![]() |
| Kisah anak dan ibu yang sulit terpisahkan (TMDB). |
Film drama dari Indonesia ini, membahas sulitnya mengurus hak asuh anak ala Hukum Indonesia, berjudul Kupeluk Kamu Selamanya. Film yang sangat kuat penggambaran dramanya ini, tayang di sinema dengan rating R13.
Drama Hak Asuh Indonesia
Karena mengacu pada urusan hukum nyata, khususnya di negara Indonesia, langsung saja membahas tutor hukum yang berasal dari situs Mahkamah Agung Indonesia. Dari situs ini, tepat sekali menjabarkan hak asuh anak dibawah umur, lengkap dengan Undang-Undangnya, akibat perceraian suami dan istri.
Dalam Kompilasi Hukum Islam yang ditujukan bagi umat muslim, anak dibawah 12 tahun harus diasuh oleh ibunya sendiri, demi kebaikan tumbuh kembang anak. Namun ketentuannya tidaklah absolut, melainkan harus mengacu kepentingan terbaik bagi anak, seperti ditegaskan pada UU Perlindungan Anak.
Hak asuh anak kepada ibu setelah putusan sidang, dapat dialihkan kepada ayah dengan alasan hukum dan bukti yang kuat saat persidangan. Kondisi yang menjadi dasar pengalihan hak asuh adalah kekerasan fisik atau mental dari salah satu pihak, menelantarkan anak, tindakan berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan moral anak, serta fungsi pengasuhan yang tidak layak.
Kondisi objektif dapat dinilai sebagai dasar permohonan pengalihan hak asuh, seperti kondisi kesehatan serius, gangguan kejiwaan, atau kondisi psikologis yang berpengaruh pada fungsi pengasuhan anak.
Secara yuridis, hak asuh anak tidak dapat disamakan dengan hak kepemilikan anak, yang berarti bisa dikaji dan dievaluasi ulang oleh pengadilan.
Hakim tidak hanya menilai normatif mengenai hak asuk anak, tetapi dari aspek psikologis dan sosial anak. Karena itu, pemeriksaan perkara perlu melibatkan para ahli sosial, diantaranya dari pekerja sosial dan psikolog, untuk menilai kondisi emosional dan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Hakim dapat mendengar dan mempertimbangkan pendapat anak, apalagi jika telah mencapai usia dan memiliki kematangan psikologis. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip bahwa anak adalah subyek hukum yang harus didengar, sesuai dengan kebutuhan, tumbuh kembang, serta kepentingan terbaiknya.
Sementara pertimbangan utama hakim menurut Yuriprudensi Mahkamah Agung, adalah stabilitas emosional anak, lingkungan pengasuhan, dan komitmen orangtua terhadap pemenuhan hak anak.
Sinopsis Film Kupeluk Kamu Selamanya
Naya (Hana Malasan) adalah ibu tunggal yang sangat bahagia. Walau berusaha sendiri demi anaknya Aksa (Jared Ali), namun dirinya sangat sumringah dalam memberi yang terbaik. Seluruh usaha jiwa raga dan kasih sayang sepenuhnya fokus diberikan kepada Aksa, yang menjadi kebahagiaan terbesar Naya.
Namun naas, kehadiran kembali mantan suami bernama Bagaskara (Ibnu Jamil), beresiko merusak segalanya. Naya dianggap tidak layak untuk mengasuh Aksa, dan Bagaskara mencoba merebut anaknya lagi. Persidangan Hak Asuh pun akan segera dilaksanakan, dengan kondisi Naya yang memiliki pembelaan pas-pasan.
Sayangnya lagi, malang pun tiba tanpa pamrih. Aksa didiagnosa penyakit berat oleh rumah sakit. Bahkan Aksa harus menjalani operasi jantung terbuka, agar dapat sembuh dari sakitnya.
Naya pun berjibaku dengan menjual banyak sisa kekayaannya, termasuk menggadaikan emas perhiasan miliknya. Seluruh usaha dijalankan oleh Naya, termasuk meminjam sana sini, demi mempertahankan kesehatan Aksa.
Sanggupkah Naya menyelamatkan Aksa? Atau ada bantuan lain dari pihak lain-lain demi kembalinya Aksa? Atau pihak peradilan malah menganggap Naya sanggup mengasuh Aksa dan tidak perlu digantikan hak asuhnya?
Jawabannya, tentu ada dalam drama hukum perceraian ala sinema Indonesia.



