Rekomendasi dan Analisis Film sebagai Fenomena Budaya


Dua Film Animasi Kucing Ajaib Berjudul The Cat in the Hat dan Hexed

Anak malang mana yang diasuh oleh kucing ini? (TMDB).

Bulan November diisi dengan kombinasi film animasi dari Hollywood sana, dengan judul The Cat in the Hat yang tayang awal bulan, dan Hexed yang tayang di minggu ketiga. Kedua film berating umur SU (Semua Umur), alias cocok untuk dinikmati oleh seluruh keluarga hingga anak kecil.

Tampaknya Hollywood sudah kembali memproduksi film berlatar keluarga, dengan rilis dua film animasi ini. Film animasi Hollywood kadang diisi oleh isu sosial yang terlalu berat untuk dicerna anak, sehingga memiliki rating minimal R13 (Remaja).

The Cat in the Hat

The Cat in the Hat adalah dongeng anak lama dari AS sana, yang diadaptasi melalui buku berjudul sama dan rilis pada tahun 1957. Selayaknya buku anak, halamannya diisi dengan banyak ilustrasi menyertainya. Penulis serta ilustratornya adalah Dr. Seuss, yang kala itu memang bekerja sebagai penulis buku anak.

Awalnya, The Cat in the Hat dirilis sebagai buku pengganti bagi pembelajaran anak, yaitu saat masih belajar membaca alfabet. Karena memiliki target berbeda, dua cetak buku pun dirilis oleh penerbit Random House dan Houghton Mifflin. Satu edisi dirilis khusus sebagai buku sekolah, sementara satu edisi lagi dijual bebas di toko buku. 

Dr. Seuss dan penerbitnya tidak menyangka, bahwa The Cat in the Hat akan laris manis di pasar literasi. Jutaan edisi pun dicetak, hingga akhirnya pada tahun 2001 lalu, The Cat in the Hat dinobatkan sebagai buku anak terlaris sepanjang masa. 

Status legendaris dari bukunya, menyebabkan kisah The Cat in the Hat seringkali diadaptasi dalam media lainnya. Contohnya adalah seri kartun televisi pada tahun 1971, lalu film beraktor nyata (live action) dari tahun 2003, dan akhirnya film animasi 3D dari Warner Bros. di tahun 2026 sekarang.

Plot utamanya masih mirip, yaitu Cat in the Hat (Bill Hader) yang bekerja sebagai pengasuh anak. Kucing berwarna hitam-putih dan bisa berbicara ini, mendekati satu keluarga yang anaknya sedang murung. Kucing bertopi ini pun mengajak sang anak bermain, sehingga mereka semua kembali ceria. Kemampuan magis nan fantastis dari kucing, adalah jurus yang selalu digunakannya.

Perbedaannya dengan kisah di tahun 2026, adalah perusahaan magis dibalik kucing ini. Selain dirinya, terdapat banyak mahluk magis lain berbentuk hewan atau mahluk lucu lainnya, yang bekerja sebagai pengasuh anak, demi menyenangkan hati.

Jika dibandingkan, kisah ini justru mirip dengan Monster Inc dari tahun 2001 lalu. Di akhir film, para monster yang awalnya menakuti anak, beralih memberi tawa dan bahagia kepada anak, demi mengisi kuota magis mereka.

Kali ini, kucing bermata tiga (TMDB).
Hexed

Untuk yang satu ini, berasal dari jawaranya film anak dan animasi, yaitu Disney. Jika The Cat in the Hat mirip dengan Monster Inc, justru film Hexed malah mirip dengan kisah Harry Potter (yang sedang direka ulang dengan format serial). 

Kisahnya pun sederhana, yaitu Billie Doe (Hailee Steinfield) yang berkemampuan magis sejak bayi, namun tidak dibawa ke ranah dunia magisnya. Berbeda dengan Harry Potter yang diundang ke Hogwarts saat berumur 11 tahun, Billie malah disegel kemampuan magisnya dengan gelang milik ibunya, Alice Doe (Rashida Jones). Alice yang tahu bahwa Billie berkemampuan magis, tidak ingin terpisah dan ingin anaknya hidup normal di dunia biasa.

Secara tidak sengaja, Billie pun membuka gelang tersebut saat memasuki umur remaja. Tidak hanya berkemampuan magis, tetapi dirinya justru terlempar menuju portal dunia lain. Dunia tersebut adalah lahan magis yang penuh sihir, bernama Hexe. Billie pun tertegun dan mencoba belajar magis disana.

Namun ibunya yang khawatir, langsung menjemputnya, tepatnya saat sekumpulan pengawal, berencana menangkap Billie karena berbuat onar. Ternyata bukan hanya masalah Billie yang seenaknya di dunia Hexe, melainkan terdapat beberapa musuh berbahaya, yang dihindari oleh Alice demi keamanan anaknya.

Billie pun harus mencari Beef Roger Crummchuk (Walter Goggins), yaitu seekor kucing bermata tiga, yang sanggup mengajari dirinya tentang sihir. Billie pun harus secepatnya belajar, agar dapat menyelamatkan diri serta ibunya.

Memang kombinasi kisah yang fantastis bagi anak, dan cocok untuk mengisi bulan November yang cuacanya mulai kembali dingin.

Bagikan:

Mengenai Saya

Foto saya
Warga dan Narablog saja...

Kontak Saya

Kontak Saya
Klik Gambar Menuju Laman FB Sedia Saja

Total Tayangan Halaman

Label

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif

Referensi Film Dari Berbagai Perspektif
Klik Gambar Menuju Laman Monsterisasi

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis

Cerita Pendek Horor Orisinal dari Penulis
Klik Gambar Menuju Laman Cerpenhor

Rekomendasi Artikel

Mengenal Luffy Sang Topi Jerami dari One Piece