10 Juli 2025

Anime Kartun Klasik Rantaro Kembali Juga di Indonesia

Kirimaru, Shinbei, dan Rantarou yang sumringah (IGN).

Nah, 2025 ini kayaknya banyak cerita anime yang kembali ramai di layar lebar Indonesia. Contohnya adalah film Nintama Rantaro: Invincible Master of Dokutake Ninja, yang baru saja dirilis di banyak sinema Indonesia

Akhir 90an hingga 2000an lalu, memang Nintama Rantaro mengisi fantasi ala ninja, bersama anime bertema lainnya di Indonesia. Rantaro sendiri mulai tayang di Jepang sejak tahun 1993 lalu, dengan berlatar para ninja di jaman Sengoku.

Kisah Rantaro berpusat pada tiga karakter utama, yaitu Rantarou, Kirimaru, dan Shinbei. Mereka adalah Nintama, alias Ninja junior yang tengah latihan di pegunungan terpencil. Trio nintama ini dilatih oleh gurunya yang galak nan jago, yaitu Sensei Doi dan Yamada. Banyak misi dijalankan selama mereka menjadi nintama, padahal ketiganya selalu jelek nilainya di kelas.

Dan tidak seperti Naruto, yang semenjak Shippuden berperan layaknya remaja paruh baya, alias orangtua yang baru saja puber, Nintama Rantarou mengisahkan kisah yang lebih jelas dan wajar (!) Ala ninja tentunya, hehe...

Sebenarnya film yang dirilis di Indonesia ini sudah tayang sejak 2024 di Jepang. Bahkan di sana-sini, film tersebut mungkin agak telat, karena sebelumnya eksklusif untuk menyambut tahun ke 30, sejak awal penayangan Nintama Rantarou di Jepang sana.

Manganya sendiri cukup terkenal, dan masih banyak ditemukan di situs dagang komersil daring. Buku komiknya bisa mengisi penasaran, karena anime ini sudah lama tak tayang di Indonesia.

Sinopsis Nintama Rantaro: Invincible Master of Dokutake Ninja

Guru terdekat dari trio Kirimaru (Mayumi Tanaka), Shibei (Teiyu Ichiryuusai), dan Rantarou (Miyami Takayama), yang bernama Doi (Toshihiko Seki) tiba-tiba menghilang dari akademi ninja. Sensei Doi hilang semenjak mengikuti sebuah misi di kastil Dokutake. Seluruh muridnya khawatir, sehingga para ninja veteran lain memulai misi khusus untuk melacak Doi.

Para ninja yang melacak keberadaan Sensei Doi di sekitar Kastil Dokutake pun malah disergap oleh ahli bernama Tenki, yang wajahnya sangat mirip dengan Sensei Doi. Terdapat kesalahpahaman, bahwa Sensei Doi akhirnya berbelot dan bergabung dengan ninja musuh.

Walau informasinya simpang siur, namun para murid ninja dan gurunya, bertekad untuk dapat menemukan jati diri asli Sensei Doi. Apalagi dengan kehadiran Koheita (Nobutoshi Canna), seorang anak kecil yatim piatu, yang selama ini tinggal bersama Sensei Doi di rumahnya.

Dapatkah trio ninja cilik ini melacak keberadaan Doi yang asli? Atau malah terjebak pada masalah taktik di lapangan? Atau malah perlu memilih antara setia dengan guru mereka atau pada akademinya sendiri?

Jawabannya, tentu dapat disaksikan ala akademi ninja sinema Indonesia.

0 comments:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.