![]() |
| Xiao Ma dan Mumu yang sedang santai (TMDB). |
Di awal bulan Ramadhan untuk warga muslim Indonesia, tampaknya cocok dimulai dengan satu film yang membuka hati para penontonnya. Judulnya adalah Mumu, yang tayang di sinema Indonesia, dengan rating Semua Umur (SU).
Tetapi, tiga film lainnya dalam minggu ini kurang cocok untuk tema Ramadhan. Ketiga film tersebut mengangkat kisah hidup yang brutal, waralaba film psikopat lama yang dilanjutkan seri ketujuhnya, dan film Indonesia yang juga berisi psikopat. Jadi bagi yang sedang melaksanakan shaum, lebih baik dihindari saja.
Film Mengenai Warga Disabilitas
Ya, film Mumu atau Voiceless Love ini adalah hasil dari sineas perfilman China, yang mengadaptasi kisah seorang tunarungu. Mumu sebenarnya dirilis pada tahun 2025 lalu, dan ditayangkan ulang pada bulan Februari 2026 ini. Mumu adalah adaptasi ulang dari film pendek yang dirilis pada tahun 2021 lalu. Untuk mengadaptasi film Mumu ke layar lebar, Sutradara Mo Sha mewawancarai banyak komunitas di seluruh China, selama tiga tahun lamanya.
Kisah mengenai warga disabilitas, khususnya tunarungu, memang cukup jarang diadaptasi pada sebuah film. Para warga tunarungu memang sering disalah-artikan oleh warga biasa, karena perbedaan mereka. Tidak sedikit dari kisah mereka yang dikucilkan, atau tidak dapat diterima karena sulit berkomunikasi dengan mereka.
Namun, perbedaan tersebut yang menginspirasi banyak sineas perfilman untuk mengadaptasinya. Salah satu yang penulis suka dan rekomendasi, adalah film Bird Box dari tahun 2018 lalu. Film yang diperankan oleh aktris ternama pemenang Oscar Sandra Bullock, sebenarnya berlandaskan horor, namun cukup menyanyat hati dengan mengadaptasi kisah para tunanetra, sekaligus masalah kesehatan mental.
Khusus dari Sandra Bullock, dirinya sempat memerankan film drama tahun 2009 lalu, yang membuat dirinya memenangkan Oscar. Judulnya adalah Blindside, dan penulis cukup percaya untuk merekomendasikannya.
Kembali ke film mengenai warga disabilitas, penulis perlu merekomendasikan pula sebuah film anime berjudul Koe No Katachi (A Silent Voice), dari tahun 2016 lalu. Kisahnya sesuai pula dengan Mumu, yaitu mengenai warga tunarungu. Bahkan, filmnya cukup dalam lagi, karena mengadaptasi pula kisah perundungan anak remaja, serta banyak konsekuensinya.
Okeh, saatnya kembali ke sinopsis film Mumu.
![]() |
| Shouya yang baru sadar ini kisah milik siapa (TMDB). |
Sinopsis Film Mumu
Xiao Ma (Zhang Yixing) adalah seorang ayah yang disabilitas, dengan mengidap tunarungu sejak lahir. Namun semangatnya tidak kendor untuk terus mengasuh anak semata wayangnya bernama Mumu (Li Luo'an), walau telah sejak lama cerai dengan istrinya. Bersama komunitas tunarungu, Xiao Ma berhasil mengasuh Mumu. Bahkan, Mumu kini telah pintar untuk berbicara bahasa isyarat.
Namun, saat Xiao Ma tengah mengantarkan mobil sebagai bagian dari pekerjaan kurirnya, dirinya malah celaka dan menabrak. Xiao Ma dengan untung bisa selamat dari kecelakaan. Rusaknya mobil membuat dirinya dituduh lalai dalam bekerja, dan dituntut secara hukum.
Kisruh dirinya yang disidangkan, menarik perhatian komunitas tunarungu. Mereka dengan setia mendukung Xiao Ma saar setiap sesi persidangannya. Namun, ramainya ruang sidang menarik pula bagi media untuk diangkat menjadi berita viral. Saking viralnya, mantan istri Xiao Ma yang bernama Xiao Jing (Huang Yao), perlu kembali mengasuh Mumu. Xiao Jing yang sudah lama tidak bertemu Mumu, bahkan mencoba merebut kembali hak asuhnya.
Sanggupkah Xiao Ma dan Mumu melewati semua cobaan ini? Agar kembali bersatu dan kembali bahagia? Atau ada bantuan dari khalayak ramai untuk mendamaikan semuanya?
Jawabannya, tentu ada drama keluarga disabilitas ala sinema Indonesia.












