Analisa Film Nasional serta Internasional sebagai Akulturasi Budaya


Monster Brutal Kembali Merajarela di Korea Selatan Ala Film Hope

Entah pesawat antariksa darimana (TMDB).

Sudah saatnya film dari Semenanjung Korea Selatan sana, untuk lebih sering mengadaptasi kisah monster. Seperti animonya terdahulu, kini di minggu kedua bulan September 2016, terdapat film Hope yang berating umur R13 (Remaja). 

Walau dalam cuplikannya tidak begitu mengemukakan bentuk monsternya, atau bahkan plot utamanya, namun kisah saling berburu antara manusia dan monster sangat terasa atmosfernya dalam adegan yang ditampilkan.

Mungkin sudah menjadi kebiasaan khas bagi studio perfilman, yang ingin kisahnya tidak dibuka sama sekali dalam cuplikan. Apalagi dengan nilai produksi dan sineas yang mumpuni, maka kabar dari kisah filmnya pun dikesampingkan. 

Tentu teknik ini dilaksanakan agar ekspektasi penonton semakin meninggi. Menurut kabar terakhir dari Korea Selatan sana, film Hope mencapai rekor jumlah satu juta penonton dengan durasi tercepat, saat perilisannya di bulan Juli lalu.

Oh ya, bagi yang suka minum atau makan pas nonton film di sinema, siap-siap saja untuk pergi ke toilet. Durasinya 156 menit hingga akhir film, jadi jangan gegabah di air nanti ya...

Animo Film Monster di Korea Selatan

Animo film monster sebenarnya cukup tinggi dari sineas perfilman Korea Selatan, walau filmnya jarang diproduksi. Semenjak film Host dari tahun 2006 lalu, yang memulai pula kesan Korea Selatan sebagai negara penghasil film, animo monster terasa cukup besar. Contohnya saja film Sector 7 dari tahun 2011, yang berlatar di sebuah kilang minyak dengan keberadaan monster didalamnya.

Namun semenjak film Train to Busan di tahun 2016, justru film dari Korea Selatan banyak beralih ke ranah zombie. Entah berapa banyak film zombie yang telah diproduksi, namun tidak semuanya bagus. 

Contoh terakhirnya yang lumayan bagus, adalah film Colony (2026), beserta film tahun lalu dengan My Daughter is A Zombie (2025). Adapula serial yang sangat edan penggambaran film zombie dari Korea Selatan, berjudul Kingdom (2019) dan All of Us are Dead (2022).

Walau banyak film zombie yang merajarela, animo film monster sebenarnya masih dipertahankan oleh Korea Selatan. Contoh kentara adalah film Monstrum di tahun 2018, yang kembali mengombinasikan kisah Kerajaan Korea, dengan kehadiran monster. Sejak itu, animo film monster pun kembali dengan serial Hellbound (2021) dan Parasyte: The Grey (2024).

Lalu di tahun 2026, animo film monster dalam Hope pun kembali dengan arahan sutradara terkenal, yaitu Na Hong-jin. Sutradara yang sempat memimpin produksi The Wailing (2016), kini menyutradarai film monster yang kentara misterinya.

Bahkan tidak hanya arahan dan atmosfer ala sutradara yang terkenal horor ini (dan tidak seheboh ala film dari Yeon Sang-ho), tetapi terdapat pula beberapa nama lain dari kumpulan aktor-aktris yang mengisinya. 

Terdapat nama aktor-aktris Hollywood yang tidak sempat muncul wajahnya dalam cuplikan, tetapi sangat berpengalaman dalam film Sains-Fiksi, Fantasi atau Horor. Diantaranya Alicia Vikander (Ex Machina, The Green Knight), Michael Fassbender (Promotheus, X Men: First Class), Taylor Russel (Lost in Space, Escape Room), dan Cameron Britton (The Umbrella Academy, Mickey 17). 

Sungguh kumpulan nama yang cukup aneh terdengar, ikut muncul sebagai pemeran dalam film monster dari Korea Selatan ini. Entah karakter apa yang diperankan aktor-aktris Hollywood ini, tetapi (menurut penulis) tampaknya mengarah ke sejenis alien (?).

Sinopsis Film Hope

Go Bum-seok (Hwang Jung-min) dan Lim Sung-ae (Hoyeon) adalah duet patroli kepolisian Korea Selatan, yang menerima panggilan darurat dari kota pelabuhan Hope. Namun baru saja tiba, keduanya disuguhi lokasi TKP yang mengerikan. Selain dinginnya kota yang sepi hingga membuat merinding, beberapa wilayah terlihat rusak parah dengan banyak mayat yang bergelimpangan.

Padahal keduanya hanyalah anggota kepolisian biasa, yang menerima panggilan dari warga bernama Go Sung-ki (Zo In-sung). Ketiganya pun tidak hanya berusaha menguak seluruh misteri dibalik ngerinya kota Hope, melainkan siap memburu mahluk yang mengancam.

Tidak berapa lama, kehadiran sosok mahluk aneh pun muncul dan membahayakan ketiganya. Bahkan tidak hanya monster, tetapi sebuah pesawat antariksa raksasa mulai menyeruak dari balik awan, yang semakin membuyarkan persepsi trio ini atas apa yang terjadi.

Sebenarnya apa yang mengancam kota kecil di penghujung Korea Selatan ini? Apakah kehadiran Cosmic Entity di Semenanjung Korea, bukanlah hal yang sanggup dipahami oleh warga biasa?

Jawabannya, tentu tidak akan pernah ada, karena kita berhadapan dengan mahluk lain diluar nalar sana, ala sinema Nusantara.

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Gambar Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif
Klik Gambar Menuju Laman Monsterisasi

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis
Klik Gambar Menuju Laman Cerpenhor

Rekomendasi Artikel

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece