![]() |
| Hehehehe, cuan... (TMDB). |
Sekarang film pembobolan Bank ala Inggris Raya sana, berjudul FUZE, yang tayang minggu ini di sinema Indonesia dengan rating D17. Layaknya film aksi kriminalitas ala Hollywood yang ramai dengan miripnya plot, FUZE layak ditonton sebagai aksi pencurian yang heboh diluar nalar.
Kisah Pembobolan Bank Disertai Bom
Dari ranah perfilman internasional yang memukau nalar dan visual, kisah berisi pembobolan bank cukup sering diadaptasi.
Contoh paling lama yang pernah ditonton oleh penulis, adalah Die Hard: With A Vengengeace, dari tahun 1995 lalu. Film bersama Bruce Willis saat masih muda ini, berkutat pada letnan polisi bernama John Mcclane. Karakter fiktif ini khas dengan tagline Yippie Kay Yay Motherf****r, saat membasmi tokoh antagonis di setiap seri Die Hard.
Sesuai dengan film FUZE, film seri ketiga Die Hard ini memiliki plot pembobolan bank berisi emasnya di New York, yang dilaksanakan tepat saat bom tertanam di banyak lokasi kota sebagai pengalihan operasi kepolisian.
Bruce Willis yang kini telah berumur 71 tahun, didiagnosa Dementia sejak tahun 2022 lalu. Kondisinya semakin memburuk, yang mengakibatkan Willis tidak sanggup berkomunikasi dengan baik.
Untuk contoh terbarunya, adalah film dari sutradara favorit penulis, bernama Zack Snyder dengan film Army of the Dead dari tahun 2021 lalu. Film ini berlatar pula minat pecicilan penulis, yaitu zombie di Las Vegas sana. Walau begitu, aksi dan lokasi pembobolan (brankas) bank tetap kentara dengan resiko pemboman, yang dicanangkan untuk membasmi seluruh zombie di Las Vegas.
Dave Bautista tentu meramaikan film ini dengan khas aktingnya yang serba bisa. Ella Purnel dari Inggris Raya yang kini terkenal sebagai karakter utama di seri adaptasi gim Fallout (2024-2025), ikut meramaikannya pula.
Film keduanya berjudul Army of Thieves, adalah prekuel dari cerita di Army of the Dead, yang masih berplot pembobolan bank dan tahap awal zombie apocalypse. Dave Bautista masih mengisi film ini sebagai cameo, sementara ahli pembobol kunci brankas bernama Ludwig yang diperankan oleh Matthias Schweighofer dari Jerman, menjadi karakter utamanya.
Tampaknya film aksi dengan kombinasi pembobolan bank dan bom selalu diisi dengan aktor-aktris terkenal internasional. FUZE mengisi animo tersebut dengan kehadiran Aaron Taylor-Johnson (28 Years Later; 2025), yang berkebangsaan Inggris Raya dan sering berkecimpung di Hollywood. Theo James yang sama-sama dari Inggris Raya pun terkenal sejak berperan sebagai Four di trilogi Divergent, Insurgent, dan Allegiant.
Aktor satu ini lebih terkenal lagi, yaitu Sam Worthington yang berperan sebagai manusia setengah Na'vi di film terlaris sepanjang masa, Avatar (2009, 2022, 2025), lalu Hacksaw Ridge (2016) bersama Andrew Garfield, serta duo seri mitologi Yunani di Clash of the Titans (2010) dan Wrath of the Titans (2012). Worthington memang aktor yang cocok dengan sub-genre fantasi.
Nah, bagaimana kombinasi banyak aktor terkenal ini dalam film kriminal pembobol bank dan pemboman sekaligus?
Sinopsis Film FUZE
Sebuah bom sisa Perang Dunia 2 ditemukan tertanam di bawah lokasi konstruksi, pusat kota London, Inggris Raya. Polisi berjibaku mengevakuasi seluruh warga kota, sementara penjinak bom dari militer, berusaha mengamankan hulu ledak tersebut. Penjinak bom bernama Will Tranter (Aaron Taylor-Johnson) bersama timnya pun memulai operasi penjinakan dan pemindahan bom tersebut.
Sementara dari pihak lainnya, Karalis (Theo James) memanfaatkan kekisruhan ini demi membobol bank lokal di sekitar lokasi evakuasi. Dengan menyamar sebagai anggota evakuasi dan pembersihan gorong-gorong kota, Karalis bersama timnya berusaha mencuri emas batangan melalui terowongan menuju bank setempat.
Kekisruhan pun berlanjut dengan bom yang sulit dibongkar dan dijinakkan oleh tim Tranter. Sementara tim pembobol bank hampir berhasil menyelamatkan diri dari pusat kota. Namun, terdapat pihak ketiga yang dipimpin oleh X (Sam Worthington), yang mengetahui operasi Karalis dan mengejar dirinya.
Diantara kekisruhan banyak pihak, terdapat satu orang yang berhasil memantau semua polanya. Seorang operator darurat bernama Zuzana (Gugu Mbatha-Raw), sanggup mengecek keanehan di pusat evakuasi, yang berbeda dengan operasi penjinakan bom. Zuzana pun menjadi kunci, bahwa seluruh kekisruhan antara bom, pembobolan bank, serta pihak ketiga yang misterius akan saling berkaitan.
Bagaimana akhir kisahnya yang sangat berbelit ini? Bisa dicek melalui hebohnya London ala sinema Indonesia.



