![]() |
| Siapakah yang Laknat sekarang? (TMDB). |
Saatnya kembali ke film Nusantara yang kental dengan nuansa horornya, berjudul Taneuh Kalaknat, yang tayang di banyak sinema Indonesia. Judul film berating R13 ini, memang mengambil referensi dari bahasa Sunda. Maksudnya, Taneuh Kalaknat adalah Tanah Laknat.
Urban Exploration ala YouTuber
Ya, sebelum membahas film horor satu ini, yang kelihatan dalam cuplikannya sama seperti banyak film horor Indonesia, perlu ditelaah dari segi Urbex alias Urban Exploration. Urbex adalah sejenis kegiatan luar dan dalam ruangan, dimana satu orang atau beberapa orang sekaligus, melaksanakan penjelajahan di lokasi tertentu. Khusus untuk istilah ini, biasanya dilaksanakan di lokasi terbengkalai, walaupun berada di tengah atau dekat hunian yang ramai.
Kegiatan ini ternyata cukup ramai dilaksanakan oleh para YouTuber, sesuai dengan cuplikan dalam film Taneuh Kalaknat. Coba dicek saja di banyak kanal YouTube Indonesia, yang dimiliki oleh pemuda-pemudi nasional. Banyak diantara mereka, melaksanakan Urbex di lokasi yang tidak berpenghuni, terlihat ngeri dan seram, terbengkalai, tidak terurus, acak adut, dan bahkan sudah memiliki kuncen sendiri. Para YouTuber ini biasanya meminta ijin pada kuncen atau warga setempat, untuk melaksanakan kegiatan rekamannya.
Kegiatan menyeramkan ini merupakan kelanjutan dari animo terdahulu di televisi Indonesia. Ya, bagi yang mengingatnya, seakan terinspirasi dari acara Dunia Lain, saat tahun 2002 hingga 2004 lalu. Lokasinya yang jelas angker, walau pas siang terlihat tidak begitu menyeramkan, malah dijadikan satu lokasi Uji Nyali. Peserta yang mengikutinya, harus begadang semalam penuh di lokasi tersebut, layaknya jurit malam di pos ronda.
Banyak hasil rekaman uji nyali tersebut, menyebabkan banyak gejolak di khalayak ramai. Contohnya adalah sejenis penampakan hantu, benda yang bergerak sendiri, suara entah darimana, atau bahkan pesertanya didorong oleh mahluk tak kasat mata. Tidak hanya diganggu dengan hebat, kadang sesi uji nyali berakhir dengan peserta yang kesurupan.
Di setiap episode Dunia Lain, selain meminta izin pada kuncen dan warga setempat, kru produksi selalu menghadirkan pula satu atau dua orang paranormal. Jika terjadi kesurupan, maka paranormal ikut membantu. Saat awal acara, justru paranormal diminta untuk menjelaskan lokasi angker tersebut. Berbeda dengan cerita banyak warga sekitar atau kuncennya, paranormal yang memiliki beda keahlian akan menjelaskan dengan kisah atau cara yang unik.
Nah, animo semacam ini yang tampaknya ingin diingatkan oleh film Taneuh Kalaknat ini. Namun berbeda dengan teknik solo karir yang suka dilaksanakan oleh YouTuber Indonesia, terlihat dalam cuplikannya memiliki satu tim lengkap. Menambah jumlah kru rekaman untuk konten YouTube, apalagi di lokasi angker, tentu menambah keamanan pula. Baik itu keamanan batin dari gangguan sejenis jin, atau mahluk buas di sekitar lokasi terbengkalai tersebut.
Oh ya, ada sekilas adegan yang memberi referensi pada film sejenis dokumenter Found Footage. Namun jika ditonton keseluruhan cuplikannya, justru lebih banyak adegan dengan rekaman stabilnya. Tampaknya animo found footage di Nusantara tidak begitu kentara terasa, baik bagi para sineas atau penggemar filmnya.
Untuk yang masih penasaran dengan sub-genre dokumenter found footage, sekaligus tips untuk melaksanakan Urbex, dapat mengecek artikel mengenai film Shelby Oaks di blog ini. Mungkin film ini mengacu pada format film Shelby Oaks, yang terdapat beberapa menit rekaman found footage, tetapi lebih banyak durasi dengan kamera yang stabil.
Sinopsis Film Taneuh Kalaknat
Dara (Adinda Thomas) adalah seorang gadis muda yang menyukai kegiatan horor. Bersama grup YouTuber-nya yang bernama The Eyes, dirinya sering menjelajahi lokasi angker demi melaksanakan kegiatan Urbex-nya.
Setelah tiba di lokasi angker bernama Taneuh Kalaknat di daerah Pasundan, alias Jawa Barat, grup The Eyes malah berjibaku dengan banyak gangguan mistis. Dara bahkan sempat bertengkar dengan Monty (Nagra Kautsar Pakusadewo), agar tidak melanjutkan kegiatan rekaman.
Ternyata sesosok kuncen yang menjaga lokasi tersebut, mulai memburu mereka. Hanya ada satu tujuannya, yaitu mengusir atau membasmi semua orang yang melanggar pantangan masuk ke tanah keramat ini.
Sanggupkah Dara dan kawanan The Eyes melarikan diri dengan selamat? Atau malah terjebak selamanya di lokasi Taneuh Kalaknat?
Jawabannya, tentu ada di area angker sinema Indonesia.



