard dalam film pahlawan super ini, Neeson ternyata cocok sebagai karakter aksi berlatar antagonis.
Berikutnya di tahun 2008 saat film Taken pertama dirilis, kesan Neeson ikut beralih sepenuhnya sebagai aktor aksi yang veteran. Walau jumlah film aksinya tidak sebanyak aktor lainnya, film ini meraih banyak animo dari penggemar, sehingga sekuelnya berlanjut di tahun 2012 dan 2014.
Saking khasnya film Taken, kesan Neeson pun berubah menjadi seorang ayah yang obsesif saat melindungi keluarganya sendiri. Kesan ini akibat kisah Taken mengenai korban penculikan dan TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang).
Kesan aksi pun terus merambah diri Neeson, bahkan hingga 2020an sekarang. Bahkan di tahun 2025 lalu, Neeson sempat berperan dalam film aksi komedi berjudul Naked Gun. Film ini sebelumnya sudah legendaris akibat konyolnya karakter polisi bernama Frank Drebin yang diperankan oleh mendiang Leslie Nielsen.
Trilogi film Naked Gun memang dikenang dengan cerita yang absurd dan banyak adegan slapstick-nya. Neeson pun harus berperan dalam film ini di tahun 2025 lalu, yang sungguh kocak dan berbeda jauh dengan kesan seriusnya selama ini.
Khusus di tahun 2026, justru Neeson pun merambah kiprah film aksinya dengan cara berbeda, yaitu dengan kebut-kebutan diatas mobil mewah. Saking jelasnya mobil yang digunakan oleh Neeson dalam film The Mongoose, fans-nya pun menyebutnya seperti iklan merk mobil Ford yang panjangnya hingga 90 menit.
Aktris cantik yang sudah berumur pun mengisi film ini sebagai lawan main untuk Neeson, yaitu Marisa Tomei yang dikenal sebagai Bibi May dalam trilogi Spider-Man (2017, 2019, 2021). Aktor veteran seperti Ving Rhames dan Michael Chiklis pun mengisi film ini dengan latar karakter yang kentara.
Sinopsis Film The Mongoose
Ryan Flanagan (Liam Neeson) adalah seorang veteran perang di AS, yang sedang menikmati masa tua bersama pasangannya, Tara (Marisa Tomei). Namun Flanagan terjebak kasus sulit, akibat dirinya yang bertengkar dengan Todd (Brett Tucker). Flanagan sempat ditembak terlebih dahulu oleh Todd, hingga keduanya bertengkar dan menyebabkan tewasnya Todd. Panik dan mencoba melarikan diri, Flanagan pun mencuri mobil mewah milik Todd demi melarikan diri dari kejaran polisi.
Walau digadang sebagai tersangka pembunuhan oleh Kepala Polisi bernama Mayor Walter Pope (Michael Chiklis), banyak yang masih percaya bahwa Flanagan tidak bersalah. Tidak hanya warga yang mendengar viralnya aksi kebut Flanagan, kawan lamanya di markas militer Pasukan Khusus AS pun ikut membantu.
Bahkan kawannya sendiri yang mampu menerbangkan helikopter, Tanker (Ving Rhames) pun ikut turun tangan dengan menganggu kejaran helikopter berita yang membantu kepolisian. Aksi kejar-kejaran Flanagan dengan banyak kubu pun, semakin menyulitkan semuanya.
Sanggupkan Flanagan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah? Atau semua orang tetap berstatus sama dimata hukum?
Jawabannya, tentu ada di sinema kejar tayang ala Nusantara.





