24 Oktober 2025

Jelajah Waktu, Tempat, dan Romansa di Film Sore Istri dari Masa Depan

 

Jonathan yang heran mengapa ada Sore di sisinya (TMDB).

Daaaaan akhirnyaaa, agak telat juga sih... Film Sore: Dari Masa Depan pun tertulis setelah sekian lama di blog ini. Padahal, film ini sempat tayang di sinema-sinema Indonesia saat bulan Juli lalu (:P)

Penulis akhirnya menonton juga cuplikannya dan baru tahu tayang ulang, walau memang kurang ngeuh dengan berbagai film drama, apalagi romansa. Yaaa... istilahnya, ngapain nonton di Bioskop, tapi nonton drama yang susah dicerna, tema yang berat, walau ceritanya kurang epik, apalagi mirip dengan cerita sinetron.

Yaaaaa, kecuali ada modus tertentu dengan sang lambaian tangan yang lain-lain nan merinding...

Okeh, kembali ke filmnya, Sore: Dari Masa Depan pun berisi kisah yang lumayan berbeda, yaitu kisah absurd mengenai perjalanan waktu yang beda masa jaman. Latar ceritanya pun sangat memukau, yaitu sebuah kota kecil di Kroasia, yang khas dengan kekayaan desa antik di Eropa sana.

Isinya pesannya pun cukup menyanyat hati, karena berhubungan dengan kesehatan di masa depan. Layaknya keseharian kita, bahkan dari makanan pun, belum tentu kita hidup sehat di masa mendatang, apalagi tanpa olahraga dan banyak merokok.

Jadi yaaaaa, mungkin dilapisi dengan nuansa romansa drama, namun pesan didalam film Sore: Dari Masa Depan ini cukup simbolis, alias menyiratkan bahwa kisah perjalanan hidup adalah rangkaian kebiasaan kita saat ini.

Okeh, lagi, karena pesannya cukup keren, maka coba kita cek sinopsisnya saja...

Sinopsis Film Sore: Dari Masa Depan

Jonathan (Dion Wiyoko) adalah seorang WNI jomblo yang tinggal sendiri di Kroasia. Sayangnya, di suatu pagi nan cerah, dia bangun dengan seorang wanita (cantik) yang tidak dikenal disisinya.

Wanita tersebut bernama Sore (Sheila Dara), yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan nan jauh di masa mendatang. Sore kembali ke masa sekarang, untuk membantu Jonathan agar hidup sehat.

Jonathan yang tidak percaya begitu saja, lalu meninggalkannya untuk bertemu kencan dengan Elsa (Lara Nekic). Tanpa sempat dicegah, Sore mengaku sebagai istrinya Jonathan, yang membuat Lara marah dan menyemburkan air ke wajahnya.

Saking herannya, Jonathan harus berdiskusi dengan temannya, Karlo (Goran Bogdan). Dia heran, walau masih tidak percaya dengan pengakuan Sore, namun seluruh identitas, informasi, serta kebiasaan Jonathan diketahui oleh Sore.

Hingga suatu saat Jonathan jatuh akibat serangan jantung. Sore memperingatkan bahwa dalam beberapa tahun mendatang, Jonathan akan meninggal akibat penyakit yang sama.

Jonathan yang semakin heran, pasrah saja saat Sore membuang rokok dan koleksi minuman kerasnya. Dia bahkan harus terus makan buah serta sayur saja, agar tetap sehat.

Apakah memang Sore berasal dari masa depan yang berniat baik? Atau hanya seorang penguntit obsesif yang mengetahui segala letak isi hati Jonathan?

Jawabannya, dapat ditonton di berbagai sinema Indonesia...

0 comments:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.