24 Februari 2026

Terjebak Ngerinya Kotak Logam Berjudul Film Lift

 

Rasanya terjebak dalam lift ala Shareefa Danish (TMDB).

Nah, kali ini film horor unik berasal dari Indonesia, berjudul simple Lift yang tayang akhir Februari, di banyak sinema Indonesia. Mengecek judul dan cuplikannya saja, sudah menyiratkan keunikan film horor ini, yang berbeda dengan jurig supernatural dan paranormal ala Indonesia. Rating umurnya pun cukup tinggi, yaitu D17 alias penonton yang sudah dewasa. Dan seperti biasa ala ritual film horor, cuplikannya sama sekali tidak membuka plot utama.

Claustrophobia dan Lift

Sebelum membahas horornya film ini, tentu perlu mengecek satu gangguan mental bernama Claustrophobia. Gangguan kejiwaan ini, dimiliki banyak orang akibat gejala takut pada ruang tertutup. Pasien mengalami gangguan kecemasan serta rasa takut berlebihan, saat berada di ruang tertutup atau sempit. Bahkan jika gangguannya akut, maka pasien bisa mengalami serangan panik, sulit fokus, dan merasa sesak napas.

Khusus di ranah film horor, phobia sejenis ini sering diadaptasi. Contohnya adalah film Panic Room (2002), The Descent (2005), dan Buried (2010) bersama aktor yang kini telah kawakan, yaitu Ryan Reynolds dan Deadpool-nya.

Salah satu pemicu gangguan phobia adalah Lift, yang memang berukuran pas untuk diisi oleh beberapa orang saja. Untuk filmnya sendiri, dapat dicek melalui beberapa film horor lainnya. 

Contoh paling terkenal adalah Dark Water (2002), yang disutradarai oleh Hideo Nakata. Bagi yang kenal namanya, tentu tahu bahwa sutradara ini terkenal saat memproduksi film Ringu (1998, 1999). Entah apa hubungannya Hideo Nakata dengan Aquaphobia, yang sangat kentara terasa pada Ringu dan Dark Water. Mungkin sutradara Nakata hanya ingin mengombinasikan Claustrophobia dan Aquaphobia sekaligus. Plot twist di akhir film ini pun cukup menarik, dan sangat memicu kedua phobia tersebut.

Nah film berikutnya sangat mirip dengan Lift ini, berjudul Devil dari tahun 2010 lalu. Bahkan, bisa disebut sebagai inspirasi langsung film Lift dari Indonesia ini. Namun, perbedaan kentaranya adalah kesan supernatural yang lebih kentara dalam film Devil. Bahkan, banyak adegannya yang terjebak di satu lift dengan lima penyintas, seakan menjadi film misteri. Karena banyaknya kejadian aneh saat terjebak, menyiratkan sesosok setan yang sedang menguak kejahatan para penyintas dalam lift tersebut. Plot twist-nya pun khas film misteri, alias tidak begitu dapat tertebak.

Masih banyak film horor lain yang mengadaptasi latar situasi terjebak atau berada di sekitar Lift, namun bisa dicek sesuai minat saja. Keenam film yang disebutkan diatas, adalah rekomendasi khusus untuk referensi gangguan Claustrophobia atau terjebak dalam Lift.

Sinopsis Film Lift

Linda (Ismi Melinda) adalah seorang pegawai Relasi Publik alias Humas (Hubungan Masyarakat) di perusahaan bernama PT Jamsa Land. Perusahaan ini sempat diteror enam tahun lalu, akibat kekisruhan internal pegawainya. Sebuah lift utama yang digunakan oleh banyak orang, menyebabkan tragedi yang merebut banyak nyawa.

Suatu hari saat baru mau pulang, Linda menaiki lift tersebut untuk turun menuju lantai dasar. Namun, tiba-tiba lift macet dan dirinya terjebak didalamnya. Tidak hanya panik saat terjebak, namun sebuah suara dari intercom lift, malah tidak membantu Linda sama sekali. 

Sebuah suara ngeri dari orang yang mengaku bernama Doris (Shareefa Danish), menguak suatu cerita yang mengerikan. Doris pun semakin meneror Linda, yang sebenarnya tidak begitu mengetahui tentang kisah tragedi dalam lift perusahaan, karena sudah berselang enam tahun lamanya.

Sanggupkah Linda selamat atas teror dalam kotak logam ini? Atau malah terkuak andil Linda saat tragedi enam tahun lalu?

Jawabannya, tentu ada di ritual persembahan ala sinema Indonesia.