![]() |
| Bisa dipasang jadi poster ini (TMDB). |
Untuk kesekian kalinya, anime pun merambah sinema dengan visualnya yang megah. Anime diproduksi sebisa mungkin, demi mencapai Visual Galore yang Peak. Rilisnya film A New Dawn dan Chiikawa The Movie, adalah kombinasi dari dua tipe anime berbeda, tetapi menyajikan visual yang sangat luar biasa.
A New Dawn rilis minggu ini di sinema dengan rating SU (Semua Umur), sementara Chiikawa: The Movie: The Secret of Mermaid Island akan dirilis saat akhir Agustus mendatang, dengan rating R13 (Remaja). Agak terbalik kayaknya ini rating.
Daripada menggunakan format 3D, anime dari Jepang sana masih setia dengan format 2D-nya. Justru lebih berfaedah (menurut penulis), karena latar dunia serta karakternya terasa lebih nyata, daripada film Hollywood dengan kesan kartunnya.
A New Dawn
Telah rilis pada bulan Maret lalu di Jepang sana, A New Dawn akan rilis di berbagai negara pada bulan Agustus 2026, khususnya di Indonesia pula.
Bagi yang sudah menonton cuplikannya, tentu akan SalFok dengan gambar yang indah ala lukisan. Masih berlatar Artstyle ala anime, namun tergambarkan dengan visual yang sangat indah. Layaknya lukisan bergerak, Visual Galore ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengggemar anime.
Tentu karena sutradara serta animator film ini adalah Yoshitoshi Shinomiya. Bagi penggemar anime, tentu mengenal nama maestro yang satu ini. Shinomiya adalah animator dibalik anime yang membahana, yaitu Kimi no Na wa (2016). Anime yang satu ini memang heboh dari segi visual, padahal mengisahkan anehnya alur waktu untuk drama berlatar sepasang remaja.
Sementara satu lagi adalah film yang hanya berdurasi satu jam saja, yaitu anime Kotonaha no Niwa alias Garden of Words (2013). Walau kisah yang disajikan lebih sederhana, tetapi visualnya sangat membahana. Bahkan jauh lebih indah daripada dunia nyata, yang lokasinya berada di taman kota saat derasnya hujan.
Tidak terlihat still images yang terasa terpisah dengan animasinya dalam cuplikan A New Dawn. Kedua aspek anime tersebut menyatu, dan tentu layaknya lukisan yang bergerak. Bahkan gerak sudut pandang kameranya pun, lebih mengalir layaknya live-action atau teknik 3D dengan CGI. Memang khas dari Shinomiya, mirip beberapa karya sebelumnya.
Untuk ceritanya, (tampaknya) akan mengalir begitu saja.
Kisahnya berkutat pada Keitaro (Riku Hagiwara), seorang remaja yang telah enam tahun sembunyi dibalik pabrik kembang api. Dalam beberapa hari, pabrik yang telah lama kosong ini akan dibongkar oleh pemerintah setempat, sehingga memaksa Keitaro untuk keluar.
Sementara Kaoru (Kotono Furukawa) dan Sentaro (Miyu Irino) sebagai teman Keitaro, mencari jalan agar ketiganya masih dapat main bersama.
Seberapa rumit kisah ini, tentu harus disaksikan ala terbuai mimpi di sinema Nusantara.
![]() |
| Chiikawa dan kawan (TMDB). |
Chiikawa The Movie: The Secret of Mermaid Island
Anime yang satu ini, justru cocok untuk membawa anak kecil ke bioskop. Judulnya adalah Chiikawa The Movie: The Secret of Mermaid Island, yang diadaptasi dari serial anime berjudul Chiikawa saja. Anime ini tayang sejak tahun 2022 lalu, dan jumlah episodenya sudah mencapai 366 episode. Manganya pun dirilis sejak tahun 2020 lalu, sebagai web novel di portal X.
Kisahnya pun tidak rumit sama sekali, dengan keseharian Chiikawa (Haruka Aoki) bersama teman-temannya, yaitu Hachiware (Makoto Tanaka) dan Usagi (Ari Ozawa).
Lalu kisahnya berlanjut lebih epik dalam filmnya, saat Chiikawa tiba-tiba mendapat undangan untuk berkunjung ke Pulau Putri Duyung.
Sekilas saja dari cuplikan atau menonton animenya, jelas terlihat bentuk lucu dari karakter Chiikawa yang terpadu dengan dunianya yang apik. Terlihat megah pula, karena efek serta gambarnya diperbarui dalam film ini.
Jadi bagi yang belum puas dengan anime di bulan Agustus ini, dapat menonton Chiikawa dengan cermat di sinema Nusantara.






