1 Mei 2025

Film Perang Kota, Antara Cinta dan Bubuk Mesiu

 

Para bintang pemain film Perang Kota (IMDB).

Akhirnya setelah sekian lama, Indonesia kembali menelurkan film berlatar sejarah, berjudul Perang Kota, yang kini sudah tayang di banyak sinema Indonesia. 

Film berlatar belakang Jakarta tahun 1946 ini, menceritakan kisah drama sepasang suami-istri yang terjebak di banyak pertempuran, setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Indonesia pada tahun 1946 memang masih dalam keadaan tanggung. Pihak koloni seperti Persemakmuran Inggris Raya, Kerajaan Jepang, dan VOC Belanda masih mencoba untuk menguasai Nusantara. 

Banyak pejuang kemerdekaan Indonesia masih bertikai dengan pihak koloni di banyak kota Indonesia. Dilansir dari IMDB, salah satunya adalah Isa yang diperankan oleh Chicco Jerikho di film Perang Kota ini. Istrinya yang bernama Fatimah (Ariel Tatum) pun harus berjuang bersama dengan Isa, karena dengan perannya sebagai pejuang kemerdekaan, membuat mereka harus melaksanakan beberapa misi pertempuran.

Film Perang Kota ini diadaptasi dari novel Jalan Tak Ada Ujung, hasil karya novelis legendaris Muchtar Lubis yang dirilis pada tahun 1952 lalu. 

Sinopsis Film Perang Kota

Isa (Chicco Jerikho) adalah seorang guru instrumen biola berumur 35 tahun di Jakarta tahun 1946. Selama tahun 1945 lalu, Isa sempat berperan di Pertempuran Surabaya melawan Pasukan Sekutu. Seluruh pertempuran yang dia jalani, menyebabkan dia trauma dan impoten. 

Isa bahkan tidak dapat mengajar lagi, karena sekolah tutup karena murid-muridnya yang tidak dapat datang, akibat sengitnya pertempuran setelah kemerdekaan Indonesia. 

Bersama anak angkatnya bernama Salim (Ar Barrani Lintang) dan istrinya Fatimah (Ariel Tatum), Isa mencoba bertahan hidup di Jakarta yang tengah kacau balau. Jakarta saat itu memang tengah banyak mengalami masalah dengan kaburnya Presiden Sukarno, serta konflik melawan keberadaan pasukan Gurkhas, Inggris, dan Belanda.

Isa bersama muridnya yang bernama Hazil (Jerome Kurnia), merencanakan misi agar dapat mengamankan Jakarta dan menciptakan revolusi di Indonesia. Misi tersebut adalah mengebom sebuah bioskop di Pasar Senen, yang merupakan lokasi berkumpul bagi pasukan Inggris yang membawa Gurkha dari India sebagai pasukan garis depan mereka. 

Seiring waktu, kedekatan Hazil dan Fatimah, serta fokusnya Isa pada misi kemerderkaan, menyebabkan ketiganya terjebak dalam cinta segitiga. Isa yang tahu bahwa Hazil dan Fatimah berselingkuh, hanya dapat merelakannya dan mencoba bertahan demi kemerdekaan Indonesia.

Apakah kemerdekaan Indonesia lebih layak dipertahankan daripada kehidupan pribadi? Atau sebenarnya dunia yang kacau balau, telah mengakibatkan Isa menjadi stres dan memilih melarikan diri dari dunia?

Jawabannya, tentu ada pada senandung nasionalisme ala sinema Indonesia.

0 comments:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.