![]() |
| Hank yang bingung ada apa dengan kucingnya (IMDB). |
Berbagai film aksi Hollywood saat ini justru mengisahkan latar sosialnya sendiri, seperti di film Caught Stealing yang sedang tayang di sinema-sinema Indonesia. Mungkin, Hollywood agak kangen dengan kisah aksi yang tidak begitu mendunia, namun mengingatkan bahwa negaranya sendiri sedang kacau.
Nah, khusus untuk Caught Stealing, justru memberi 'vibe' yang beda, yaitu berlatar tahun 90an. Memang, jaman tersebut adalah akhir dari abad 20, yang memungkinkan berbagai potensi dunia modern, walau belum begitu canggih dari segi kesehariannya.
Dari cuplikannya, terlihat bagaimana kesan 90an dijaga ketat dalam film ini. Dengan latar New York yang khas, serta berbagai gang kriminal yang berada di dalamnya.
Film ini mengisahkan tentang beberapa kelompok kriminal, yang khas berasal dari beberapa kalangan tertentu. Memang, sejak awal Amerika berdiri, para koloni berasal dari banyak negara berbeda dan membentuk komunitasnya sendiri.
Nah, justru dari cuplikannya saja, sudah dapat ditelaah berbagai sudut pandang banyak karakter berbeda. Tampaknya film ini memang mengambil referensi dari drama kriminal film 90an lalu, contohnya adalah Snatch (2000) dan Lock Stock and Smoking Barrels (1998).
Bahkan, terlihat sedikit bumbu dari sutradara khas drama kriminal dari AS, yaitu Quentin Tarantino. Sinematografi dari Tarantino biasanya memunculkan banyak karakter dengan sudut pandang berbeda, aksi yang tidak begitu epik, namun cukup brutal dari segi visualnya.
Bahkan saking beraninya, film Caught Stealing ini memasukkan subgenre Dark Comedy, sebagai label dalam film ini. Bahkan, bagi yang tahu sutradaranya adalah Darren Aronofsky, adalah sineas aneh yang sempat memproduksi film Black Swan (2010) dan The Wrestler (2008).
Oh ya, mungkin sudah saatnya mengecek cuplikannya saja.
Sinopsis Film Caught Stealing
Hank Thompson (Austin Buttler) adalah seorang mantan atlit Baseball, yang karirnya kandas dan kini bekerja sebagai barista di sebuah bar lokal. Suatu malam, Russ (Matt Smith) yang harus pulang 'kampung' menitipkan kucingnya pada Hank dan pacarnya, Yvonne (Zoe Kravitz).
Namun selang beberapa lama, Hank yang baru pulang kerja dicegat oleh dua orang preman, tepat di depan pintu apartemennya. Mereka bertanya, apakah Russ ada dirumah atau tidak. Hank yang jujur menyatakan bahwa Russ belum pulang, malah dipukuli oleh keduanya.
Hank lalu entah kenapa harus berurusan dengan banyak liarnya para kriminal, yaitu dari sindikat geng Rusia, geng Puerto Rico, dan geng Yahudi, yang mengejarnya tanpa henti.
Namun, detektif Roman (Regina King) yang sempat berkonsultasi dengan Hank, malah kesulitan membantunya. Karena, mereka bukan geng sembarangan, yang hanya mengejar orang tanpa alasan, dan pasti menargetkan suatu yang besar.
Russ yang baru pulang pun sempat celaka, karena terpukul oleh tongkat kasti milik Hank, yang masih panik atas banyaknya kejadian naas sebelumnya. Russ pun terpaksa merekrut Hank, karena memiliki sejumlah uang curian di gudang miliknya. Keduanya sempat bertengkar, namun tetap saja tidak menyelesaikan masalah uang curian tersebut.
Sanggupkah Hank selamat dari kejaran berbagai sindikat kriminal tersebut? Atau malah tergiur dengan sejumlah uang curian yang ada?
Jawabannya tentu ada di sinema Indonesia.

















