![]() |
| Will sebagai kambing yang beda sendiri (IMDB). |
Mungkin memang saatnya bernostalgia dengan film sejenis ini, yaitu animasi Hollywood bertema olahraga, berjudul Goat. Tentu tayang di banyak sinema Indonesia dengan rating SU alias Semua Umur, animasi ciamik khas AS sana memang memiliki kesan berbeda.
Apalagi bagi yang paham istilah GOAT, yang seringpula dijadikan meme oleh warganet. Padahal, GOAT adalah kependekan dari Greatest Of All Time, yang berarti Terbaik Sepanjang Masa. Istilah ini sering disematkan pada seorang atlet atau sejenis produk, yang sangat baik pada masanya, hingga layak dikenang sebagai yang terbaik sepanjang masa.
Studio dan artis yang memproduksinya pun sangat ternama, yaitu Sony yang sempat bekerja dengan para artis di film SpiderMan: Across The SpiderVerse.
Kartun Legendaris Space Jam
Tetapi sebelum membahas film Goat, yang harfiah disini adalah seekor kambing, tampaknya perlu mengecek terlebih dahulu animo-nya. Ya, animo olahraga untuk film animasi anak, ternyata cukup jarang diadaptasi oleh sineas perfilman, dari negara manapun.
Bagi yang masih mengingatnya, tentu terkenang dengan film animasi Space Jam. Ya, film animasi tahun 1996 lalu ini, adalah film yang mengombinasikan olahraga basket, dengan animasi ciamik ala Looney Tunes. Tidak hanya kombinasi tema, terdapat pula kombinasi karakter Michael Jordan (yang memainkan dirinya sendiri), sekaligus lucunya para karakter kartun dari Looney Tunes. Teknik kombinasi antara adegan langsung antara Jordan dengan kartun, memang suatu animo yang heboh di perfilman Hollywood, saat masa tersebut.
Apalagi di jaman tersebut, Michael Jordan memang mengalami tingkatan tertinggi karirnya. Tidak hanya kesuksesan bersama tim Chicago Bulls, merk sepatu Air Jordan, serta Slam-Dunk-nya yang fenomenal, maka Michael Jordan adalah figur publik dan idola terbesar saat jaman 90an lalu. Karena itu, munculnya Jordan sebagai tokoh utama di film Space Jam, semakin meninggikan namanya di AS sana, sekaligus seluruh dunia. GOAT adalah sebutan yang tepat bagi Michael Jordan, khususnya di dunia olahraga Basket dunia.
Animo ini sempat dilanjutkan pada tahun 2021 lalu, dengan judul Space Jam: A New Legacy. Ya, tentu dengan merekrut pula seorang atlet basket terbaik sedunia masa kini, bernama LeBron James. Atlet dengan banyak kiprah serta kesuksesan karir basketnya, menjadikan LeBron James sebagai salah satu GOAT sedunia.
Sinopsis Film Goat
Will Harris (Caleb McLaughlin) adalah seekor kambing yang badannya berukuran kecil. Berbeda dengan spesies hewan lainnya, Will adalah spesies kambing yang lebih mirip rusa daripada jenis hewan herbivora lainnya. Namun Will memiliki impian besar, yaitu menjadi seorang atlet profesional Roarball. Louise Harris (Jennifer Hudson), sangat mendukung cita-cita anaknya tersebut.
Walau tubuhnya tidak berukuran besar, namun Will cukup cekatan dan lincah dalam menghadapi kerasnya Roarball. Olahraga ini memang bukan Basket biasa, melainkan Full-Body-Contact ala Rugy dan American Football. Sehingga, banyak spesies hewan berukuran kecil yang tidak sanggup menguasainya.
Namun dengan kemampuan Will yang berbeda, seluruh jalur kompetisi Roarball sempat dia menangi, mulai dari basket jalanan, hingga kompetisi kecil di sekitar rumahnya. Will lalu direkrut oleh tim yang digemarinya sejak dulu. Walau sempat terasa ketegangan dibalik GOR basket, namun Will berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu.
Sanggupkah Will meraih mimpinya dalam merubah jalur pertandingan Roarball? Atau malah terjebak drama berjumpalitan bersama anggota timnya sendiri?
Jawabannya tentu ada di keberagaman hayati dan olahraga ala sinema Indonesia.



