![]() |
| Kisah delapan mahluk fana mengarungi samudera (TMDB). |
Entah bagaimana ceritanya, minggu ini pun diisi dengan kombinasi dua animasi yang ciamik dari Asia Timur sana. Kali ini adalah film animasi All Wishes Come True, yang berasal dari China dengan rating umur R13 (Remaja). Mirip dengan banyak animasi sebelumnya ala China, film ini mengadaptasi pula dongeng dengan animasi 3D yang ciamik.
Setelah suksesnya Ne Zha 2 di pasar internasional pada bulan April 2025 lalu, studio animasi China tampaknya meraih kebangkitan baru. Dalam satu tahun terakhir saja, sudah ada banyak film animasi China yang tayang internasional dan masuk ke Nusantara.
Contohnya adalah Three Kingdoms: Starlit Heroes di bulan Februari 2026 lalu. Lalu ada kebangkitan animasi yang berformat 2D, yaitu Nobody dari bulan Desember 2025, dan Legend of Hei 2 di November 2025. Dari ketiga film tersebut, disimpulkan bahwa China masih mengadaptasi kisah mitologinya sendiri dalam dunia perfilman.
Tentu melanjutkan fantastisnya animasi 3D dari China, dari cuplikannya saja sudah terlihat megah nan gemilau. Layaknya kisah Ne Zha dari tahun 2025 lalu, hebohnya animasi 3D tentu masih dipertahankan dalam film ini.
Animo Film All Wishes Comes True
Animasi ciamik dari China ini kembali meraih kesuksesan di pasarnya domestiknya sendiri. Kabar terakhir di bulan Agustus lalu menyebutkan, bahwa All Wishes Come True meraih pendapatan hingga 1,5 Milyar Yuan (222 Juta Dolar AS) selama satu bulan penayangannya di China, yaitu sejak rilis tanggal 18 Juli lalu.
Tampaknya animo penggemar film China akan dongeng yang dianimasikan 3D, masih belum pudar sejak Ne Zha 2 tayang tahun lalu. Untuk kisahnya sendiri, animasi ini memang mengadaptasi kisah dongeng aseli dari China sana. Judul dongeng referensinya adalah kisah Delapan Dewa Abadi, yang mengisahkan delapan warga biasa dalam meraih dan mempertahankan status dewa mereka.
Ya, kisah aslinya adalah sekelompok manusia, yang berhasil diagungkan oleh manusia lainnya, padahal bukanlah Dewa asli. Mereka bukannya pandai menipu, melainkan terjebak akan masalah duniawi dan sempat melakukan hal baik, namun tidak berhasil mencapai status Dewa.
Kedelapan sekawan ini mencoba kembali peruntungan mereka, yaitu mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk membuktikan keabsahan status Dewa. Caranya yaitu dengan menantang langsung para Dewa di wilayah kediaman mereka. Jika berhasil, maka kemampuan dan status mereka tidak akan diganggu-gugat.
Dalam cerita aslinya, justru kiprah manusia biasa untuk membuktikan kemampuan dan kecerdikannya, ternyata membuahkan hasil. Yaitu para Dewa yang tertegun akan usaha para manusia ini, walau dengan keterbatasan sebagai mahluk fana. Sehingga mereka meraih status Dewa bukan karena bawaan lahir, melainkan usaha, kerja keras serta faedah ala manusia.
Sinopsis Film All Wishes Come True
Akibat terlalu banyak masalah duniawi yang berlandaskan kemiskinan, kedua sahabat bernama Zhongli Quan (Chen Hao) dan Lu Dongbin (Li Shaoze) berinisitatif untuk membongkar harta milik para Dewa. Layaknya kisah perampokan yang epik, mereka pun berusaha untuk merekrut banyak anggota kru lainnya.
Hingga akhirnya jumlah anggota kru pun mencapai delapan, yang cukup untuk membobol tanah keramat para Dewa. Namun berbagai tantangan terus menerpa, yang semakin membuktikan keterbatasan mereka sebagai manusia biasa.
Sanggupkah mereka mencapai tujuan cuan semata? Atau kisah mereka tidak hanya berujung pada nafsu duniawi, melainkan niatan yang mulia?
Jawabannya, tentu ada di petualangan epik ala sinema China di Indonesia.





