
Tom Cruise yang kali ini dimanja oleh efek layar hijau (IMDB).
Bagi penyuka film aksi dengan banyak adegan berbahaya, seri film Mission: Impossible tentu menjadi salah satu film favorit. Dilansir dari IMDB, film yang telah mencapai seri ke tujuh ini, akan menemani minggu ketiga bulan Mei (sekitar 21 Mei). Film barunya berjudul, Mission: Impossible - The Final Reckoning.
Tom Cruise adalah aktor lawas yang telah membintangi tokoh utama Ethan Hunt di seluruh waralaba film Mission: Impossible. Tom Cruise mengklaim bahwa dia berperan tanpa pemain ganda, sama seperti sebelumnya.
Bagi yang penasaran dengan seri filmnya, anda dapat menonton mulai dari Mission: Impossible I,II,III (1996, 2000, 2006), Ghost Protocol (2011), Rogue Nation (2015), Fallout (2018), dan Dead Reckoning. Melanjutkan cerita dari film Dead Reckoning, kini Ethan Hunt kini harus berhadapan kembali dengan Gabriel di film terakhir seri Mission: Impossible ini.
Sinopsis Film Mission: Impossible - Final Reckoning
Gabriel yang diperankan oleh Esai Morales mencoba untuk mengejar kembali The Entity. Ethan Hunt dan tim IMF (Impossible Mission Force) pun bersaing agar sanggup merebutnya. The Entity adalah kecerdasan buatan (AI) milik Pemerintah Amerika Serikat, yang didesain untuk meretas seluruh koneksi internet dunia, khususnya musuh AS.
Namun, AI canggih ini akhirnya mampu berpikir sendiri alias sadar (sentien) layaknya pikiran manusia. Bukannya membantu pemerintah AS, Entity justru menyerang banyak negara sedunia, agar terjadi kesalahpahaman. Sementara para petinggi dunia, khususnya di AS, justru bersitegang. Jika salah satu tim berhasil mendapatkan The Entity, negara manapun tidak akan kuat menghadapinya.
The Entity akan menjadi tes besar bagi setiap tim yang mengejarnya. Karena saat Entity berhasil di rebut, maka mereka akan dikejar oleh pasukan pemerintah dari seluruh dunia. Pengkhianatan dari internal pun mungkin terjadi. Kengerian The Entity sanggup menggoyahkan tim mata-mata profesional manapun, dan IMF bukanlah satu pengecualian dari skenario tersebut.
Ethan Hunt yang menjadi tokoh sentral misi berbahaya ini, harus menimbang seluruh resikonya. Bagaimanapun hasilnya, mereka harus membandingkan antara keamanan dunia atau diri mereka sendiri.
Apakah AI memang seberbahaya itu? Atau hanya rekayasa manusia yang kurang sanggup memahaminya? Atau suatu bentuk pernyataan dan emosi rindu manusia atas suatu hasil ciptaan?
Jawabannya, hanya dapat ditelah melalui rekayasa kecerdasan buatan ala sinema Indonesia.







0 comments:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.