19 Juni 2025

Kembalinya Film Zombie Legendaris di 28 Years Later

 

Jamie dan Jimmy yang melarikan diri dari kawanan zombie (IMDB).

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya waralaba film zombie 28, kembali di tahun 2025. Berjarak 18 tahun dari film terakhirnya pada tahun 2007 lalu, 28 Years Later akhirnya melanjutkan kembali film dramatis dikejar zombie Inggris Raya ini. 

Dilansir dari IMDB, Danny Boyle sebagai sutradara film pertamanya, 28 Days Later (2002), kini menyutradari kembali film 28 Years Later. Danny Boyle yang melejit namanya sejak saat itu, kini kembali bersanding dengan Cillian Murphy sebagai produsernya.

Cillian Murphy membintangi film pertama sebagai tokoh utama, yang memang ikut melejitkan namanya di dunia perfilman. Namun, di 28 Years Later, dia tidak membintanginya sama sekali. Walau begitu, cameo dirinya mungkin dimasukkan oleh sang sutradara.

Cillian Murphy kini telah bersanding sebagai aktor mumpuni, dengan meraih Oscar sebagai Aktor Utama Terbaik pada tahun 2024 lalu. Oscar diraih Murphy karena aktingnya yang gemilang di film pencipta bom nuklir, Oppenheimer (2023).

Tokoh utama dalam film 28 Years Later pun diperankan oleh aktor yang tengah naik daun kembali, yaitu Aaron Taylor Johnson. Aktor mumpuni ini sempat memerankan film pahlawan super nyeleneh, berjudul Kick Ass (2010) dan Kick Ass 2 (2013).

Walau dinilai kritikus baik dan disukai penggemarnya, kiprah Aaaron Taylor Johnson malah agak meredup. Apalagi, jika dibandingkan dengan aktris sandingannya di film yang sama, yaitu Chloe Grace Moretz (500 Days of Summer, Let Me In, Carrie, The Equalizer, The 5th Wave).

Namun, Aaron Taylor Johnson yang fisiknya terlatih baik sejak memerankan film Kick Ass, kini sedang banyak mengisi film aksi terkenal. Beberapa film aksi yang diperankan olehnya adalah The Wall (2017), Tenet (2020), The King's Man (2021), dan Bullet Train (2022).

Bahkan, di tahun 2024 lalu, dia berperan di tiga film besar, diantaranya adalah The Fall Guy, Nosferatu, dan Kraven the Hunter. Tampaknya Aaron Taylor Johnson akan mencoba kemampuan aktingnya di film bertema zombie ini, yaitu satu tema horor yang cukup jarang rilis di beberapa tahun terakhir.

Sinopsis Film 28 Years Later

Perlu diketahui bahwa cuplikan filmnya diisi sebuah puisi berima dari Taylor Holmes, salah seorang aktor lawas Inggris. Holmes menciptakan puisi ini karena sempat menyaksikan langsung kengerian konflik bersenjata di Inggris, pada tahun 1899 lalu.

Cuplikan filmnya memang menunjukkan beberapa adegan yang sulit dimengerti, dan loncat kesana kemari, dengan urutan yang tidak masuk dinalar. Bagi penyuka film, jenis cuplikan film ini memang digemari. Jadi, penontonnya tidak tahu jalan cerita film yang dimaksud, dan semakin heran ketika menontonnya langsung.

Namun, adegan yang terlihat jelas adalah saat tokoh utama, Jamie (Aaron Taylor Johnson) yang tengah berburu bersama seorang anak kecil bernama Jimmy (Rocco Haynes), dengan menggunakan busur dan panah. 

Ketika menemukan sebuah kabin kosong, mereka coba mengecek isinya. Mereka menemukan seorang penyintas yang terinfeksi Rage Virus. Walau berbahaya, penyintas tersebut digantung terbalik, padahal masih hidup dan beringas.

Tidak lama kemudian, beberapa kawanan mahluk setengah manusia ini menyeruak masuk ke dalam kabin, menyebabkan Jamie dan Jimmy harus melarikan diri secepat mungkin.

Bagi yang penasaran dengan lanjutan film zombie legendaris dari Inggris Raya ini, coba datang saja ke pulau tersembunyi ala sinema Indonesia, karena mulai tayang pada tanggal 20 Juni!

13 Juni 2025

Film Anime Terheboh Sedunia, Dan Da Dan: Evil Eye

 

Sepak Takraw ala Evil Eye (TMDB).

Film anime yang sangat heboh, Dan Da Dan akhirnya akan dirilis kelanjutannya. Seri pertama yang tayang dari Oktober hingga Desember 2024 lalu, memang sangat menggebrak dunia Anime Jepang. Kini di bulan Juni 2025, Dan Da Dan: Evil Eye tengah dirilis dalam format film di seluruh sinema Indonesia!

Sedikit Kisah Terciptanya Karya Dan Da Dan

Menonton Dan Da Dan di Muse Asia, kanal Youtube, pada musim pertama lalu, layaknya menonton film aksi Hollywood heboh penuh adegan gelut antara paranormal, jurig, dan alien, yang diisi banyak ledakan.

Penulis manganya, Yukinobu Tatsu memang sangatlah nyeleneh, setelah dirinya sering ditolak serial manga-nya oleh penerbit. Apalagi kondisi suasana hati Tatsu makin bercampur aduk, setelah menerima saran dari temannya sendiri, Tatsuki Fujimoto, yaitu seorang mangaka yang terkenal akan karya Chainsaw Man. 

Tatsu yang kecewa manganya selalu ditolak penerbit, lalu meminta saran pada Fujimoto. Saat itu Tatsu memang tengah bekerja sebagai asisten Fujimoto. Syarat pertama Fujimoto pada Tatsu adalah dengan membaca seratus lebih manga romansa cinta. 

Tatsu harus mendalami apa yang menjadi khas setiap hubungan antara sepasang gadis dan pemuda. Selain pengaruh romansa cerita cinta yang dibaca Tatsu, sudah sedari dulu cita-citanya adalah menulis manga aksi dengan gadis muda sebagai tokoh utamanya.

Setelah beberapa lama, Fujimoto dan Tatsu lalu berkolaborasi langsung saat mendesain cerita Dan Da Dan. Tidak lama berselang, keduanya menggambar beberapa bab konsep Dan Da Dan, yang langsung berhasil diterima oleh penerbit Shueisha. 

Fujimoto dan Tatsu yang sumringah atas keberhasilan manganya, lalu semakin menggila dengan menulis cerita Dan Da Dan, yang harus heboh, banyak aksi, nyeleneh, penuh referensi pop culture, dan berujung drama menyanyat hati.

Memang kacau dunia persilatan saat ini ya...

Sedikit Kisah Episode Pertama Anime Dan Da Dan (2024)

Dilansir dari MyAnimeList, Momo Ayase (Shion Wakayama) adalah seorang yatim piatu yang tinggal bersama neneknya, Seiko Ayase (Nana Mizuki), yaitu seorang paranormal terkenal. Seiko senang melatih Momo untuk membangkitkan kekuatan supernaturalnya. Padahal saat itu, Momo masih sekolah SMA di Jepang.

Di sekolah, entah kenapa Momo tertarik dengan Ken (Natsuki Hanae), seorang otaku (geek) pendiam yang sering dirundung. Saat keduanya tengah berdiskusi tentang buku supernatural, keduanya malah berdebat. 

Saking keduanya tertantang, Momo dan Ken pun berjanji untuk bertemu setelah sekolah. Keduanya bertemu di lokasi terowongan angker dan gedung terbengkalai di sekitar kota. Mereka bermaksud untuk membuktikan, bahwa alien atau jurig yang sebenarnya eksis di dunia.

Kisah kacau pun terjadi saat Ken dirasuki oleh jurig Nenek Turbo (Mayumi Tanaka), yang menyebabkan dirinya kehilangan kendali. Walau berhasil selamat, sesi berikutnya mereka malah diculik alien berbentuk robot Serpo (Kazuya Nakai).

Di dalam piring terbang milik Robot Alien Serpo, kemampuan paranormal Momo berhasil terpicu. Momo berhasil terlepas dari perangkap, namun Robot Alien Serpo masih saja melawan. 

Untungnya, Ken yang masih ditarget oleh Nenek Turbo, berhasil dirasuki kembali. Dengan kekuatan Nenek Turbo dalam tubuh Ken, dan pengendalian psikis paranormal ala Momo, keduanya berhasil selamat turun dari Piring Terbang, yang jatuh tepat di lokasi gedung kosong.

Saat itulah Momo tersipu malu, karena dia baru sadar bahwa nama lengkap temannya adalah Ken Takakura, yang merupakan nama seorang aktor ganteng Jepang tahun 70an lalu. Sejak saat itu, Ken dipanggil dengan nama sebutan Okarun, karena Momo sangat mengidolakan Ken Takakura. Tingkah Ken sangat mirip dengan gaya khas Ken Takakura asli.

Keduanya lalu terus berjibaku, agar Okarun tidak mudah terrasuki oleh Nenek Turbo, yang memang masih mengincar bola biji peler miliknya. Momo pun masih perlu melatih kemampuan paranormalnya oleh Seiko, dengan kejaran alien dan jurig di sekitar area kota.

Okarun, Momo, Nenek Turbo, dan Jiji bersama Evil-Eye (TMDB).

Sinopsis Film Dan Da Dan: Evil Eye (2025)

Setelah sekian lama berdua, Momo dan Okarun semakin dekat saja. Anggota skuad anti jurig alien pun semakin ramai dengan kehadiran Aira Shiratori (Ayane Sakura), yang kini telah dirasuki oleh jurig Silky Akrobatik (Kikuo Inoue). 

Silky memang ingin melindungi Aira yang dianggap anaknya sendiri, setelah kehilangan anak aslinya saat masih hidup, akibat kejaran Yakuza Jepang. Sementara Aira adalah seorang gadis muda yang telah piatu, sejak ditinggal ibunya wafat ketika masih kecil.

Sosok Aira pun menciptakan pandangan ketiga romansa mereka, karena gadis ini sangat kagum pada Okarun yang sempat menyelamatkan dirinya. Pandangan romansa keempat pun muncul saat Jin Enjouji (Kaito Ishikawa) tiba-tiba muncul di depan mereka. Jin adalah teman masa kecil Momo, yang menjadi penghalang baru bagi kisah romansa muda-mudi penuh kutukan jurig ini.

Jiji, nama panggilan Jin, yang lalu mengajak Momo dan Okarun ke kampung halamannya di Kamigoe. Jiji membutuhkan kemampuan mereka untuk mengusir jurig di rumah kediamannya. 

Selalu terjadi begitu saja, ternyata rumah miliknya adalah lokasi ritual pengorbanan bagi Ular Raksasa Pelindung Kota Kamigoe. Salah satu jurig yang pernah terkorbankan pun suka dengan kehadiran Jiji, sehingga ingin melindunginya.

Jiji pun akhirnya dirasuki oleh Mata Setan, yang menyebabkan Momo dan Ayase sulit untuk selamat dari kejaran Ular Raksasa Pelindung Kota Kamigoe. 

Bagaimanakah kisah cinta supernatural dan paranormal ala remaja kajajaden ini? Tentu dapat disaksikan di dunia cemceman ala sinema Indonesia, yang dapat dilanjutkan di kanal YouTube (jika sudah rilis).

Reka Ulang Film Legendaris, How to Train Your Dragon

Toothless dan Hiccup yang baru bertemu (IMDB).

Film animasi legendaris How to Train Your Dragon, akhirnya direka ulang dan dirilis pada tahun 2025, tepatnya bulan Juni di seluruh sinema dunia, termasuk Indonesia. Film yang berjudul sama dengan pendahulunya, kini diperankan langsung oleh aktor dan aktris nyata.

Pencapaian Film How to Train Your Dragon (2010)

Film How to Train Your Dragon (HTYD) yang sebelumnya dirilis pada tahun 2010 lalu, sempat sukses besar. Selain ceritanya yang memukau penonton dan kritikus, HTYD sempat menyaingi banyak film animasi jaman tersebut, yang didominasi oleh studio Disney dan Pixar.

HTYD yang berasal dari studio Dreamworks bahkan berhasil menduduki nominasi dua penghargaan Oscar, dan memenangkan satu nominasi Golden Globe, pada tahun 2011 lalu. Dana yang dihasilkan pun kentara besarnya, yaitu pendapatan box office mencapai 494,9 Juta Dolar AS di seluruh dunia, dari bujet filmnya sebesar 165 Juta Dolar AS. 

Saking ramai animo penggemarnya, film HTYD sempat dirilis dua sekuelnya, yaitu berjudul HTYD 2 (2014) dan HTYD: The Hidden World (2019), yang semuanya meraih nilai baik dari IMDBTidak hanya film, beberapa seri animasi televisi pun sempat diproduksi. Contohnya adalah Dragons (2012 - 2014), Dragons: Race to the Edge (2018), HTYD: Homecoming (2019), serta Dragons: The Nine Realms (2021 - 2023).

Memang, kisah film antara bangsa Nordic dan Naga peliharaannya ini selalu memukau banyak orang, karena kesuksesan seri buku berjudul sama yang ditulis oleh Cressida Cowel. Bahkan, buku karya Cressida Cowel mengenai kisah Hiccup dan Toothless ini, telah mencapai 12 seri buku, yang semuanya sukses di pasar literasi fiksi.

Bagi penggemar buku dan filmnya, banyak seri yang bisa menjadi pengisi waktu luang mengenai fiksi naga epik ini. Nah, bagaimana dengan film reka ulang dengan aktor nyata di tahun 2025?

Sinopsis Film How to Train Your Dragon (2025)

Ceritanya tentu sama dengan film HTYD tahun 2010 lalu, maka yang sudah nonton tidak perlu spoiler lagi. Tapi, mengingat jarak rilis filmnya yang mencapai 15 tahun, tampaknya cocok untuk membawa teman, keluarga, atau bahkan anak yang belum menontonnya.

Kali ini, Hiccup (Mason Thames) dari bangsa Viking Nordic tetap menjadi bulan-bulanan di desanya. Tubuhnya yang kecil, memang tidak sesuai dengan kriteria seorang pejuang di desanya yang bernama Berk.

Padahal, Hiccup adalah seorang anak kepala desa. Ayahnya, Stoick (Gerard Buttler), adalah seorang Viking sejati dan memiliki tubuh besar nan kuat. Walau anaknya bertubuh kecil, Stoick tetap yakin bahwa Hiccup dapat menjadi seorang Viking hebat nantinya. 

Hiccup pun sebenarnya memiliki kecerdasan yang melebihi rata-rata didesanya. Karakter ini menyebabkan dia lebih dekat dengan seorang pandai besi di desanya, bernama Gobber (Nick Frost). Saat itu pula, Hiccup sedang naksir dengan seorang gadis muda bernama Astrid (Nico Parker), yang justru lebih kuat bertarung fisik daripada dirinya.

Kisah Hiccup yang legendaris pun dimulai saat dia menemukan seekor naga yang terluka di hutan. Walau sempat saling waspada, Hiccup berhasil mendekati naga tersebut dengan seekor ikan. Naga yang berwarna hitam itu lalu dirawat, dan dinamai Toothless. Tidak hanya menyembuhkan luka pada sayapnya, Hiccup lalu melatih kembali teknik terbang bersama Toothless. Karena lukanya cukup dalam, Hiccup menciptakan suatu alat khusus untuk menunggangi naga.

Padahal, desa Berk adalah musuh utama para naga. Viking dan naga memang telah lama berseteru, akibat kedua belah pihak yang saling rebutan wilayah buruan. Namun, bahaya yang lebih besar ternyata muncul, dan melebihi kuatnya para naga dan bangsa Viking. Hiccup dan Toothless pun menjadi kunci atas keselamatan desa Berk dan seluruh ras naga.

Sanggupkah Hiccup dan Toothless meraih kerjasama baik antar dua spesies? Atau malah terjadi pertarungan internal di Desa Berk? Atau bahaya yang mengancam keduanya, malah menghancurkan semuanya?

Jawabannya, tentu ada di akulturasi keragaman hayati fantasi ala sinema Indonesia.

07 Juni 2025

Film Ballerina, Spin-Off Waralaba Film John Wick

 

Eve di tengah kerumunan dansa (IMDB).

Setelah waralaba film John Wick mencapai film keempatnya, kini Lionsgate sebagai distributor, melanjutkannya dengan film Spin-Off berjudul From the World of John Wick: Ballerina.

Spin-Off adalah istilah improvisasi cerita bagi satu waralaba tertentu, yang terjadi di dunia fiksi tersebut. Cerita Spin-Off kadang nyambung dengan cerita utama, namun tidak mengutamakan tokoh karakter dari waralaba tersebut.

Dilansir dari IMDB, contoh film Spin-Off adalah film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw. Khusus di film ini, fokus utamanya adalah dua karakter bernama Deckard Shaw (Jason Statham) dan Luke Hobbs (Dwayne Johnson). Hobbs & Shaw sempat berjibaku dengan karakter utama Dominic Toretto (Vin Diesel) dari seri film Fast & Furious. Karena populer dari segi karakter dan aktornya, maka Hobbs & Shaw terproduksi dan cukup sukses di pasar sinema.

Kembali ke seri film John Wick, Ballerina mengisahkan tentang pembunuh bayaran bernama Eve, yang diperankan oleh Ana de Armas. Aktris ini tentu tidak asing bagi penggemar film aksi yang beda, contohnya di film Knives Out (2019) dan Blade Runner 2049 (2017). 

Tidak hanya Ana de Armas, aktor terkenal lain adalah Norman Reedus, yang mengisi film ini sebagai karakter baru bernama Daniel Pine. Reedus sangat dikenal bagi penggemar serial televisi bertema zombie dan terbesar sepanjang masa, The Walking Dead (2010-2022).

Tentu beberapa karakter dari seri John Wick akan muncul sebagai cameo di film Ballerina ini. Contohnya adalah Winston (Ian McShane) yang merekrut Eve dan sang legenda itu sendiri, John Wick yang diperankan oleh Keanu Reeves.

Bagi yang masih penasaran dengan dunia film John Wick, From the World of John Wick: Ballerina kini sedang tayang di banyak sinema gelut Indonesia sejak awal bulan Juni.

Sinopsis film From the World of John Wick: Ballerina

Dilansir dari cuplikan filmnya, Eve (Ana de Armas) adalah seorang gadis muda yang punya masa lalu kelam. Dia direkrut oleh Winston (Ian McShane) agar dapat belajar dan menyalurkan bakatnya sebagai pembunuh bayaran.

Setelah lulus dari pelatihan, Eve akhirnya dikenal sebagai agen handal oleh The Continental. Beberapa pekerjaan berhasil dia selesaikan, dan menaikkan reputasi dirinya. Namun, kisah masa lalu yang kelam kembali menghantui dirinya. Demi membalaskan dendam ayahnya yang terbunuh sebelum dia direkrut oleh Winston, dia berjibaku di luar wewenang misi The Continental.

Dengan sedikit bantuan dari Daniel Pine (Norman Reedus) dan sang legenda John Wick (Keanu Reeves), Eve harus bekerja keras untuk menyelesaikan misi pribadinya.

Film Pengusiran Setan ala Pendeta, The Ritual

 

Emma Schmidt yang kesurupan di film The Ritual (IMDB).

Kisah pengusiran setan oleh ahli agama memang sering terdengar oleh kita. Tidak hanya di Indonesia, banyak film pengusiran setan ternyata diangkat oleh film Hollywood. Tentu dengan latar belakang Hollywood, banyak perfilman ini bersudut pandang seorang pendeta dari agama Kristen. Mereka memiliki teknik sendiri dalam menghadapi warga yang kesurupan.

Contoh terkenalnya dari film pengusiran setan, adalah waralaba film Exorcist, yang film pertamanya dirilis pada tahun 1973 lalu. Waralaba film ini khas dengan dengan plot utama seorang wanita muda yang kesurupan.

Nah, di tahun 2025 ini, Hollywood pun merilis film The Ritual, yang dibintangi oleh aktor legendaris Al Pacino. Berwajah sangar namun tulen, Al Pacino dikenal sejak dinominasikan Oscar sebagai aktor pendukung terbaik di film Godfather (1973). Oscar sering menominasikan Al Pacino sebagai aktor terbaik. Walau akhirnya dia hanya menang sekali pada tahun 1993 lalu, sebagai aktor utama dalam film Scent of a Woman.

Dilansir dari IMDB, di film The Ritual ini, Al Pacino berperan sebagai pendeta tua bernama Theophilus Riesinger, yang bekerja sebagai pengusir setan bagi umatnya yang kesurupan. Kisah metode pengusiran setan Theophilus Riesinger ini diangkat dari kisah nyata, yang tentu menambah kesan film. 

The Ritual dirilis sebagai ritual pengusiran jurig ala sinema Indonesia pada awal bulan Juni ini.

Sinopsis Film The Ritual

Theophilus Riesinger (Al Pacino) adalah seorang pendeta tua yang sekaligus bekerja sebagai pengusir setan (exorcist). Kali ini, dia diminta oleh Uskup Edwards (Patrick Fabian) untuk menyembuhkan Emma Schmidt (Abigail Cowen) yang tengah kesurupan. Bersama beberapa suster, diantaranya adalah Rose (Ashley Greene), Camila (Mari Camila Giraldo), dan Sarah (Meadow Williams), Riesinger lalu mendatangi lokasi rumah Schmidt. 

Riesinger yang tiba di lokasi bersama pendeta muda, bernama Joseph Steiger (Dan Stevens), sempat bersitegang karena metodenya yang kasar saat melakukan ritual pengusiran setan. Steiger bahkan sempat menegaskan bahwa yang dibutuhkan oleh Schmidt adalah dokter psikologi.

Namun, beberapa kejadian aneh yang terjadi saat ritual, membuat ragu pikiran Steiger. Riesinger bahkan menegaskan balik, bahwa iman Steiger atas Tuhannya kurang mendalam. Suster Kepala (Patricia Heaton) yang sempat melihat ritual dan kejadian anehnya, bahkan panik. Dia mengganggap bahwa ritual ini gagal, dan perlu usaha atau bantuan lebih untuk menyelesaikannya.

Memang, selama ritual pengusiran, banyak kejadian aneh sempat terjadi. Mulai dari meja buku yang tiba-tiba terlempar sendiri, dinding yang retak tanpa bentrok fisik, penopang kasur yang bengkok tanpa berat berlebih, dan suster yang melihat bayangan aneh di cermin.

Insiden kesurupan pun semakin memuncak, dengan aksi Schmidt yang tanpa masuk diakal bisa memanjat dinding, lalu berbicara dengan suara aneh, yang terdengar seperti tiga orang berbicara sekaligus.

Film Gelut Malaysia, Blood Brothers: Bara Naga

 

Anggota Bara Naga yang merajai dunia hitam-putih (IMDB).

Tampaknya bukan hanya Indonesia yang kini sedang gencar memproduksi film aksi. Tahun 2025 ini, negara tetangga kita, Malaysia, ikut merilis film aksi gelut berjudul Blood Brothers: Bara Naga.

Beberapa film aksi Indonesia tahun 2025 ini justru lebih membumi, contohnya adalah Perang Kota yang berdasarkan pada kemerdekaan Nusantara, Sayap-Sayap Patah 2: Olivia tentang kisah nyata Densus 88, dan Pengepungan di Bukit Diri tentang tawuran anak sekolah.

Khusus untuk film aksi dari Malaysia ini, Blood Brothers: Bara Naga bercerita tentang kisah organisasi pelindung kriminal di Malaysia. Mereka adalah kelompok layaknya aparat keamanan alias ajudan, yang mempertahankan hidup para kriminal dengan cara membabi-buta.

Dilansir dari IMDB dan bioskop Indonesia, film Blood Brothers: Bara Naga ini disutradarari oleh sineas terkenal perfilman Malaysia, Syafiq Yusof dan Abhilash Chandra, dengan biaya produksi sebesar Tujuh Juta Ringgit Malaysia. Berdurasi 2 jam, film Blood Brother: Bara Naga kini tengah tayang di banyak sinema beladiri Indonesia.

Sinopsis Film Blood Brothers: Bara Naga

Ghaz (Sharnaaz Ahmad) adalah seorang veteran dalam bela diri dan perlindungan banyak klien. Saat dirinya butuh seorang rekrutan anggota baru untuk kelompoknya yang bernama Bara Naga, maka dia mendekati Ariff (Syafiq Kyle). Kebetulan, Ariff tengah dikepung oleh sekelompok preman yang mengincar dirinya. Seorang diri, Ghaz ternyata sanggup mengalahkan kelompok tersebut, yang membuat Ariff terkesan dan mau direkrut.

Setelah sekian lama berkecimpung, bos Bara Naga, Dato Zul (Wan Hanafi Su) memutuskan untuk pensiun. Dia mewariskan kepemimpinan tersebut kepada Ghaz, yang dengan siaga menerimanya. Namun, tidak beberapa lama setelah pensiun, nyawa Dato Zul menjadi incaran banyak organisasi kriminal. Ghaz yang merasa kelompok Bara Naga lebih penting, terpaksa membunuh Dato Zul. Aksi naas ini ditujukan agar Bara Naga tidak menjadi target para kriminal.

Ternyata, keputusan sadis tersebut tidak membuahkan hasil. Ghaz dan Ariff ternyata masih ditarget. Ghaz pun tidak ingin nyawa istrinya, Sheila (Amelia Handerson) menjadi incaran para kriminal. 

Anggota utama Bara Naga harus mencari siapa pembelot diantara anggotanya, sambil menghindari kejaran dari anggota kriminal yang ingin menghabisi mereka.